istanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escorts
istanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escorts
istanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escorts
istanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escortsistanbul escorts
porno izleporno izleporno izleporno izleporno izlepornopornopornopornopornopornopornoporniocoolpornpornspotsex pornosex pornosex pornosex hikayesex hikaye
NEWS

Saingi Clubhouse, Twitter Hadirkan Fitur Serupa bertajuk Spaces

Christa   16 Mar 2021
Saingi Clubhouse, Twitter Hadirkan Fitur Serupa bertajuk Spaces

Popularitas aplikasi berbasis audio chat, Clubhouse, membuat Twitter bergerak cepat untuk membuat fitur serupa. Tidak mau kalah, Twitter akan segera meluncurkan Spaces pada April mendatang, yang memungkinkan penggunanya untuk berbagi cerita via audio. Kabar baiknya, Spaces segera dirilis untuk pengguna HP Android maupun iOS.

Clubhouse sendiri mulai menaiki puncak popularitasnya semenjak CEO Tesla, Elon Musk, sering menggunakannya untuk berbagi soal teknologi. Semenjak itu, pengguna Clubhouse menjadi viral di kalangan pengguna iOS. Melihat peluang ini, Twitter dengan cepat segera menghadirkan Spaces untuk menarik minat baik pengguna Android maupun iOs.

Dengan mekanisme yang mirip dengan Clubhouse, pengguna Spaces dapat berperan sebagai host serta memilih peserta yang boleh bergabung. Pengguna juga memiliki opsi saat melakukan siaran, yakni untuk semua orang (publik), orang yang diikuti, atau hanya orang yang diundang untuk berbicara melalui Direct Message. Selain itu, pendengar atau peserta juga dapat memberikan reaksi berupa emoji selama diskusi berlangsung.

Twitter tidak membatasi jumlah pendengar dalam siaran langsung, akan tetapi membatasi maksimal 10 orang yang dapat berbicara sekaligus selama diskusi berlangsung. Pengguna yang membuka siaran langsung juga memiliki wewenang untuk menghapus, melaporkan serta memblokir orang lain.

Dalam uji cobanya, Twitter sudah mempertimbangkan fitur-fitur yang akan hadir, di antaranya percakapan yang terjadwal, Space Discovery yang memudahkan pencarian room, membagikan tweet, hingga transkripsi langsung. Sampai saat ini, Twitter masih mengumpulkan dan mencari umpan balik dari pengguna yang sudah mencobanya untuk menyempurnakan Spaces.

Setelah siaran langsung berakhir, data audio tidak akan tersedia lagi untuk publik tetapi Spaces masih menyimpan salinan data audio selama 30 hari. Tujuannya adalah untuk meninjau apakah ada pelanggaran terhadap peraturan Twitter. Pengguna yang mengadakan siaran dapat mengunduh salinan tersebut selama masih tersimpan di Twitter.

Spaces sudah hadir dalam versi beta-nya. Sementara waktu, pengguna Android hanya bisa menjadi pendengar dan pembicara di Spaces. Karena itu, para pengguna Android masih harus bersabar untuk bisa membuat chat rooms-nya sendiri. Tertarik menjajal Spaces? Tanpa harus menunggu lama lagi, Spaces kabarnya akan dirilis pada bulan April.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top