NEWS

Obsesi Jawab Kebutuhan UKM Negeri, Ninja Xpress Kembali Hadirkan Program Aksilerasi

en19ma   13 Feb 2021
Obsesi Jawab Kebutuhan UKM Negeri, Ninja Xpress Kembali Hadirkan Program Aksilerasi

Sejalan dengan obsesi Ninja Xpress untuk memajukan industri logistik di Indonesia, Ninja Xpress sebagai Mitra UKM berupaya untuk menjawab kebutuhan para pelaku UKM dalam menghadapi tantangan bisnis di masa pandemi yang telah disuarakan dalam Laporan Suara UKM Negeri. Pada laporan tersebut, sebanyak 53% UKM mengungkapkan bahwa mereka membutuhkan pelatihan dengan sistem mentoring khusus di bidang strategi pemasaran dan keuangan untuk mempercepat pengembangan bisnis mereka. Menyadari dan memahami hal tersebut, Ninja Xpress kembali mengemas program percepatan bisnis Program Aksilerasi, mengawinkannya dengan Program Ninja Academy, sehingga menghadirkan kelas webinar terstruktur pertama secara gratis untuk para UKM di seluruh wilayah Indonesia.

Sesuai dengan istilahnya “Dojo Pencetak UKM Jago,” rangkaian program kali ini diharapkan mampu untuk melatih dan memberikan bekal teori serta materi aplikatif lainnya bagi para UKM agar mereka bisa bersaing di kompetisi bisnis industri UKM yang semakin ketat. Pada “Dojo Pencetak UKM Jago,” terdapat sederet delapan Sensei yang berpengalaman di bidangnya, seperti Bambang Ari Wibowo (Sensei Bisnis), Ismail Fahmi (Sensei Market Intelligence), Yosef Adjibaskoro (Sensei Pemasaran Digital), Denny Santoso (Sensei Digital Marketing), Yoris Sebastian (Sensei Bidang Komunikasi dan Kreatif), Ligwina Hananto (Sensei Finansial), Titan Sebastian (Sensei Bisnis Ekspor & Impor), dan Johan Alvian Khosuma (Sensei Branding).


Ignatius Eric Saputra, Country Head Ninja Xpress

“Bersama para Sensei andal, kami [tahun ini] berupaya [untuk] menggandeng lebih banyak pelaku UKM Negeri dengan memberi kebebasan akses secara gratis agar bersama-sama dapat meningkatkan kapabilitas untuk mendorong keberlangsungan bisnis, tidak hanya di masa pandemi, namun bisa menjadi bekal di masa yang akan datang,” tutur Ignatius Eric Saputra, Country Head Ninja Xpress.

Dengan mengadaptasi kebutuhan pelaku UKM negeri secara langsung berdasarkan Laporan Suara UKM Negeri, rangkaian program ini memberikan fokus pada area pelatihan yang terdiri dari pemasaran digital, penjualan digital serta finansial. Melalui program ini, UKM pun berkesempatan untuk berjejaring dengan sesama UKM lainnya, bertemu dengan sensei andal, dan juga komunitas, agar mendapatkan pembekalan ilmu yang komprehensif.

Rangkaian program terbagi menjadi dua fase. Fase pertama, yang disebut dengan Program Ninja Academy merupakan kelas inkubasi yang berisikan pembekalan teori dan materi yang dapat diikuti oleh seluruh UKM secara gratis. Selanjutnya, tim Ninja Xpress akan mengkurasi hingga menjadi sebanyak 30 pelaku UKM terpilih untuk kemudian memasuki fase selanjutnya, fase Program Aksilerasi II. Pada fase kedua ini, para UKM mendapatkan bimbingan intensif dari para Sensei untuk mengaplikasikan materi yang telah didapat di fase sebelumnya serta dibekali dibekali dukungan oleh Ninja Xpress berupa pembiayaan kampanye pemasaran dengan total nilai sebesar 150 Juta Rupiah.



“Sedikit berbeda dengan Program Aksilerasi yang kami lakukan tahun lalu, dimana kami mengkurasi UKM peserta dari awal kegiatan, kami [kali ini] mengadakan Kelas Inkubasi yang terbuka secara umum dan gratis terlebih dahulu, sehingga peluang para UKM untuk memiliki kesempatan mentoring bersama para Sensei semakin besar,” lanjut Ignatius Eric.

Lebih lanjut, untuk dapat menjangkau UKM secara lebih luas, Ninja Xpress bekerjasama dengan beberapa komunitas serta dinas terkait, seperti Komunitas Santri Mendunia, Komunitas Tangan Diatas (TDA), Cirebon Creative, Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, dan Kadin Tangerang Selatan.

“Kami mendukung penuh program ini, karena kami memiliki semangat dan misi yang sama, yaitu menjadi pengusaha yang gemar berbagi dalam upaya menumbuhkan kewirausahaan di Indonesia. Sejalan dengan itu, bentuk upaya [dari] Ninja Xpress dalam mendukung pelaku UKM untuk dapat bersaing di masa pandemi ini dapat menjadi kesempatan istimewa, khususnya bagi anggota pengusaha muda di komunitas kami, untuk bersama-sama berkembang agar tidak kalah dengan keadaan,” tutur Donny Kris Puriyono selaku Presiden Komunitas Tangan Diatas (TDA).


Kelas Inkubasi Day 1 bersama Sensei Johan Alvin

Saat ini, program Aksilerasi II sudah berada di tahap kelas Inkubasi yang merupakan titik awal untuk menentukan UKM terpilih yang akan masuk ke tahap berikutnya di kelas Aksilerasi II. Kelas Inkubasi yang terbuka untuk umum telah berlangsung hingga tanggal 10 Februari 2021 lalu.

"Ninja Xpress berharap [agar] pelaku UKM negeri dapat memanfaatkan program Aksilerasi II ini untuk mendukung keberlanjutan bisnis di masa pandemi, bahkan untuk masa yang akan datang, dan Ninja Xpress [juga] berkomitmen untuk terus memantau keberlangsungan program ini agar dapat memberikan gerakan atau program strategis yang bermanfaat untuk pelaku UKM negeri,” tutup Ignatius Eric.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top