TIPS

Kisah Ruby, Si Tudung Merah yang Penuh Kebencian di Mobile Legends

Anduril   17 Feb 2018
Kisah Ruby, Si Tudung Merah yang Penuh Kebencian di Mobile Legends

Alkisah dahulu kala ada seorang pemburu pemberani yang menyelamatkan si tudung merah dan neneknya dari dalam perut serigala. Setelah sang serigala terbunuh, mereka hidup bahagia selamanya. Sayangnya akhir sesungguhnya dari cerita tersebut ternyata tidak sesederhana itu.

Sang serigala yang dilukai perutnya ternyata masih hidup dan menahan sakit serta malu atas luka di perutnya. Ternyata dia adalah raja di antara raja serigala yang memiliki kawanan buas. Suatu malam, dalam gelapnya bulan purnama sang raja serigala memimpin kelompoknya menyerang desa tempat sang pemburu hidup. Dalam penyerangan tersebut sang pemburu terbunuh saat berusaha menyelamatkan sang nenek sekali lagi.

Mobile Legends: Bang bang Games AndroidiOS Free Download Download

Semua kejadian tersebut terjadi di depan mata Ruby, sang tudung merah. Karena trauma berat, Ruby berubah dari gadis suci tanpa dosa menjadi gila dan haus darah. Dalam kemarahannya, Ruby mengamuk dan mencabik-cabik sang raja serigala dengan sabit hingga terbelah dua.

Tanpa ragu dia langsung menguliti sang raja serigala dan memakan hatinya. Kegilaan ini tidak bisa dikendalikan walaupun Ruby ingat dengan kenangan manis kakek dan neneknya. Sehabis mengubur keluarganya, Ruby tidak pernah sama lagi. Sejak saat itu dia berkelana di Land of Dawn bersama sabit besarnya dan bersumpah akan membuat akhir yang bahagia untuk semua cerita yang dia temui.

Ruby adalah fighter yang memiliki crowd control dan cara bergerak yang unik. Karena skill pasifnya, Ruby bisa bergerak dengan cepat setelah mengeluarkan skill apapun. Selain itu karena skill pasifnya Ruby bisa mengaktifkan life steal sebanyak 5 persen. Efek life steal ini tidak bisa ditambah dengan gear life steal lainnya sehingga hanya bisa ditambah dengan menggunakan gear spell vamp yang mempengaruhi skill.

Walaupun memiliki role fighter, sejatinya Ruby agak sedikit tanky ketimbang fighter kebanyakan. Sayang karena tanky, serangan Ruby tidak memiliki damage yang besar layaknya fighter pada umumnya.

Ruby adalah seorang inisiator yang baik. Bila digunakan dengan benar, ketiga skill miliknya akan membuat musuh berkumpul di satu titik sehingga bisa diserang sekaligus dengan berbagai hero yang memilik skilli AoE.

Ruby sangat senang berada satu tim dengan mage atau hero-hero lainnya yang memiliki skill AoE. Sebaliknya Ruby sangat kesulitan ketika harus berhadapan dengan hero-hero yang memiliki burst damage sangat besar, seperti misalnya assassin atau marksman. Kesulitan tersebut timbul karena Ruby tidak bisa memberikan damage yang signifikan sementara itu daya tahannya dia tidak sebaik tank.

Memainkan Ruby membutuhkan keterampilan yang lumayan tinggi karena dia tidak bisa membunuh lawannya dalam satu rentetan serangan. Sebaliknya dia harus menyerang terus menerus musuhnya atau dibantu dengan hero lainnya yang memiliki damage lebih besar.

Gear utama Ruby adalah Bloodlust Axe, Magic Shoes, Oracle dan berbagai gear yang bisa mengurangi cooldown. Sementara itu Battle Spell yang bisa digunakan Ruby adalah Petrify atau Flicker untuk melakukan inisiator.

Sejatinya Ruby bisa menggunakan Battle Spell lainnya seperti Iron Will atau Aegis. Sayang, penggunaan Battle Spell tersebut hanya memperkeras Ruby tetapi kurang mempengaruhi kemampuan inisiasinya sehingga tidak terlalu kami sarankan.

Voucher Game Tokopedia

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top