REVIEW

Tabrak-Tabrakan Seru dengan Mobil Lawan dalam Demolition Derby: Crash Racing

Andy Chan   12 Jul 2017
Tabrak-Tabrakan Seru dengan Mobil Lawan dalam Demolition Derby: Crash Racing

Demolition Derby merupakan sebuah acara yang berasal dari Amerika Serikat di mana sejumlah pengendara mobil beradu tabrak dalam sebuah arena melingkar dan berusaha untuk menghancurkan mobil lawan. Mobil siapa yang masih fungsional di saat pengemudi yang lain sudah tidak bisa berjalan lagi, maka itulah sang pemenangnya. Nah, jika Anda termasuk penggemar hancur-hancuran mobil seperti itu, ada Demolition Derby: Crash Racing, sebuah game mobile yang membawakan tema tersebut di ponsel pintar Anda, persembahan dari Destruction Crew. Berapa lama Anda bisa bertahan di arena dan menghancurkan seluruh lawan?

Dalam Demolition Derby: Crash Racing, pemain dapat beradu keahlian manuver mobil dan menghancurkan lawan dalam arena, juga bisa berupa balapan tanpa aturan dalam sebuah sirkuit amatir yang tertutup, keduanya bakal memberikan mode permainan yang berbeda, namun tetap akan menggunakan sistem yang sama. Yaitu, mobil Anda jangan sampai hancur.

Mode utama dalam Demolition Derby: Crash Racing adalah Career Mode, dimana pemain diberikan sejumlah event untuk diselesaikan. Tentu saja, event utama dalam game mobile ini adalah arena demolition, dimana sejumlah pengendara mobil berlomba-lomba untuk menghancurkan pengendara yang lain. Dalam event ini, pemain bisa melihat indikator kerusakan mobil di bagian atas layar, dan harus berusaha menghancurkan kendaraan lain tanpa mengalami kerusakan parah pada kendaraan sendiri.

Selain event arena demolition, ada event tipe kedua yaitu mode balapan sirkuit biasa, namun juga memliki indikator kerusakan mobil. Karena, jika mobil pemain sampai hancur, maka ia pun akan kalah. Lucunya, event balapan sirkuit ini justru lebih sulit daripada event arena demolition, karena pengendalian mobil yang cenderung mengalami oversteer akan membuat kondisi mobil malah menjadi spinout. Dan, hal ini tentu saja akan menyebabkan kekalahan, karena jadi tertinggal pembalap lain.

Setiap memenangkan sebuah event, pemain akan mendapatkan sejumlah uang. Uang ini bisa digunakan untuk melakukan upgrade mobil, membeli mobil baru, dan biasanya juga dibutuhkan untuk membayar biaya pendaftaran event yang tidak gratis. Jangan khawatir sampai tidak bisa mendaftar untuk ikut event kalau uangnya habis, karena ada event gratis yang disediakan untuk mengumpulkan uang.

Di luar Career Mode, juga disediakan mode Endless untuk pemain bersenang-senang menghancurkan seluruh lawan yang akan terus didatangkan sampai pemain akhirnya mengalami kehancuran. Sayangnya, mode Endless ini tidak menghasilkan uang, sehingga tidak ada alasan untuk memainkannya selain memang hanya ingin bersenang-senang saja.

Ada tiga mode pengendalian yang diberikan. Yang pertama menggunakan virtual gamepad berupa tombol kiri dan kanan untuk belok, serta tombol gas dan rem. Sementara pengendalian kedua, yang ditampilkan berupa sebuah setir mobil di sebelah kiri, dengan slider gas di sebelah kanan, sistem pengendalian ini benar-benar sulit dan memerlukan adaptasi. Mode pengendalian ketiga adalah dengan melakukan tilt, alias memiringkan ponsel Anda untuk berbelok. Jadi, tinggal bergantung pada selera pemain saja, yang mau memakai mode yang mana.

Demolition Derby: Crash Racing hadir dengan grafis yang bisa menunjukkan tingkat kehancuran mobil, tapi tidak didukung dengan lagu atau pun efek suara yang seru. Hanya ada lagu pada layar judul saja, sementara pada saat hancur-hancuran justru malah sunyi senyap. Untungnya, selain di awal permainan, loading time pada game mobile ini benar-benar singkat, sehingga pemain bisa langsung kembali melakukan balapan atau menghancurkan lawan di arena dengan cepat setelah selesai di event sebelumnya.

Game mobile ini hadir secara free-to-play, namun pemain akan diganggu dengan video iklan setiap beberapa saat sekali. Cara untuk mengatasinya adalah dengan memainkannya tanpa koneksi Internet, sehingga iklan-iklan yang mengganggu tersebut jadi tidak keluar. Mikrotransaksi dihadirkan untuk membeli mata uang premium berupa diamond, juga bisa untuk membeli uang. Seperti biasa, diamond yang bisa digunakan untuk membeli mobil dan power up ini juga bisa didapatkan dengan cara menonton video iklan. Pemain pun bisa menghilangkan iklan-iklan yang mengganggu tersebut dengan membayar Rp 12,830 saja.

Demolition Derby: Crash Racing tidak cocok untuk umum, karena gameplay-nya yang sulit dan temanya yang terlalu spesifik. Memang, pengendalian mobil bisa digunakan untuk mode Demolition, namun untuk balapan sirkuit, rasanya sistem ini kurang bagus, apalagi kendaraannya sangat mudah untuk kehilangan kendali pada saat balapan. Namun jika Anda termasuk salah satu individual yang menggemari Demolition Derby dan ingin tabrak-tabrakan dengan mobil lain, inilah game mobile yang cocok untuk Anda.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top