REVIEW

Perang Tim Terminator di PMPL ID Season 2, Siapakah yang Paling Ganas?

en19ma   05 Sep 2020
Perang Tim Terminator di PMPL ID Season 2, Siapakah yang Paling Ganas?

PUBG Mobile Pro League Indonesia Season 2 telah memberikan perubahan yang cukup besar, terutama dari segi poin yang membuat poin placement jadi semakin kecil. Hal ini membuat poin kill jadi berperan penting untuk bisa meningkatkan posisi tim demi mengingat PMPL memakai sistem liga yang bakal berlangsung lama. Tidak heran, tim-tim dengan permainan yang agresif cenderung akan diuntungkan terkait dengan perubahan ini.

Hal ini sudah terbukti sampai minggu ketiga dari gelaran tersebut, tim-tim dengan jumlah kill terbanyaklah yang mendominasi papan atas dari global leaderboard. Achmad “El Dogee” Fauzan, salah satu caster PMPL Indonesia Season 2, memberikan analisa mengenai 4 tim dengan kill terbanyak sampai pada saat ini beserta para pemain kunci dari masing-masing tim tadi.

1. ION Esports - 193 poin

Datang sebagai juara dari PINC 2020, ION Esports tampil konsisten sejak awal PMPL Season 2 Indonesia berjalan. Bahkan, di minggu ketiga, mereka berada di peringkat pertama dan menggusur sang juara bertahan dari PMPL musim sebelumnya, yakni Bigetron RA. Selain memiliki placement poin yang sangat tinggi, mereka juga menjadi tim dengan total kill terbanyak sampai pada saat ini dengan capaian sebesar 193 kill.

Ya, tidak hanya berada di peringkat pertama dari PMPL Season 2 regular season sampai minggu ketiga saja, ION Esports juga menjadi tim dengan kill terbanyak sampai pada saat ini dengan total 193 kill tadi. “Mereka dikenal [sebagai] tim dengan permainan yang sangat taktis dan tidak takut untuk bermain di luar zona. Selain keempat pemain yang saat ini bermain, jangan lupa [bahwa] mereka masih ada Jerssy, yang [akan] bisa diturunkan di grand final [dari] PMPL ID Season 2,” ungkapnya.

Key Player: Eksarachman “Redfacen” Jayanto dan Sabda “Auro” Bisma

Sukses mendapatkan 5 besar terminator di regular season dari PMPL Season 1 bersama Red Rocket Cosmic, ia sangat berpotensi untuk menyandang gelar terminator demi mengingat bahwa Redfacen saat ini berada di peringkat pertama dengan kill terbanyak, yaitu 71 kill. “Ketika berhadapan dengan ION, lawan tidak bisa fokus di satu tempat saja [demi] mengingat Redfacen bisa mencari celah untuk bisa menumbangkan lawannya,” ungkap El Dogee.

Selain Redfacen, El Dogee juga memasukkan nama Auro yang merupakan pemain terbaru dari ION Esports. “Walau sempat hilang dari [ranah] kompetitif [dalam waktu yang] cukup lama, ia membuktikan diri dengan pengalaman dan kemampuan individu yang sangat baik. Ditambah lagi, ia juga dipadukan dengan pemain-pemain berbakat di ION, yang membuat Auro bisa step up di PMPL,” ujarnya.

2. Bigetron Red Aliens - 176 kill

Tidak hanya dominan di ranah PUBG Mobile Indonesia, Bigetron Red Aliens telah sukses membuktikan bahwa mereka merupakan tim terbaik di Asia, bahkan titel juara dunia juga sudah didapatkan. Dengan kemampuan masing-masing pemain yang di atas rata-rata, ditambah lagi dengan permainan berdasarkan chemistry antar pemainnya, telah membuat Bigetron RA bisa mencapai semua prestasi tersebut.

Meski begitu, menurut El Dogee, tugas mereka pada saat ini adalah permainan yang terbilang inkonsisten. Hal ini terbukti pada saat mereka meraih hasil yang buruk ketika minggu ketiga dari regular season PMPL sedang berjalan. “Dengan PMPL yang masih berjalan, saya percaya [bahwa] mereka bisa memberikan kejutan, terutama di minggu-minggu akhir,” ungkapnya.

Key Player: Muhammad “Ryzen” Albi

Pengalaman, kemampuan aim, dan juga mentalnya yang sudah sangat matang membuat Ryzen menjadi pemain dengan kill terbanyak dari Bigetron RA bersama-sama dengan Zuxxy dengan capaian 47 kill sampai minggu ketiga. “Untuk urusan aim dan mental, Ryzen sudah tidak perlu diragukan, bahkan di PMPL, ia mampu [untuk] menahan 2 tim [secara] sendirian dan masih mampu [dalam] memberikan damage. Ditambah lagi, di berbagai turnamen, namanya selalu masuk di terminator leaderboard,” kata El Dogee.

3. MORPH Team - 172 kill

Langkah mengejutkan dilakukan oleh MORPH pada saat mereka mendatangkan 2 pemain baru secara sekaligus, yaitu Excel Tio “Frenzzy” Ananta dan Afridza “Zaay” Imani, dan keduanya langsung diturunkan pada saat mereka menjadi wakil Indonesia di PUBG Mobile World League Season Zero. Kedua pemain tersebut pun kembali menjadi pilar penting bagi MORPH ketika mereka tampil di PMPL Season 2.

Walau mereka mendapatkan hasil yang kurang memuaskan, MORPH menunjukkan kelasnya ketika mereka tampil dengan sangat dominan pada minggu ketiga dan sukses membuat mereka naik ke posisi kedua dari global leaderboard dengan mengumpulkan sebanyak 370 poin. Zaay bahkan tampil bersinar di minggu ketiga dengan sukses mengumpulkan sebanyak 28 kill.

“Saya percaya, MORPH memiliki masa depan yang sangat cerah dengan kehadiran Zaay dan Frenzzy yang sama-sama berusia muda, yang saat ini menjadi aimstar andalan di MORPH. Walau sempat mencoba-coba
komposisi roster di 2 minggu pertama, mereka [pada] akhirnya berevolusi menjadi tim yang sangat ganas dan dominan di minggu ketiga,” kata El Dogee.

Key Player: Herli “Jeixy” Juliansah

Sosok Jeixy mempunyai peran yang penting sebagai kapten di tim. Ia menjadi satu-satunya pemain yang terus diturunkan sejak awal PMPL Season 2 hingga saat ini. “Dengan pengalaman Jeixy yang sudah tidak diragukan lagi, ia menjadi sosok yang bisa mengendalikan tim terutama di saat war,” ungkap El Dogee.

4. Geek Fam ID - 154 kill

Harus berpuas diri pada posisi terakhir di saat grand final PMPL Indonesia Season 1, Geek Fam ID melakukan perubahan yang besar dengan mendatangkan 3 pemain baru secara sekaligus ketika tampil di PMPL Indonesia Season 2. Keputusan tersebut berbuah manis dengan pencapaian mereka sejauh ini, dan saat ini, berada di posisi 4 dari tim PMPL Season 2 Indonesia dengan kill terbanyak sampai dengan minggu ketiga.

Menariknya, di antara keempat tim yang disebut tadi, Geek Fam ID barulah mendapatkan 1 WWCD saja sejauh ini. “Mereka merupakan tim yang lebih mengutamakan kill [jika] dibandingkan [dengan] placement. Tidak heran, mereka [adalah] tipikal tim yang berani melakukan fight untuk mengejar dan meratakan lawan-lawannya. Walau placement poin mereka tidak maksimal, mereka tertolong dari jumlah kill yang mereka dapatkan sejauh ini,” ucapnya.

Key Player: Wahyu “Mort” Ari Subakti

Didatangkan dari Flash ID, Mort menjadi pilar yang penting akan permainan agresif dari Geek Fam ID. “Walau secara statistik kill, ia kalah dari rekan-rekannya. Di beberapa fight, terutama ketika situasi 1 vs 1, ia bisa memenangkan duel, dan beberapa kali melakukan clutch krusial yang membuatnya menjadi pemain yang patut [untuk] diwaspadai oleh lawan-lawan Geek Fam,” katanya.

Siapakah yang akhirnya menjadi tim dengan pengoleksi kill terbanyak di akhir regular season PMPL Indonesia Season 2 nantinya? Akankah keempat tim terminator ini bisa mempertahankan performanya? Saksikan keseruan dari pertarungan Minggu keempat, yang juga menghadirkan PMPL 2020 Ladies SEA yang mempertemukan 16 tim PUBG Mobile ladies terbaik di Asia Tenggara termasuk Indonesia, pada tanggal 5 hingga 6 September 2020.

Seluruh pertandingan PMPL ID Season 2 akan disiarkan secara langsung di channel Facebook PUBG Mobile Indonesia dan untuk mengetahui informasi terbaru seputar PMPL Indonesia Season 2 dapat diakses melalui Instagram PUBG Mobile Esports ID dan website PMPL Indonesia. Tidak hanya itu, kalian juga bisa memberikan vote caster OOTM untuk menentukan outfit caster pada setiap minggunya melalui tautan ini.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top