REVIEW

Top 10 MVP di PMPL Indonesia Season 2 Regular Season

en19ma   18 Sep 2020
Top 10 MVP di PMPL Indonesia Season 2 Regular Season

Berakhir sudah, pertarungan regular season dari PMPL Season 2 yang berlangsung selama 1 bulan, yaitu mulai tanggal 14 Agustus 2020 hingga 13 September 2020. Bigetron Red Aliens berhasil menjadi juara dan menjadi tim Indonesia pertama yang lolos ke PMPL SEA 2020. Meski begitu, tidak lengkap rasanya jika tidak membahas pemain-pemain terbaik yang mendapat gelar MVP (Most Valuable Player) selama jalannya regular season lalu.

Berikut adalah 10 pemain yang mendapatkan MVP di regular season:

1. Eksa “RedFaceN” Rachman Jayanto - ION Esports

Sukses masuk sebagai 5 besar di PMPL ID Season 1 regular season lalu bersama Red Rocket Cosmic, RedFaceN memutuskan untuk pindah ke ION Esports. Walau gagal membawa ION menjadi juara di regular season, ia sukses untuk membawa 2 gelar secara sekaligus, yaitu terminator dengan perolehan 138 kill dan pemain MVP dengan rating 1,64. Membawa gelar juara di PMPL ID Season 2 dan menjadi wakil Indonesia di PMPL SEA 2020 tentunya bakal membuat pencapaiannya itu jadi semakin lengkap.

2. Muhammad “Ryzen” Albi - Bigetron Red Aliens

Dikenal sebagai rusher terbaik di Indonesia bahkan dunia, Ryzen kali ini harus mengakui keunggulan dari RedFaceN sebagai terminator dengan mendapatkan 119 kill dan rating MVP 1,55. Walau begitu, Ryzen menjadi pemain yang mendapatkan headshot paling banyak sepanjang regular season lalu dengan raihan 32 poin. Meski sudah memastikan untuk lolos di PMPL SEA 2020, performa Ryzen wajib dinanti terutama pada saat grand final dari PMPL ID Season 2 nanti.

3. Made “Zuxxy” Bagas Pramudita - Bigetron Red Aliens

Menjadi MVP di PMCO Global Finals 2019 lalu, Zuxxy kembali menunjukkan performanya dengan berhasil menjadi peringkat 3 MVP di PMPL Indonesia Season 2 dengan rating 1,53 dan 114 kill.
Ambisinya untuk mempertahankan gelar menjadi target bagi in-game leader dari Bigetron RA tersebut untuk membuktikan timnya sebagai tim PUBGM terbaik Indonesia.

4. Jason “Jaydenn” Kurniawan - AURA Esports

Jarang rasanya bisa melihat sosok in-game leader yang juga merupakan rusher dalam sebuah tim, namun Jaydenn berada di posisi tersebut dan terbukti mampu membawa AURA untuk meraih peringkat 3 di regular season dari PMPL ID Season 2. Selain memiliki rating MVP yang sangat baik, yakni 1,44, ia juga menjadi pemain yang menembus 100 kills di regular season dengan mendapatkan sebanyak 105 poin. Dengan peran vitalnya di tim, tentunya membuat AURA Esports menjadi salah satu tim unggulan juara PMPL ID Season 2.

5. Yoga “Nerpehko” Malik Rahman - RRQ Ryu

Konsisten sejak musim pertama dari PMPL Indonesia, Nerpehko kembali mempertahankan performanya di musim kedua dengan kesuksesan membawa RRQ Ryu menjadi juara 4 di PMPL ID Season 2 regular season. Pencapaiannya kali ini adalah 95 kill dengan MVP rating 1,43. Selain itu, ia ternyata juga berperan penting dalam urusan assist. Bahkan, ia menjadi pemain dengan assist terbanyak sepanjang regular season dengan raihan 76 poin.

6. Pedro “Audry” Lomi Rihi - Siren Esports

Menjadi salah satu tim yang lolos dari PINC 2020, Siren Esports sukses menjadi tim kuda hitam selama PMPL ID Season 2 regular season. Performa yang meningkat pesat demi mengingat mereka gagal untuk melaju ke grand final PMPL ID di musim sebelumnya. Kehadiran Audry, yang sebelumnya bermain di NARA Esports ini, sukses menjadi kunci permainan dari Siren Esports, bahkan berhasil menembus 10 besar pemain MVP selama regular season dengan rating 1,40. Bukan tidak mungkin, ia membawa Siren Esports menjadi tim kejutan pada saat grand final nanti.

7. Made “Luxxy” Bagus Prabaswara - Bigetron RA

Menjadi terminator di PUBG Mobile World League East, ia sayangnya gagal untuk mendapatkan gelar terminator pada saat gelaran regular season dari PMPL Season 2 Indonesia. Meski begitu, ia berhasil masuk sebagai 10 besar pemain MVP dengan rating 1,41 dan catatan kill yang sama dengan Nerpehko, yakni 95 kill. Akankah grand final menjadi pembuktian bagi Luxxy untuk menjadi terminator PMPL Season 2?

8. Leander “LiQuiD” Deusfiel - ION Esports

Menjadi pemain pinjaman bersama NFT Esports di PMPL ID Season 1, LiQuiD kembali hadir di season 2 dengan keberhasilannya membawa ION Esports menjadi juara PINC 2020. Menjadi sniper di tim, LiQuid mendapatkan rating 1,33, atau berada di peringkat 9 MVP regular season. Meski berada di luar 10 besar terminator dengan catatan 83 kill, namun perannya dakam tim turut mengantar ION menuju ke peringkat kedua regular season, yang membuat ia bisa ikut diperhitungkan di dalam pencapaian tersebut.

9. Sabda “Auro” Bisma - ION Esports

Sempat menghilang dari kompetitif PUBG Mobile seusai memutuskan untuk keluar dari EVOS Esports, Auro menjalani debut perdanannya di PMPL sebagai pemain kelima dari ION Esports. Dikenal sebagai rusher yang andal pada saat bersama EVOS, ia kini menjadi rusher kedua setelah RedFaceN dan berhasil membuktikan diri pada regular season lalu dengan kesuksesannya mendapatkan 94 kill dan MVP rating 1,32. Menariknya, ia juga berperan sebagai dokter di tim dengan title Most Rescue dengan catatan 44 kali.

10. Putra “Lyzerg” Pitoy - EVOS Esports

Bermain di Dranix Esports di PMPL ID Seaosn 1, Lyzerg langsung tampil klop dengan EVOS Esports yang terbukti dengan keberhasilan mereka di peringkat kedua PINC 2020 dan mendapatkan gelar terminator di turnamen tersebut. Meski EVOS berada di peringkat 13 di regular season dengan hanya mendapat 1 WWCD saja sepanjang regular season, nama Lyzerg masuk dalam 10 besar terminator dengan perolehan sebanyak 90 kill dan 10 besar MVP regular season dengan 1,32.

Selain nama-nama di atas, juga masih ada beberapa pemain yang layak untuk mendapatkan sorotan berkat penampilannya bersama tim atau pun kemampuan individunya. Ada 3 pemain yang layak untuk mendapatkan nominasi tersebut. Berikut adalah nama-nama yang masuk ke dalam nominasi tersebut:

1. Steven “Steve” - Aura Esports

Steve menjadi salah satu pemain muda yang performanya dinanti-nanti di PMPL ID Season 2 setelah ia memutuskan untuk bergabung bersama AURA Esports. Walau gagal untuk menembus 10 besar MVP, Steve menjadi pemain penting di tim dan menunjukkan performanya dengan meraih sebanyak 88 kill sepanjang regular season.

2. Nizar “Microboy” Lugatio- Bigetron Esports

Pencapaian individunya mungkin tidak sebesar Ryzen, Zuxxy mau pun Luxxy, namun Microboy semakin membuktikan peran pentingnya sebagai support di Bigetron Red Aliens. Walau secara MVP, rating mendapatkan 1,16 dan total 74 kill, ia sangat berperan dalam urusan assist dengan 66 poin dan menjadi pemain Bigetron RA yang bertahan paling lama dengan total 1246 detik.

3. Muhammad “Zaay” Afridza Imani - MORPH Team

Menjadi pemain terbaru dari MORPH pada saat PUBG Mobile World League, Zaay membuktikan diri sebagai pengganti yang sepadan dengan Fiqri “noMrcy” Syachputra yang juga adalah rusher dari MORPH. Zaay menjadi pemain dengan rating MVP tertinggi di MORPH dengan 1,27 dan kill terbanyak di tim dengan 88 kill.

Itu tadi nama-nama pemain yang masuk sebagai pemain terbaik di PMPL Indonesia Season 2 regular season. Grand final PMPL ID Season 2 akan diadakan pada tanggal 25-27 September 2020 dan disiarkan secara langsung di channel Facebook PUBG Mobile Indonesia. Untuk mengetahui informasi seputar PMPL ID Season 2 dapat diakses melalui website PMPL dan Instagram PUBG Mobile Esports ID.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top