TIPS TRIK

Tembus Pasar Global, Inilah Hal-hal yang Perlu Diperhatikan UKM

en19ma   15 Dec 2020
Tembus Pasar Global, Inilah Hal-hal yang Perlu Diperhatikan UKM

Persaingan untuk memperebutkan hati konsumen dan menguasai pasar bagi para pelaku usaha pada saat ini semakin sulit, terlebih di masa pandemi ini. Pelaku bisnis harus memiliki terobosan dan keberanian untuk melakukan sesuatu yang dapat meningkatkan bisnis mereka, salah satunya adalah kegiatan ekspor. Kegiatan ekspor ini merupakan langkah awal untuk menembus pasar global. Namun, saat ini, masih banyak pelaku usaha yang bingung bagaimana cara untuk memulainya.

Bagi pengusaha di Indonesia, sebetulnya sudah tersedia sejumlah platform berbasis online yang dapat mendukung rencana go online dan go global ini. Salah satunya adalah Alibaba.com, platform e-commerce B2B global terkemuka yang bertujuan untuk memudahkan berbisnis di mana saja. Platform ini diluncurkan pada tahun 1999 lalu, dan merupakan lini bisnis pertama milik Alibaba Group.

Pada acara UMKM EXPO(RT) BRILianpreneur 2020 yang digelar pada Rabu lalu (09/12), Victoria Chen, Director of Global Golden Supplier - Central Operations, Alibaba.com, memberikan pemaparan terkait Perdagangan B2B di Era Digital.

Sebagai salah satu marketplace B2B internasional terbesar di dunia, Alibaba.com memiliki tanggung jawab yang disoroti Victoria dalam hal mempertahankan sumber dan layanan perdagangan yang berkualitas tinggi bagi seluruh supplier dan pembeli global, bahkan di bawah tekanan kondisi pandemi.

“Hal inilah yang merupakan salah satu pendorong utama [bagi] kami dalam meluncurkan Project Sprout Up. Sebagai bagian dari inisiatif Spring Thunder [milik] Alibaba Group untuk membantu para UKM bertahan dan berkembang melalui digitalisasi sebagai bentuk bangkit dari pandemi, serta menolong pelaku bisnis di seluruh dunia untuk merambah dunia online dan berjualan antarnegara.”

Dalam pemaparannya, Victoria menjelaskan bagaimana melalui Project Sprout Up, Alibaba.com mendukung para IKM dan UKM di Indonesia untuk berjualan secara global, melalui tiga area utama, yaitu mempercepat proses onboarding ke platform Alibaba.com, memberikan akses ke solusi yang telah dirancang untuk mempercepat pertumbuhan bisnis, serta menyediakan layanan yang disesuaikan guna memperdalam kemampuan perdagangan online bagi IKM dan UKM di Indonesia.

“Melalui kolaborasi dengan mitra lokal kami, kami mendukung para pelaku bisnis, mulai dari tahap awal sebagai anggota supplier di Alibaba.com, hingga meningkatkan bisnis dengan menyediakan Smart Marketing Solution, yang tersedia untuk anggota supplier kami di Indonesia, bahkan kami dapat menyesuaikan roadmap untuk membantu pelanggan Alibaba.com dalam menuntun mereka menuju kesuksesan online dalam lanskap ekonomi pasca pandemi,” tambahnya.

Alibaba.com berfokus kepada tiga hal, yakni pembeli, supplier, dan layanan baru, sebagai strategi utama solusi digital perdagangan internasional, yang dapat menjadi acuan bagi para pelaku bisnis di Indonesia.

“Guna mencapai harapan untuk melihat pertumbuhan buyers baru yang lebih cepat, kami berupaya untuk mengembangkan konten multimedia, seperti livestreaming dan video yang dibuat oleh supplier, sebagai salah satu metode yang efisien,” jelas Victoria Chen, Director of Global Golden Supplier - Central Operations, Alibaba.com, “Kami juga semakin memperluas jaringan supplier kami untuk mendapatkan cakupan produk yang sesuai target. Selain itu, kami juga melakukan upaya untuk membantu para supplier kami dalam meningkatkan kemampuan digital mereka,” lanjut Victoria.

Dalam hal perdagangan global, menurut Victoria, Indonesia merupakan salah satu pasar yang berkembang di Asia. Terdapat sekitar lebih dari 35.000 produk dari pelaku bisnis di Indonesia yang sudah terdaftar di Alibaba.com, termasuk di antaranya berasal dari industri Food & Beverage, Furniture, Produk Kecantikan, dan Perawatan Diri.

Pada kesempatan yang sama, Waizly Darwin, Head of Public Policy Lazada Indonesia, juga menjelaskan bahwa setidaknya ada 5 hal yang harus diperhatikan ketika UKM ingin terjun ke pasar global. “Lazada adalah tonggak Alibaba di Asia Tenggara dan kami memiliki visi untuk mempercepat pertumbuhan di Asia Tenggara melalui commerce dan teknologi, dengan [cara] memberdayakan UMKM. Terdapat 5 hal yang harus diperhatikan oleh UMKM untuk memasuki pasar global, [yang] saya masukkan ke [dalam] 5M, yaitu Mindset, Market Knowledge, Marketing, Management, dan Money. Ini yang harus dipersiapkan [dengan] betul-betul oleh pelaku UMKM," ujarnya dalam acara BRILianpreneur 2020, yang juga dihadiri oleh Adi Nugroho, Indonesian Representative of Alibaba.com, dan digelar secara virtual pada Rabu (09/12).

“Dalam tiga tahun ke depan, Alibaba.com berharap dapat membangun jaringan yang dapat membantu lebih dari 10 juta UKM di seluruh dunia untuk menjalani setiap proses [untuk] melakukan B2B, mulai dari pencarian sumber, komunikasi, dan perdagangan online, yang dapat membantu mereka menjadi perusahaan multinasional dan berprestasi. Alibaba.com bertujuan untuk mencapai lebih dari USD100 miliar GMV,” tutup Victoria.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top