TIPS

Legenda Leomord, Ksatria Setia Sang Ratu Vexana

Anduril   26 Dec 2018
Legenda Leomord, Ksatria Setia Sang Ratu Vexana

Leomord adalah fighter yang sangat mematikan. Ketika mencapai late game, Leomord jadi sangat sulit untuk dibunuh dan bisa menjadi carry utama yang bisa mengembalikan keadaan. Kondisi ini dicapai dengan cara Leomord masuk ke tengah-tengah pasukan musuh, membunuh semua carry terlebih dahulu, baru kemudian menghabisi tank dan fighter lawan.

Kisah Leomord

Pada suatu hari, Tigreal dan pasukan penjelajah Force of Light-nya menyerang langsung ke Fortress of Despair dengan kekuatan penuh. Mereka dengan cepat membunuh banyak undead yang berkeliaran di sekitar fortress. Setelah kekalahan yang menyakitkan, Vexana menyadari ia harus mencari kawan yang dapat diandalkan dan bisa melawan para Warrior of Light atau ia akan menghadapi kekalahan sesungguhnya.

Ia mondar-mandir di singgasananya sambil berpikir dan mengingat-ingat siapa yang bisa mengalahkan Tigreal. Tiba-tiba, ia teringat gambaran seseorang yang samar-samar muncul di benaknya, Leomord.

Dulunya, Fortress of Despair merupakan pusat kerajaan yang begitu indah dan kaya. Leomord dan para kesatrianya telah bersumpah untuk melindungi sang raja dan ratu, yaitu Vexana. Setiap penyusup yang berani menyerang kerajaan harus menemui ajalnya dengan pedang Leomord. Namun, suatu hari kerajaan pun runtuh. Hari tersebut bertepatan dengan kejadian di mana Vexana mengubah seluruh kerajaannya menjadi undead.

Leomord pun jatuh dalam keputusasaan. Walaupun ia dapat membunuh seluruh iblis di kerajaan, ia tidak bisa membunuh sang ratu. Ia tidak sanggup melihat kerajaannya yang ia lindungi hancur begitu saja. Leomord pun bunuh diri dengan segala penderitaan dan keputusasaan.

Sayangnya, Vexana tidak dapat mengendalikan jiwa maupun kekuatan Leomord yang begitu terang. Namun melihat fortress yang betul-betul sedang dalam bahaya, Vexana pun tidak punya pilihan lain kecuali membangkitkan Leomord. Ketika bangkit, Leomord merasa jiwanya diisi dengan begitu rasa banyak kesakitan dan kehilangan.

Vexana pun membisikkan kata-kata ke Leomord bahwa para undead di sekitarnya tersebut adalah orang-orang kerajaan yang dulunya dilindungi oleh Leomord. Jika Leomord tidak melindungi fortress, maka jiwa para undead tersebut akan dikutuk seumur hidup. Tak punya pilihan lain, Leomord pun terpaksa menjadi budak Vexana daripada melihat rekan-rekannya tersiksa. Leomord pun memanggil kuda kesayangannya, Barbiel, serta pedangnya, The Oath Keeper.

Tidak lama setelah para penjelajah Force of Light menerobos ke dalam Fortress of Despair, Leomord dan Barbiel menyerang dengan petir kegelapan. Ada banyak penjelajah yang terbunuh karena kemampuan Leomord tersebut. Tidak ada yang bisa menahan pedangnya tersebut, sampai Tigreal datang dan bertarung dengan Leomord menggunakan Sword of Dawn miliknya.

Tigreal dapat merasakan kesedihan dan keputusasaan dari pedangnya tersebut. Tigreal pun tahu, ia telah bertemu musuh terkuat yang belum pernah dia hadapi sebelumnya.

Equipment Leomord

Leomord adalah seorang fighter yang memanfaatkan skill dan pasif yang sangat mematikan. Satu-satunya equipment yang dia butuhkan adalah lifesteal dan spell vamp, karena itu dia harus memiliki Bloodlust Axe dan Endless Battle. Untuk urusan shoes, Leomord bisa membeli Wizzard Boots, karena early game dia akan lebih sering mendapatkan assist ketimbang kill.

Setelah mendapatkan ketiga core equipment, Leomord bisa beralih equipment damage seperti misalnya Blade of Despair, Hunter Strike ataupun Blade of Heptaseas. Bila Leomord berhadapan dengan musuh yang memiliki HP sangat besar, tidak ada salahnya dia membeli Demon Hunter Sword untuk mendapatkan damage tambahan berdasarkan HP ataupun Malefic Roar.

Kelebihan Leomord

Leomord adalah hero fighter yang bisa membunuh core musuh dengan sangat cepat. Kemampuan ini diperoleh karena serangan Leomord berubah menjadi serangan kritikal ketika HP musuh berada di bawah 30 persen. Jadi yang perlu dilakukan Leomord adalah, merangsek ke barisan core sambil memberikan damage secepat-cepatnya.

Ketiak berada di late game, Leomord berubah menjadi hero yang sangat mematikan karena dia akan sangat sulit dibunuh dan damage yang dia hasilkan sangat tinggi untuk ukuran fighter.

Kekurangan Leomord

Leomord sangat bergantung pada Barbiel. Walaupun di late game dia bisa memanggil kudanya terus menerus, tetapi durasi dia menaiki kudanya tidak berubah banyak. Untuk itu kamu bisa saja menggunakan banyak disabler untuk menghalang-halangi Leomord agar tidak bisa memberikan damage pada siapapun, hingga akhirnya durasi Barbiel habis.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top