NEWS

Pintaria, Mitra Platform Digital Resmi Kartu Prakerja

en19ma   24 Mar 2020
Pintaria, Mitra Platform Digital Resmi Kartu Prakerja

Pemerintah Republik Indonesia (RI) akhirnya meluncurkan program Kartu Prakerja secara resmi. Di tengah maraknya COVID-19 yang berpengaruh negatif terhadap perekonomian dunia, Pemerintah RI berharap agar program ini dapat membantu 2 juta orang tenaga kerja untuk meningkatkan keterampilan melalui pelatihan online mau pun offline. Peluncuran ini dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko), Airlangga Hartarto, dan Kepala Staf Kepresidenan, Dr. Moeldoko, pada hari Jum’at (20/3/2020).

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan, “Kartu Prakerja menjadi solusi alternatif bagi masyarakat Indonesia yang terdampak COVID-19 untuk mendapatkan skill baru (skilling), meningkatkan keterampilan di bidang yang telah ditekuni (upskilling), atau di bidang yang baru (reskilling) di seluruh Indonesia.”

Dalam kesempatan yang sama, Pintaria ditunjuk oleh pemerintah sebagai mitra platform digital resmi bagi program Kartu Prakerja. Pintaria merupakan portal pembelajaran berkelanjutan atau lifelong learning yang dikembangkan oleh HarukaEDU, sebuah perusahaan edutech asli Indonesia. Bekerjasama dengan universitas-universitas dan lembaga-lembaga pelatihan terpercaya, Pintaria menyediakan berbagai macam program kuliah dan kursus, baik online, offline, mau pun blended learning.


Pintaria diwakili Gerald Ariff selaku Co-Founder menandatangani MOU dengan disaksikan oleh Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto

“Sebagai pionir lifelong learning platform di Indonesia, kami bangga menjadi bagian dari upaya Pemerintah RI dalam membangun kualitas SDM negeri melalui program Kartu Prakerja,” ujar Dr. Ir. Gerald Ariff, MSc selaku Co-founder pada saat ditemui setelah penandatanganan MoU dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI per Jum’at lalu.

Salah satu kelebihan yang ditawarkan oleh Pintaria sebagai platform adalah bantuan kepada para penggunanya agar dapat memilih pelatihan yang tepat serta sesuai dengan potensi dan/atau kebutuhannya. “Kami menyadari bahwa akan ada ratusan bahkan ribuan program pelatihan yang ditawarkan. Karena, kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini hanya diberikan seumur hidup sekali, sangat penting bagi peserta untuk mengikuti program pelatihan yang tepat. Karena itu, kami akan fokus dalam membantu peserta memutuskan pilihannya,” ujar Gerald. Di Pintaria, peserta bisa mendapatkan rekomendasi pelatihan berdasarkan minat dan bakat melalui tes minat dan bakat berbasiskan online secara gratis. Selain itu, pengguna Pintaria juga bisa mendapatkan rekomendasi yang berdasarkan kategori pekerjaan yang diminati atau lowongan pekerjaaan yang tersedia serta lokasi dari pengguna.

Kelebihan lain Pintaria sebagai platform adalah fitur Learning Management System (LMS) yang terintegasi dan bisa digunakan untuk pelaksanaan pelatihan online, offline, dan blended learning sehingga memudahkan para pengguna dan lembaga-lembaga pelatihan untuk menjalankan dan memonitor pelaksanaan pelatihan.


Gerald Ariff, Co-Founder Pintaria (kiri) bersama Deni Purbasari, Direktur Pelaksana Kartu Prakerja (kanan) saat penandatanganan MOU

Ada pun kategori pelatihan yang tersedia di Pintaria mencakup pelatihan populer, seperti Bahasa Inggris, Kewirausahaan, Digital Marketing, Coding, Sales, Kuliner, Kecantikan, Public Speaking, dan lain sebagainya. Dalam menyediakan berbagai pelatihan ini, Pintaria bekerjasama dengan berbagai lembaga pelatihan yang berkualitas. Contohnya, untuk pelatihan Bahasa Inggris, Pintaria bermitra dengan English First (EF) sedangkan untuk pelatihan Komunikasi, Pintaria bermitra dengan London School of Public Relations.

Program Kartu Prakerja adalah program yang diberikan kepada masyarakat warga negara Indonesia yang berumur 18 tahun ke atas, tidak sedang mengambil sekolah atau pun kuliah penuh, untuk membantu mereka mendapatkan pekerjaan melalui pelatihan demi meningkatkan kualitas SDM siap kerja. Setiap penerima Kartu Prakerja berhak untuk menggunakan manfaat yang besarnya berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 7 juta untuk belajar berbagai macam pelatihan yang tersedia, dan mendapatkan insentif hingga Rp 650 ribu jika telah menyelesaikan pelatihan dengan baik. Melalui pelatihan di Pintaria, diharapkan bahwa para penerima Kartu Prakerja bisa mendapatkan bekal pengetahuan yang cukup serta kepercayaan diri untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan/atau meningkatkan kinerjanya di pekerjaannya pada saat ini.

Saat ini, calon peserta sudah bisa mempelajari program Kartu Prakerja di situs resmi Kartu Prakerja yakni www.prakerja.go.id. Pendaftaran untuk mengikuti program akan dimulai pada minggu pertama di bulan April 2020. Setelah mendaftar dan menerima persetujuan dari pemerintah, maka penerima Kartu Prakerja bisa mengunjungi situs Pintaria untuk mendapatkan rekomendasi dan memilih program pelatihan yang sesuai. Sambil menunggu pendaftaran program Kartu Prakerja untuk dibuka, calon peserta kini dapat mengambil tes minat dan bakat berbasiskan online secara gratis di www.pintaria.com/kartuprakerja.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top