REVIEW

Serunya Melawan Batman dalam Batman: Arkham Underworld

Dhimuse   14 Nov 2016
Serunya Melawan Batman dalam Batman: Arkham Underworld

Dalam setiap aksinya, Batman selalu bisa mengatasi semua perlawanan dari musuhnya. Tidak ada yang bisa mengalahkan ksatria malam itu. Namun, apa jadinya jika Batman benar-benar kalah oleh para penjahat? Peluang yang sangat jarang ditemui itu memang bisa terjadi, namun dalam sebuah game. Hadirnya Batman: Arkham Underworld bisa membuat kalian mencoba sesuatu yang lain dari yang lain.

Mungkin penggemar pahlawan berkostum kelelawar tersebut akan merasa tidak senang, pastinya. Namun, itulah yang benar-benar terjadi kala gerombolan penjahat, seperti Harley Quinn, Killer Croc sampai dengan The Riddler bahu membahu untuk melawan Batman. Semua penjahat itu akan kalian mainkan sebagai para tokoh utama dalam game yang dirilis pada Mei 2016 lalu.


Mainkan karakter jahatmu untuk melawan Batman

Lalu, seberapa seru game Batman: Arkham Underworld ini? Sebelum kalian memainkannya, mending kita baca saja dulu ulasannya di sini, ya.

Mirip dengan Clash of Clans, tetapi Lebih Sederhana

Bagi kalian yang mengaku sebagai gamer sejati, rasanya pernah memainkan banyak game, bukan? Salah satunya adalah Clash of Clans. Nah, jika pernah bercengkerama dengan games tersebut, untuk memainkan Batman: Arkham Underworld ini dijamin tidak akan merasa kesulitan untuk beradaptasi. Mengapa demikian? Karena secara sekilas, kedua game ini memiliki kesamaan. Hanya saja, Batman: Arkham Underworld jauh lebih sederhana dibanding dengan Clash of Clans.

Nantinya, kalian akan diajak untuk membangun markas bagi pasukanmu sendiri, melakukan penyerangan ke markas lainnya, merekrut pasukan untuk berperang sampai dengan bertahan dari serangan pasukan yang lainnya. Konsep permainan seperti inilah yang masih digandrungi oleh banyak gamer.

Sebagai game yang hadir dengan platform mobile, Batman: Arkham Underworld ini memiliki mode yang cukup unik. Dikatakan unik, karena mode tersebut bisa membuatmu memainkan misi single player, mode yang jarang dimiliki oleh game sejenisnya. Misi single player ini cukup beragam, sehingga bisa membuatmu merasa tertantang untuk menyelesaikannya.

Sebagai contoh, kalian akan menjalani misi untuk merampok sebuah bank, menyerang markas kepolisian, menyelamatkan pemimpin gerombolan penjahat, dan masih banyak lagi. Bahkan, yang lebih istimewa lagi, kalian bisa menghadapi sesosok pahlawan besar bernama Batman. Menarik, bukan?

Banyak Berhubungan dengan Anggota DC Lainnya

Apa jadinya jika ternyata sebuah game memiliki hubungan dengan cerita lain dan dengan media yang berlainan pula? Kejadian seperti inilah yang akan kalian alami jika memainkan Batman: Arkham Underworld ini. Dalam beberapa bagian, game ini akan bertautan dengan cerita dari DC Comics lainnya yang sedang berada di media yang berlainan.

Sebagai contoh, ketika film Suicide Squads sedang ditayangkan pada Agustus 2016 lalu, kalian pun akan melihat event yang bertautan dengan film tersebut dalam Batman: Arkham Underworld. Bahkan, untuk membuatnya semakin nyata terkait keterhubungan tersebut, juga dihadirkan beberapa tokoh lainnya, sebut saja Amanda Waller dan Deadshot. Bagaimana hal itu bisa terjadi, ya?

Mudah saja untuk menjawabnya, karena kedua judul tersebut berada di bawah satu manajemen yang sama, yakni Warner Bros. Pihak WB sendiri merupakan pemilik lisensi dari game Batman: Arkham Underworld dan juga seluruh komik DC. Kepemilikan tersebut juga berlaku untuk adaptasi komik DC di media yang lainnya, termasuk dengan film layar lebar. Maka dari itu, ketika ada cerita yang update dari berbagai properti Warner Bros tersebut, maka akan dihubungkan pula antara film dengan video game.

Timpangnya Sistem Pembuatan Pertempuran

Game Batman: Arkham Underworld ini masih memiliki konsep multiplayer, yang sepertinya sulit untuk diubah seiring perjalanan game-game adaptasi komik DC di platform mobile. Dengan mode tersebut, kalian bisa bergerak ke markas pemain yang lainnya, untuk kemudian melakukan penjarahan. Jika sudah begitu, maka akan terjadi pertarungan. Hanya saja pertarungan tersebut tidak berimbang, terutama jika pemain lain memiliki level yang berada di atas kalian. Pun begitu juga sebaliknya, jika kalian menyerang markas dengan level yang jauh di bawahmu.

Pertarungan ini akan sangat mudah untuk dimenangkan oleh pemilik level yang lebih tinggi. Bahkan, bisa dikatakan pertempuran itu terjadi dengan sangat mudahnya.

Dengan adanya mode tersebut, sesungguhnya bisa membuatmu merasa tertekan dan muak. Hal itu akan terjadi jika giliran markasmu yang diserang oleh pemain dengan level yang berada di atas kalian. Kalian pun akan sulit untuk melawan dan memenangkan pertarungan tersebut.

Apa yang Didapat Ternyata Tidak Sebanding


Game dengan konsep free-to-play masih banyak diminati

Sebagai game yang mengusung strategi free-to-play, tentunya sulit untuk melepaskan diri dari desain yang repetitif. Begitu juga dengan Batman: Arkham Underworld ini. Yang sering kalian lihat dalam game ini adalah tentang penyerangan terhadap markas musuh, meraih banyak reward, dan juga melakukan banyak upgrade. Itulah yang akan sering kalian lihat secara berulang-ulang.

Yang sangat disayangkan dari game yang satu ini adalah tidak adanya bonus untuk kalian yang sering memainkannya. Selain itu, tidak ada misi yang bersifat harian, serta insentif-insentif lainnya yang membuatmu tertarik untuk melakukan login sesering mungkin. Namun, bagaimana dengan bonus EXP sendiri? Bonus tersebut masih bisa didapatkan, setelah kalian berhasil melumpuhkan setiap penjahat. Namun, bonus EXP tersebut rupanya masih patut untuk disesalkan karena jumlahnya yang sangat tidak berbanding lurus.

Harus Memiliki Tingkat Kesabaran yang Amat Tinggi

Melakukan sebuah upgrade dalam game jenis ini tentunya menjadi hal yang lumrah. Hanya saja dalam Batman: Arkham Underworld ini, proses upgrade tersebut memakan waktu yang cukup lama. Dengan demikian, kalian akan dibuat menunggu lebih lama lagi, bahkan sampai dengan berhari-hari. Tentunya, proses upgrade yang lama itu akan membuatmu cukup kesal, pastinya.

Proses upgrade lainnya pun bisa membuat kalian kesal. Mengapa demikian? Ya, karena proses upgrade tersebut harus dilakukan dalam satu periode saja, untuk satu jenis upgrade. Sebagai contoh, jika kalian ingin meng-upgrade kekuatan yang baru, maka tentunya proses upgrade yang sedang berlangsung harus diselesaikan terlebih dulu. Dan, ini menjadi proses yang tidak simpel, pastinya.

Namun, semua itu rupanya masih diberikan solusi oleh pembuat game, yakni dengan proses upgrade secara simultan. Hanya saja, kalian kembali harus dibuat gigit jari karena harga upgrade ini sangatlah mahal, terlebih untuk game yang berada di platform mobile. Saking mahalnya, bahkan bisa mencapai ratusan ribu. Pasti cukup memberatkan, bukan?

Akan tetapi, dari semua kekurangan yang disebutkan tadi, Batman: Arkham Underworld ini rasanya masih unggul dari segi grafis. Kualitas grafis serta efek suara bisa diacungi jempol. Selain itu, untuk kualitas karakter, tingkat akurasi serta detail ruangan pun cukup baik. Tentunya, cukup sepadan dengan nama besar milik Warner Bros.

Bagaimana dengan ulasan singkat ini? Membuatmu jadi tertarik untuk memainkannya? Terlebih lagi, kalian di sini bisa melawan sang ksatria malam, yang sangat jarang bisa terjadi.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top