REVIEW

Another Eden, JRPG Klasik bernuana Chrono Trigger persembahan Masato Kato

Andy Chan   16 Jul 2019
Another Eden, JRPG Klasik bernuana Chrono Trigger persembahan Masato Kato

Aldo adalah seorang penjaga kota yang hidupnya cukup damai di Baruoki. Namun suatu hari, adiknya Feinne diculik oleh raja beastfolk. Usahanya menyelamatkan sang adik gagal dan berakibat dirinya terlempar beberapa tahun ke masa depan. Akhirnya Aldo pun menemukan dirinya dalam sebuah petualangan waktu untuk menyelamatkan dunia sebelum susunan waktu dan ruang hancur berantakan. Itulah latar belakang dari kisah menarik yang dibawakan oleh WFS, Inc. dalam game mereka, Another Eden: The Cat Beyond Time and Space.

JRPG Klasik di Ponsel Pintar

Another Eden adalah sebuah game JRPG gubahan Masato Kato yang dikenal dengan game-game seperti Chrono Trigger, Xenogears, serta Chrono Cross. Game ini merupakan sebuah JRPG klasik yang murni untuk ponsel pintar, di mana fokus utama permainannya adalah cerita yang menarik, dan meminimumkan efek dari mikrotransaksi.

Permainan bergaya 2,5D

Pemain mengendalikan Aldo dan party-nya dalam sebuah bidang 2D di mana untuk menggerakkan Aldo, pemain cukup menyentuh dan menggeser jari ke kanan atau ke kiri. Namun game ini sebenarnya bergaya 2,5D karena selain bergerak ke kanan dan ke kiri, pemain bisa melakukan swiping ke atas atau ke bawah di jalan vertikal agar Aldo bergeser lokasi ke atas atau ke bawah.

Berinteraksi dengan Dunia

Dalam Another Eden, semua interaksi dilakukan dengan menggunakan layar sentuh. Setiap benda atau karakter yang menarik perhatian, akan memiliki icon di atasnya. Pemain cukup menyentuh icon tersebut saja untuk berinteraksi dengannya, seperti membuka peti harta, berbicara kepada karakter lain, atau bisa juga untuk mengaktifkan sesuatu.

Bertarung melawan Monster

Pertarungan dalam Another Eden terjadi secara turn based, dimana pemain tinggal menyentuh tombol attack untuk menyerang musuh. Apabila pemain sudah memiliki enam orang karakter di party-nya, maka mereka bisa melakukan pergantian karakter kapan pun saat bertarung. Ini dikarenakan, karakter yang aktif hanyalah empat orang saja, sementara dua lagi adalah karakter cadangan yang sedang melakukan healing.

Ability Board, Class & Gacha

Setiap karakter dalam Another Eden memiliki class dan ability masing-masing. Ability Board ini unik untuk tiap karakter, dan apabila pemain berhasil mempromosikan karakter tersebut, maka mereka akan mendapatkan akses ke Ability Board baru. Untuk mendapatkan karakter baru, pemain bisa menggunakan sebuah sistem Gacha. Namun sebenarnya pemain tidak perlu sampai menghabiskan uang untuk nge-Gacha, karena game-nya bisa ditamatkan dengan karakter-karakter standar yang diberikan secara gratis.

Another Force

Salah satu keunikan dalam Another Eden adalah sebuah meteran bernama Another Force. Apabila meteran Another Force sudah penuh, pemain bisa mengaktifkannya untuk menghentikan waktu dan membantai musuh secara bertubi-tubi. Kerennya, begitu waktu habis, maka party akan melakukan serangan kombinasi yang spektakuler.

JRPG yang Cantik & Murni

Seperti yang sudah disebutkan, Another Eden memiliki sebuah kelebihan di mana fokus dari game ini adalah ceritanya, bukan mikrotransaksi. Hal ini tersirat dari permainannya yang klasik namun memiliki grafis 2D yang cantik dan artwork menawan. Tentu saja, apa yang membuat karya Masato Kato sempurna? Lagu karya Yasunori Mitsuda (Chrono Trigger) yang turut menghiasi game ini!

Tetap Ada Mikrotransaksi

Tentu saja, sebagai sebuah game gratisan, meskipun sudah dikatakan bahwa game ini memfokuskan diri pada cerita dan bukan mikrotransaksi, bukan berarti mikrotransaksi tersebut absen. Mikrotransaksi tetap hadir dalam bentuk mata uang premium bernama Chronos Stones, yang dijual dengan harga bervariatif, mulai dari Rp. 15.000,- hingga lebih dari satu juta rupiah. Kegunaan dari Chronos Stones ini adalah untuk melakukan continue ketika terjadi party wipe, namun jarang ada alasan untuk melakukannya karena party wipe hanya akan membuat pemain kembali ke kota terdekat.

Berat Sumber Daya

Another Eden memang adalah game JRPG klasik yang menyenangkan dan keren untuk dimainkan, namun sayangnya, sumber daya yang dibutuhkan untuk memainkan game ini sangatlah berat. Selain game-nya sering crash jika ponsel pintarnya kurang memadai, Another Eden juga wajib dimainkan secara online, dan game-nya akan sering melakukan download data. Sekali main saja mungkin pemain akan kehabisan 100MB mobile data atau lebih, belum lagi data awal yang sepertinya lebih dari 2GB, dan game-nya akan terus berkembang ukurannya di ponsel pintar kalian sampai melebihi 3GB. Inilah game yang 100% wajib dimainkan menggunakan WiFi.

Game karya Masato Kato ini tidak bisa dipungkiri memang mirip dengan Chrono Trigger, apalagi game-nya juga bertemakan ruang dan waktu ala Chrono Cross, serta ada satu karakter katak knight yang mirip dengan Frog dari Chrono Trigger. Namun berhubung game ini adalah sebuah JRPG klasik, maka pemain harus mendedikasikan waktu untuk memainkannya. Another Eden memang bukan game untuk dimainkan di waktu senggang, karena jika ada gangguan dan pemain harus mengganti ke App lain di ponsel pintar, ada kemungkinan saat kembali ke game-nya akan terjadi crash.

Nah, bagi yang kangen dengan JRPG yang bebas sistem stamina / energi dan suka dengan gaya Chrono Trigger, Another Eden adalah game yang wajib dicoba!

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top