EKSKLUSIF

Diblokir App Store, 6 Game Kontroversial ini Ada di Play Store

by Admin | 09 Feb 2016
Diblokir App Store, 6 Game Kontroversial ini Ada di Play Store

Berbeda sistem operasi, tentunya juga berbeda tempat bagi kita untuk mengunduh aplikasinya. Jika Apple memiliki App Store, maka Android memiliki Google Play Store sebagai ujung tombak yang juga menyediakan amat banyak aplikasi dan game. Berbedanya sang pemilik, tentunya bakal ada perbedaan pula menyoal peraturan yang ditetapkan bagi tiap aplikasi dan game yang akan ditampilkan.

Sudah umum untuk diketahui, terdapat sangat banyak aplikasi dan game yang selama ini dapat diterima oleh Play Store dengan baik, namun tidak dapat diterima oleh App Store dengan berbagai alasan. Dalam ulasan ini, kalian akan mengetahui judul-judul game yang telah diblokir oleh App Store milik Apple, tapi berhasil diloloskan untuk tampil di Google Play Store.

1. OnLive

Sebenarnya, OnLive bukanlah sebuah game, melainkan platform untuk memainkan game berbasis cloud. Dengan menggunakan cloud gaming, kalian bisa memainkan sebuah game melalui beragam perangkat, seperti komputer, tablet, dan perangkat lainnya. Akan tetapi, pihak Apple sayangnya belum menyetujui aplikasi dengan platform seperti ini, jadi cloud gaming masih terbatas untuk beberapa perangkat saja.

2. Smuggle Truck

Smuggle Truck merupakan game yang mengambil tema penyelundupan manusia sebagai cerita utama. Game ini mengharuskan kalian untuk mengendarai truk berisi para imigran yang ingin masuk secara ilegal ke Amerika Serikat. Tentunya, reaksi App Store terbilang keras di saat menerima game ini. Pada kenyataannya, pihak developer game beralasan bahwa Smuggle Truck diciptakan sebagai media protes terhadap peraturan imigrasi AS yang terlalu sulit untuk dipatuhi jika ditempuh dengan cara yang legal.

3. Endgame: Syria

Gameplay-nya cukup inovatif karena Endgame: Syria menjadikan berita real-time sebagai game. Game ini berbentuk seperti game trading card yang mengangkat tema peperangan di Suriah. Ada dua fase yang harus dilalui di dalam game ini, yaitu fase politik dan fase militer. Dengan temanya yang masih dianggap terlalu sensitif, game ini dinilai kurang cocok untuk dimasukkan ke dalam App Store.

4. Phone Story

Phone Story dinilai kontroversial karena game ini mengangkat kisah mengenai perjalanan sebuah HP. Dari pembuatan hingga diterima di tangan pelanggan. Mirisnya, game ini juga bercerita tentang para pekerja yang dipaksa bekerja untuk menambang besi di Kongo, hingga karyawan Foxconn yang memilih untuk mengakhiri hidup. Tentu saja, pihak Apple tidak senang dengan game bertema seperti ini.

5. In a Permanent Save State

In a Permanent Save State juga menjadi salah satu game yang tidak dapat diterima oleh App Store. Mengangkat tema surealis, game ini berkisah tentang 7 buruh yang dulu pernah bekerja di perusahaan Foxconn dan berujung dengan bunuh diri karena beban kerja yang terlalu keras. Sebenarnya, game ini memiliki niat baik karena berusaha menyindir situasi buruh di Tiongkok yang tenaganya dikuras habis.

6. Sweatshop

Terakhir, adalah Sweatshop. Game yang di-submit dengan judul Sweatshop HD ini bercerita mengenai sebuah pabrik yang memperkerjakan buruh dari segala usia sebagai pekerjanya. Game ini menuntut kalian untuk memilih apakah ingin menggunakan anak-anak sebagai buruh atau orang dewasa. Masing-masing memiliki skill yang berbeda pula, bergantung kepada pengalaman. Tentunya, game ini menuai kontroversi karena berusaha mengangkat cerita yang bertemakan buruh kasar yang buruk. Meski game ini ditolak oleh Apple, Sweatshop masih tetap dapat dijumpai sebagai sebuah game Flash di Internet.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Follow Us
To Top