TIPS TRIK

Kendaraan Niaga jadi Andalan saat Pandemi, Ini Tips Memilih Ban yang Tepat

en19ma   06 Dec 2020
Kendaraan Niaga jadi Andalan saat Pandemi, Ini Tips Memilih Ban yang Tepat

Sejak pandemi, kendaraan niaga semakin diandalkan seiring dengan kebutuhan ekspedisi dan logistik yang meningkat. Pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat serta alat kesehatan yang didistribusikan antar wilayah juga kian mengandalkan kendaraan niaga. Meski pun demikian, menurut data GAIKINDO, kendaraan niaga berdaya angkut besar, seperti truk dan bis, nyatanya mengalami penurunan penjualan sepanjang tahun ini jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Produsen ban premium tingkat global PT Hankook Tire Sales Indonesia memandang bahwa lesunya penjualan kendaraan niaga disebabkan karena para pengusaha dan pelaku industri cenderung untuk mengutamakan survival mode bagi bisnisnya melalui efisiensi biaya, sehingga penggunaan kendaraan niaga yang sudah menjadi aset perusahaan kian dioptimalkan, alih-alih membeli unit yang baru.

“Langkah ini cukup wajar [untuk] dilakukan oleh pengusaha di kondisi ekonomi yang belum stabil ini. Sebetulnya, penjualan kendaraan niaga sendiri sudah mulai membaik sejak Agustus lalu. Tepatnya, ketika aktivitas ekonomi mulai kembali digenjot, namun memang belum sepenuhnya pulih jika berangkat dari kondisi para mitra fleet kami di lapangan. Sebagai produsen ban, Hankook Tire berupaya [untuk] membantu para pelanggan, dari para mitra fleet kami, dalam menerapkan optimalisasi kendaraan niaga dengan pemilihan ban yang tepat dan sesuai,” jelas National Sales Manager TBR (Tire & Bus Radial) PT. Hankook Tire Sales Indonesia Ahmad Juweni.

Berikut adalah dua tips dasar dalam memilih ban untuk kendaraan niaga, yaitu:

Pertama, pengendara perlu memahami jarak tempuh yang akan dilalui oleh kendaraan. Apakah jarak jauh, jarak menengah, atau jarak dalam kota? Kemudian, pertimbangkan kondisi jalan. Apakah off road, jalan perkotaan (on-road), atau kombinasi antara on dan off road? Hal ini akan menentukan spesifikasi ban yang diperlukan agar mampu untuk menunjang kendaraan niaga dengan optimal. Bagi kendaraan yang beroperasional di jalan aspalt (on-road) dapat menggunakan tipe kembang ban yang halus. Sedangkan, untuk kondisi jalan kombinasi, dapat menggunakan tipe kembang ban yang mixed. Dan, untuk off-road, dapat menggunakan tipe kembang ban yang off atau kasar.

“Untuk mempermudah dalam menentukan pemilihan ban, Hankook memberikan kode-kode pada produk TBR (Truck and Bus Radial)-nya, yaitu kode H untuk penggunaan regional atau on-road, kode M untuk penggunaan kombinasi atau mixed services. Kemudian, ada kode penentu posisi, yang terdiri dari kode A untuk semua posisi, kode D untuk posisi Drive, dan kode T untuk posisi Trailer. Sebagai contoh, ban AH31K adalah tipe ban TBR Hankook yang dapat digunakan untuk semua posisi (depan/belakang) untuk kondisi jalan regional (on-road),” jelas Ahmad.

Kedua, pengendara perlu memperhatikan Indeks Beban dan Kecepatan. Aspek ini menjadi salah satu penentu dalam menentukan kemampuan ban dalam menopang beban muatan dan kecepatan. Jika kendaraan menampung beban yang melebihi kapasitas ban, maka tekanan angin harus disesuaikan (ditambah) dan kecepatan perlu diturunkan. Untuk menentukan hal ini, Hankook Tire melalui jaringan distributornya siap siaga dalam membantu perusahaan angkutan dan bus.

Pada Maret lalu, pemerintah dan pelaku usaha sedang mendiskusikan wacana pembatasan usia pakai kendaraan niaga yang terbagi menjadi 25 tahun untuk bis komersial, 20 tahun untuk truk, dan 15 tahun untuk bis pariwisata. Ada pun dari sisi pelaku usaha, penentuan regulasi masa pakai kendaraan sangatlah penting karena akan berdampak pada nilai asset dan biaya operasional bisnis. (Sumber: Pemerintah Mulai Rencanakan Pembatasan Usia Kendaraan di Indonesia, Kompas.com (Maret 2020) https://otomotif.kompas.com/read/2020/03/05/133256215/pemerintah-mulai-rencanakan-pembatasan-usia-kendaraan-di-indonesia)

Melihat hal ini, President Director PT. Hankook Tire Sales Indonesia Yoonsoo Shin mengungkapkan, “Sebagai produsen ban, kami berusaha [untuk] menjawab tantangan dan kebutuhan pelaku bisnis di Indonesia lewat inovasi produk yang mengakomodir kebutuhan tersebut. Untuk membantu mengelola biaya operasional dengan efisien, pemilihan ban yang tepat dapat memungkinkan pengeluaran rupiah per kilometer yang lebih rendah. Sedangkan, untuk budget planning pembelian ban bagi kendaraan niaga, dapat dihitung berdasarkan data umur pakai ban dan jumlah kendaraan. Kami selalu berupaya membantu pengusaha angkutan untuk menekan biaya operasional dengan produk yang inovatif dan dan pelayanan untuk memaksimalkan pemakaian ban.”

Hankook Tire memiliki ragam produk ban yang dirancang secara khusus untuk pengguna kendaraan niaga yang mengutamakan aspek kenyamanan, keamanan, kemudahan, dan kualitas. Misalnya, Smart Flex AH31K, yang menawarkan teknologi dan desain untuk membuat keausan ban lebih merata dan kinerja jarak tempuh (umur) yang lebih tinggi. Ban AH31K sendiri adalah ban radial tubeless dari Hankook dengan ukuran 11R22.5 untuk semua posisi dan kondisi jalan regional (on-road), yang dapat digunakan untuk angkutan bis atau barang. Produk dan layanan Hankook ini dapat diperoleh di seluruh jaringan distribusi milik Hankook Tire yang tersebar di Indonesia.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top