REVIEW

Plants vs Zombies 2: It's About Time, Game Tower Defense yang Masih Tetap Asyik hingga Kini

Andy Chan   18 May 2020
Plants vs Zombies 2: It's About Time, Game Tower Defense yang Masih Tetap Asyik hingga Kini

Semua orang pastinya pernah mendengar mengenai Plants vs Zombies, game legendaris dari PopCap keluaran tahun 2009 silam, dimana pemain mesti memasang berbagai macam tanaman untuk bertahan dari serangan para zombies. Belakangan, pada tahun 2013 lalu, PopCap merilis sekuelnya yang diberi judul Plants vs Zombies 2: It's About Time dengan kisah yang baru dan fitur yang juga baru.

Petualangan Lintas Waktu

Setelah kejadian di Plants vs Zombies, para zombie pun kembali menyerang halaman rumahmu. Kalian menemukan saus pedas, dan kemudian memberikannya kepada Crazy Dave untuk dimakan bersama-sama dengan taco. Setelah menyantap taco itu, Crazy Dave pun merasa sedih karena dia ingin memakan taco-nya lagi. Datanglah Penny, sebuah trailer yang bisa menjelajah waktu, dimana Crazy Dave akan bisa pergi ke masa lalu untuk memakan taco-nya lagi. Namun, sayangnya, Penny melakukan kesalahan, dan justru mengirimkan Crazy Dave bersamamu ke zaman Mesir kuno. Tepatnya, 4000 tahun yang lalu. Dan, ternyata, di situ pun masih banyak zombie. Dimulailah petualangan baru pada Plants vs Zombies 2: It's About Time. Mulai dari Mesir Kuno, ke Wild West, Dark Ages, hingga kembali lagi ke masa sekarang.

Respon Fans yang Bercampur

Sewaktu dirilis, respon yang didapatkan game ini sebenarnya cukup positif, namun ada sedikit kontroversi dalam penyajian game ini. Hal tersebut dikarenakan adanya perubahan dari game Plants vs Zombies, yang aslinya berbayar, menjadi sebuah game free-to-play dengan fitur mikrotransaksi. Harus diakui, pandangan para gamer pada masa itu masih menganggap bahwa game-game free-to-play (alias gratisan) itu biasanya berkualitas rendah dan sengaja memaksa pemain untuk membeli mikrotransaksi. Karena, kalau tidak, mereka akan bertemu dengan 'tembok' yang menjegal permainan untuk dapat berlanjut. Well, pandangan seperti ini memang berkaca pada game-game gratisan super populer, seperti Candy Crush Saga, yang memang pada titik tertentu, pemain akan mengalami mentok dan harus berjuang dengan susah payah, atau memilih untuk membayar mikrotransaksi.

Tapi, jika kita lihat yang terjadi sekarang ini, dikarenakan dan akibat keluhan dari para pemain itulah, maka PopCap pun mengadakan perubahan pada struktur Plants vs Zombies 2: It's About Time, sehingga permainannya menjadi lebih mainstream dan tidak terlalu memaksa pemain untuk membeli mikrotransaksi. Dan, hey, Plants vs Zombies yang pertama pun sejatinya sudah disajikan secara cuma-cuma di platform mobile.

Tetaplah sebuah Tower Defense

Sama halnya seperti Plants vs Zombie pertama, game ini merupakan sebuah Tower Defense, dimana pemain bakal menaruh berbagai macam tanaman untuk bertahan dari serbuan para zombies. Seperti biasa, pemain harus menaruh tanaman penghasil matahari untuk bisa membeli tanaman, serta memposisikan tanaman-tanaman penghancur zombie agar serangannya tidak sampai jebol. Pemain bakal diberikan sebanyak enam buah slot untuk membawa tanaman per level, namun juga bisa mendapatkan slot ketujuh dengan cara membelinya via mikrotransaksi seharga Rp. 15.000,- atau menyewanya saja untuk sementara waktu seharga 2000 koin.

Variasi Permainan

Tidak hanya perang secara umum saja, pemain juga akan bisa menggunakan berbagai skill yang memanfaatkan fungsi layar sentuh dari gadget-nya, seperti skill melempar zombie atau menyetrum zombie. Sayangnya, skill ini harus dibayar dengan menggunakan koin, jadi harganya yang terbilang mahal mungkin tidak begitu sebanding dengan kegunaannya itu. Juga, ada kekuatan daun, dimana pemain bakal bisa mengaktifkan kekuatan tersembunyi pada tanaman di medan perang dengan membayarkan satu lembar daun. Selain itu, ada variasi permainan dimana pemain tidak membeli tanaman untuk bertahan, melainkan memasang tanaman yang diberikan secara berkala, serta dua buah mode baru, yaitu Penny's Pursuit serta Arena untuk berduel melawan pemain lain.

Artwork khas Plants vs Zombies

Dengan tetap menggunakan artwork yang khas dari Plants vs Zombies, sekuel ini masihlah tampil menawan dengan berbagai animasi lucu yang disajikannya. Apalagi, jumlah tanaman yang bisa dimainkan oleh pemain sekarang sudah berlipat ganda, mulai dari bunga matahari yang legendaris, hingga tanaman-tanaman premium yang keren, namun harus dibeli dengan menggunakan uang asli.

Banyak Mikrotransaksi

Meski pun sudah ada perubahan pada struktur permainan, namun Plants vs Zombies 2: It's About Time masihlah tetap memiliki banyak mikrotransaksi. Mulai dari pembelian koin, pembelian Gems, macam-macam bundel, hingga tanaman-tanaman premium. Namun, untungnya, game ini tidaklah menggunakan sistem stamina lagi, dan tidak wajib online, kecuali memang sedang benar-benar dibutuhkan. Dan, seperti game free-to-play pada umumnya, kalian akan membutuhkan banyak grinding untuk bisa mendapatkan dan melakukan upgrade pada tanaman-tanaman pembunuh zombie.

Meski pun terhitung sebagai game lama, baik Plants vs. Zombies 2: It's About Time atau pun game pertamanya, tetap merupakan game yang adiktif. Serunya berlomba-lomba untuk pasang-memasang tanaman penghancur zombie sebelum para zombie berhasil menerobos pertahanan itu selalu terasa intens, apalagi dengan keberadaan variasi permainannya. Yuk, kita bertualang bersama Crazy Dave dan Penny demi menembus waktu dalam Plants vs Zombies 2: It's About Time!

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top