TIPS TRIK

Tips & Trik Rooting Android untuk Pemula

Escravania   21 Feb 2018
Tips & Trik Rooting Android untuk Pemula

Jumlah perangkat Android di pasar terus meningkat, dan sejalan dengan itu, semakin banyak pula pengguna baru Android yang ingin mengetahui tips dan trik me-rooting perangkat mereka. Di bawah ini adalah daftar pertanyaan dan jawaban seputar rooting yang sering diajukan.

Apa itu root?

Dalam arti paling harfiah, root (akar) adalah bagian dari tanaman yang biasanya berada di bawah permukaan tanah. Rooting ponsel pintar benar-benar berbeda: dengan rooting pengguna dapat memperoleh akses istimewa ke subsistem Android (atau akses root). Ini berguna untuk mengakses data, membuat backup, atau mengubah “dasar” ponsel Anda, seperti antarmuka Android (ROM).

Bagaimana cara kerja rooting?

Dengan melakukan rooting perangkat Android, pada dasarnya Anda menginstal sebuah kernel baru. Kernel adalah konduktor yang akan memberi tahu perangkat lunak bagaimana menggunakan bagian perangkat keras perangkat Anda. Secara sederhananya, kernel baru itu memungkinkan akses lebih banyak dan akses yang lebih dapat disesuaikan ke perangkat keras pada perangkat Anda.

Apa itu ROM Kustom?

ROM adalah sistem berbasis Android. Ini adalah sistem yang Anda gunakan. TouchWiz adalah ROM yang dikembangkan oleh Samsung, HTC Sense, dan lain-lain. Biasanya yang dimaksud dengan ROM Kustom adalah pada saat pengembang ROM adalah sebuah grup independen atau individu. Sebagai contoh, CyanogenMod adalah ROM kustom, berbasis pada Android “murni”.

Secara rinci, ini adalah seperangkat data konsisten dengan sebuah chip ROM (read only memory), hadir di ponsel Anda.

Apakah ponsel saya masih menjalankan Android setelah melakukan rooting?

Tentu saja, semua ROM kustom adalah berbasis Android.

Dapatkah saya terus menerima pembaruan resmi?

Ya dan tidak. Me-rooting perangkat berarti Anda tidak dapat menerima pembaruan resmi melalui OTA, namun Anda tetap dapat menginstalnya secara manual.

Apa keuntungan dari me-rooting perangkat saya?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Anda memiliki kontrol penuh atas perangkat Anda, sehingga Anda dapat menginstal dari berbagai ROM kustom lainnya, menghapus aplikasi yang normalnya tidak dapat dihapus, dan melakukan backup penuh data Anda.

Apa yang akan terjadi jika saya me-rooting ponsel tanpa menginstal ROM kustom?

Tidak akan terjadi apa-apa. Anda tetap akan bisa menginstal ROM kustom nanti jika Anda memilih demikian.

Apa itu pemulihan kustom?

Pemulihan kustom adalah mode pemulihan (recovery/restore) yang dapat diakses dengan me-restart ponsel Anda, yang memungkinkan Anda melakukan perawatan dan perbaikan. Saat Anda me-rooting perangkat, Anda juga menginstal pemulihan kustom, yang pada intinya hanya merupakan mode pemulihan yang dimodifikasi. Dengan melakukan itu, pengguna dapat melakukan backup lengkap atau menginstal ROM kustom.

Apa itu flashing?

Mem-flashing ROM berarti menginstal ROM.

Dapatkah saya me-rooting ponsel saya jika berasal dari operator?

Ya, jika nama model ponsel Anda sama dengan kernel yang Anda pasang. Beberapa operator mungkin memiliki versi mereka sendiri, jadi hati-hati. Tapi seringkali kita dapat me-rooting perangkat dengan ROM operator.

Apa artinya unlocking?

Jika ponsel Anda dikunci oleh operator, perangkat Anda akan meminta kode untuk membuka kunci setelah Anda mencoba mem-flashing ROM baru Anda. Sangat penting untuk meminta kode pembuka kunci ini dari operator Anda terlebih dahulu sebelum mencoba mem-flashing perangkat Anda. Perlu diingat, beberapa operator memberikan kode ini secara gratis. Ketahuilah bahwa ada metode alternatif untuk melakukan hal ini namun dengan risikonya sendiri. Selain itu, berhati-hatilah saat membeli ponsel bekas dan pastikan untuk mengecek apakah perangkat itu terkunci atau tidak.

Dapatkah saya merusakkan ponsel saya?

Resiko tentu ada, misalnya jika proses saat berada di tengah rooting terganggu, atau jika Anda memilih kernel yang tidak kompatibel. Jika Anda mengikuti prosedur dengan benar, membaca semuanya dengan baik, termasuk peringatannya, semuanya akan berjalan lancar.

Apakah saya memerlukan komputer?

Ya. Ada beberapa program yang harus Anda gunakan untuk me-rooting perangkat Anda (Odin untuk Samsung, Flashtool untuk Sony, dan lain-lain.)

Di mana saya bisa menemukan tutorial rooting?

Anda dapat menemukan tutorial di seluruh web, termasuk tutorial video YouTube. Berbagai tutorial yang Anda butuhkan juga dapat ditemukan di berbagai forum atau blog. Dengan kata kunci ROOT Anda pasti akan bisa menemukan apa yang Anda cari.

Bagaimana saya bisa “deroot” perangkat saya?

Biasanya cara termudah untuk kembali ke pengaturan pabrik adalah dengan menginstal ulang ROM asli pada perangkat Android Anda. Tergantung metode Anda saat me-root perangkat, Anda mungkin harus menggunakan aplikasi bantuan seperti Triangle Away untuk membantu Anda kembali ke pengaturan awal Anda.

Demikianlah beberapa tips dan trik rooting untuk pemula. Semoga dapat membantu Anda dalam melakukan proses rooting. Selamat mencoba.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top