REVIEW

Pengabdi Setan: Horor Klasik yang Penuh Misteri di Netflix

Anduril   15 Aug 2019
Pengabdi Setan: Horor Klasik yang Penuh Misteri di Netflix

Pengabdi Setan adalah sebuah judul film horor yang sangat populer di tahun 1980. Film ini sempat dinobatkan menjadi film terseram Indonesia. Rasanya kami sangat setuju dengan penobatan tersebut, apalagi Pengabdi Setan merupakan salah satu film horor klasik yang memiliki cult tersendiri di Indonesia.

Pada tahun 2017, Joko Anwar meluncurkan remake dari film Pengabdi Setan. Walaupun telat, Netflix akhirnya memasukkan film ini ke daftar film Indonesia mereka.

Review Pengabdi Setan

Kisah yang Sama

Film ini dibuka dengan adegan-adegan "pengenalan" yang banyak memberikan informasi kepada penonton mengenai kondisi keluarga, karakter personal para tokoh, serta sejumlah problematika yang mereka alami. Biar begitu, adegan-adegan tersebut tidak terkesan menggurui.

Diceritakan kalau mereka adalah sebuah keluarga kecil yang mengalami keterpurukan di tahun 1981. Sang ibu (Ayu Laksmi), yang sebelumnya seniman dan penyanyi terkenal kini mendadak sakit selama tiga tahun. Karena tak ada lagi pemasukan dan perlunya biaya pengobatan, mereka akhirnya hidup serba kekurangan.

Mereka tinggal di rumah neneknya yang berada di tengah hutan dekat areal pemakaman yang menambah suasana mencekam di keluarga ini. Akhirnya, sang ibu meninggal secara misterius setelah sakit bertahun-tahun.

Namun, apakah sang ibu benar-benar telah meninggalkan mereka? Sebaliknya, dia justru “kembali” untuk menjemput anaknya, dan di sini peran keluarga sangat penting. Rini (Tara Basro), sang kakak tertua harus memecahkan masalah atas kembalinya sang ibu, dan kenapa dia menjemput salah satu anaknya.

Diliputi Misteri

Film ini menggunakan perpaduan tone visual yang gelap, irama-irama lembut namun menyeramkan, suara-suara yang memekakkan telinga, dan plot detail nan tak terduga . Gerak-gerik ibu sudah memberikan kesan sangat seram bahkan sejak beliau diceritakan masih hidup. Selain suara lonceng ibu, suara nyanyian sang ibu yang khas nan mencekam terus menerus diputar turut menambah nuansa kelam pada film.

Sejak awal film, kita sudah diberikan cerita tentang misteri penyakit sang ibu yang tak dijelaskan. Misteri ini akan semakin berekembang, karena di pertengahan cerita berbagai misteri lainnya mulai dimunculkan.

Plot semakin liar ketika kejadian mistis mulai terjadi, adanya karakter lain yang ikut meninggal, hingga rahasia dibalik lagu sang ibu. Jika kamu pernah menonton film-film tentang organisasi rahasia yang selama ini ada di sekitar kita, maka film ini membawa stereotype dan atmosfir yang sama. Sampai akhir cerita, kita dibuat bertanya-tanya tentang organisasi ini.

Bisa dibilang pengabdi Setan karya Joko Anwar kali ini sukses menampilkan plot twist yang tak dipikirkan oleh penonton lain. Para penonton sudah dibangun tentang jalan cerita A sejak awal, lalu tiba-tiba berubah menjadi B di pertengahan cerita.

Beda tapi Sama

Kamu yang sudah menonton film lamanya, pasti menyadari perbedaan dan kesamaannya. Perbedaan yang paling terlihat datang dari latar keluarga. Di film lamanya, mereka adalah keluarga yang sangat kaya dan jauh dari agama.

Di sini, keluarga itu pernah kaya, namun sekarang menjadi miskin, dan tetap, jauh dari agama. Selain itu, yang membedakan lagi adalah unsur mistis. Jika di film lama, sang dukun dan ilmu hitam banyak diangkat, sekarang justru lebih ke organisasi hitam tersebut.

Kesamaannya terletak di bagian hantu. Kamu akan menemukan hantu sejenis Kuntilanak dan Pocong di film terbarunya, mirip seperti di film lama. Tapi berkat efek yang lebih maju, kehadiran mereka akan membuat kengerian yang berbeda ketimbang film aslinya.

Kesimpulan

Joko Anwar sukses membuat kita seakan-akan menonton film jadul. Pertama, latar lokasi memang berada di tahun 1981, tentunya semua dekorasi sampai kendaraan mengikuti masanya. Selain itu kamu akan menemukan berbagai anekdot yang hadir di tahun tersebut.

Mungkin bagian ini terkesan berlebihan, namun ending film ini memang berbeda, dan benar-benar membuat penonton mematung. Mungkin ini film pertama yang berhasil membuat kami terdiam lama di depan monitor, sembari memikirkan apa yang sebenarnya terjadi di akhir filmnya.

Pengabdi Setan yang muncul di tahun 2017, menjadi penanda kebangkitan film horor Indonesia. Dengan cerita dan nuansa yang benar-benar mencekam, film ini sangat layak untuk ditonton. Untunglah Netflix berbaik hati membawa film ini ke daftar film horor Indonesia. Jadi kalau kamu kelewatan nonton di bioskop, sekarang kamu bisa menyaksikannya di Netflix.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top