REVIEW

Peraturan Baru WhatsApp Bikin Resah!

Dwi K   13 Jan 2021
Peraturan Baru WhatsApp Bikin Resah!

WhatsApp memberikan update berupa perubahan mengenai policy mereka, dan hal ini menyebabkan para penggunanya menjadi cukup resah. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan karena WhatsApp akan meminta persetujuan kita untuk berbagi data milik kita sebagai penggunanya dengan platform Facebook terhitung mulai tanggal 8 Februari 2021. Hal ini berlaku bagi seluruh pengguna WhatsApp di seluruh dunia, kecuali Eropa dan Inggris, dimana proteksi data digitalnya memang lebih ketat.

Apa saja yang akan WhatsApp lakukan?

Berikut adalah rangkuman atas fakta-fakta yang kami temui sejauh ini.

WhatsApp Business

WhatsApp hanya merujuk update ini jika kita berkirim pesan kepada WhatsApp Business. Untuk percakapan pribadi, semua pengguna masih dilindungi enkripsi end-to-end, dimana baik WhatsApp mau pun Facebook tidak akan bisa melihat isi percakapan yang kita lakukan.

Data Perangkat

WhatsApp akan mengumpulkan data-data yang berada di handphone kita, yaitu:

  1. Jumlah baterai yang tersisa
  2. Versi WhatsApp yang tertanam di handphone kita
  3. Informasi Browser
  4. Kekuatan sinyal
  5. Jaringan
  6. Nomor telepon, operator/internet provider yang kita pergunakan
  7. Timezone dan Language
  8. IP address
  9. Informasi operasi perangkat
  10. Pengenal unik

Sebenarnya, WhatsApp mengakui bahwa mereka sudah berbagi data dengan Facebook sejak tahun 2016, namun pada saat itu akan dimunculkan pilihan untuk opt-out dari berbagi data dengan Facebook. Berbeda dengan sekarang, yang mana jika kita menolak, maka kita tidak akan bisa menggunakan aplikasi WhatsApp di handphone kita.

Data Share WhatsApp dan Facebook

Jika tadi yang dibahas mengenai data yang dikumpulkan oleh WhatsApp, maka data yang di-share oleh WhatsApp kepada Facebook adalah:

  1. Nomor telepon
  2. Data transaksi
  3. Informasi berkenaan dengan layanan
  4. Informasi bagaimana pengguna berinteraksi dengan akun lain/akun bisnis
  5. Informasi perangkat mobile
  6. IP address
  7. Dan, informasi lainnya sesuai dengan Kebijakan Privasi sebelumnya, yang dinamakan “Information We Collect”

Nah, bagaimana jika kita tidak menggunakan fitur lokasi? WhatsApp akan mengumpulkan data, di antaranya adalah IP address dan informasi lainnya, seperti kode wilayah untuk nomor handphone untuk membuat perkiraan lokasi dari user-nya.

Semua data user tersebut akan disimpan di pusat data Facebook di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Hal ini malah tidak tercantum pada kebijakan privasi sebelumnya.

Semua update kebijakan privasi ini memang difokuskan pada penggunaan user ke akun bisnis, dimana WhatsApp memberitahukan jika kita mengirimkan pesan ke akun bisnis, maka isi pesan kita akan bisa dilihat oleh beberapa orang di akun bisnis tersebut. Artinya, jika kita berinteraksi dengan akun bisnis, maka ada kemungkinan bagi akun bisnis tersebut akan melakukan share data pengguna kepada penyedia layanan pihak ketiga.

Lalu, bagaimana jika kita tidak setuju dengan peraturan tersebut? Jika kita memlih untuk tidak menyetujui kebijakan ini, maka kita tidak bisa menggunakan WhatsApp lagi hingga kita memutuskan untuk menyetujui peraturan tersebut. Namun, jangan khawatir, data kita tidak akan hilang dan akun kita akan tetap ada jika kita sewaktu-waktu akan menggunakan WhatsApp kembali di handphone kita.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top