TIPS TRIK

Kisah Terizla, Pandai Besi yang Dikurung di Kekaisaran Moniyan

Anduril   18 Jun 2019
Kisah Terizla, Pandai Besi yang Dikurung di Kekaisaran Moniyan

Mobile Legends kembali menghadirkan hero baru yang sangat mematikan. Kali ini hero baru tersebut adalah seorang fighter yang memiliki damage sangat besar, sehingga bisa dibilang nyaris tidak membutuhkan equipment apapun.

Kisah Terizla

"Jika kepercayaan bisa membawa cinta, harapan, dan keselamatan ke dunia, lalu kenapa masih ada jiwa yang terluka yang masih hidup?" Ini adalah pepatah yang terukir melengkung pada gerbang tembok biara Cahaya di Kekaisaran Moniyan. Jauh di dalam Biara berdiri sebuah sangkar besi, yang disebut "pintu kelahiran kembali." Di dalam sangkar ini, menyembunyikan sejarah gelap dan rahasia Kekaisaran.

Ketika para penjaga membuka kunci, yang bisa mereka lihat hanyalah kalimat mengejutkan yang tertulis di dinding "Hancurkan Keyakinan!". "Sudah waktunya untuk membayar sepuluh tahun waktuku" "Dunia harus diselubungi dalam kegelapan!". Tiba-tiba berita samar itu menyebar ke seluruh Kekaisaran Moniyan, Terizla ternyata telah melarikan diri!

Merasakan terlahir kembali, Terizla berhenti berjalan, dan menghirup udara segar, menikmati kebebasan sementara matanya tetap tertutup. Tiba-tiba, tubuhnya mulai terasa sakit seolah-olah sedang dipukul oleh ribuan jarum, dan nadinya mulai menonjol di sekitar matanya. Kulitnya menjadi pucat. Hanya ada dua emosi yang bisa dia rasakan saat ini, rasa sakit dan kemarahan. Setengah sadar, ia kehilangan kendali atas perbuatannya. Dia tidak sengaja melihat wajahnya yang jelek, dan kenangan lama datang membanjiri kepalanya.

Terizla pernah menjadi pemimpin pandai besi di sebuah desa kecil dekat Kekaisaran Moniyan. Mereka bisa memasukkan kehidupan ke dalam pedang. Dengan bantuan senjata yang mereka buat, seorang prajurit biasa dapat membunuh beberapa musuh terkuat.

Segera, mereka menerima pujian yang baik dari Kekaisaran. Kaisar mengirim utusan dengan nama "Kepercayaan pada Lord of Light". Kaisar meminta para pandai besi untuk menyerahkan Kekaisaran, meniru tradisi instruksi yang diturunkan dari generasi ke generasi. Terizla dengan ramah menolak mereka. Bingung dengan keputusannya dan penolakan berulang untuk menyerah, kekaisaran mendatangi mereka lagi dengan serangan berdarah. Semua cetak biru mereka dirampok, dan semua pandai besi dihapus dari sejarah.

Terizla ditangkap di Biara Cahaya dan dipaksa untuk menanggung banyak percobaan. Dia sebagian besar menderita dari percobaan "Kelahiran Kembali", yang membuat kematian para pandai besi lainnya tampak menarik. Ingatannya terus dibersihkan, tetapi Terizla tahu bahwa suatu hari Kekaisaran akan membayar untuk apa yang telah mereka lakukan.

Dikonsumsi oleh kemarahan dan kesengsaraan, Terizla merasa sekali lagi bahwa kepalanya akan pecah kapan saja. Tiba-tiba, dia dikelilingi oleh perasaan hangat, dan seorang gadis cantik berdiri di depannya. "Jangan melawannya. Biarkan kebencian menyebar dan meledak di negeri ini! Jika kamu butuh bantuan, ingat saya sang penyihir Abyssal". Tubuhnya tidak lagi sakit, Terizla menunduk, bingung dan termenung.

Setelah beberapa saat, Terizla menunjukkan sedikit senyuman. Menatap Kekaisaran Moniyan jauh, dia tahu bahwa bahaya nyata bagi Kekaisaran baru saja tiba.

Equipment Terizla

Terizla tidak memiliki attack speed apapun, karena itu equipment yang harus dimiliki Terizla harus bersifat menambah damage pada satu serangan saja.

Hal pertama yang harus dibeli Terizla adalah Rapid Boots. Dengan keberadaan sepatu ini, Terizla jadi bisa mengejar musuh dengan sedikit lebih mudah. Setelah memiliki Rapid Boots, Terizla bisa melanjutkan dengan membeli Bloodlust Axe yang akan memberikan status spell vamp pada setiap skill Terizla.

Karena sudah memiliki damage yang luar biasa besar dan spell vamp, maka equipment berikutnya adalah Endless Battle yang akan mengubah Terizla menjadi mesin pengisi HP yang tidak pernah pulang ke base. Setelah memiliki dua equipment yang menjadi kewajibannya, Terizla bisa langsung membeli Blade of Despair untuk memberikan damage maksimal.

Kalau ternyata Blade of Despair dirasa kurang menyakitkan, maka kamu bisa menambahkan damage dengan Blade of Heptaseas dan Malefic Roar. Kedua equipment tersebut bisa memberikan serangan yang menembus armor, membuat armor musumu menjadi mentega cair yang tidak berarti di hadapan martil raksasa milikmu.

Untuk equipment terakhir kamu bisa memilih antara Immortality untuk hidup dua kali atau Blade of Despair lagi untuk menambah damage keseluruhan.

Memainkan Terizla

Terizla adalah tipikal hero yang bisa membunuh musuh-musuhnya dalam satu kali serangan atau satu kali skill combo. Karena tidak memiliki attack speed, maka kamu harus memastikan setiap musuh yang kamu hadapi berdiri cukup lama di satu titik. Karena hal ini maka kamu sebaiknya bermain bersama dengan tank yang memiliki kemampuan untuk menahan musuh di satu tempat.

Kamu juga bisa menjadi inisiator yang sangat mengerikan karena ultimate yang kamu miliki. Jangan pernah lupa memberikan serangan lanjutan pada musuh yang terkena ultimate milikimu.

Kalau kamu berhadapan dengan Terizla, gunakan battle spell Flicker untuk melarikan diri dari ultimate atau skill miliknya. Pada dasarnya Terizla adalah hero yang sangat lambat, karena itu kamu harus bisa bergerak secepat mungkin dan menjauhi dirinya.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top