TIPS TRIK

Kenapa Android-mu Harus Di-Root? Inilah Alasannya!

Dikdok   17 Jan 2017
Kenapa Android-mu Harus Di-Root? Inilah Alasannya!

Android sebagai sebuah sistem operasi milik Google merupakan sebuah sistem operasi Open Source, dimana para pengguna sistem operasi tersebut bisa secara leluasa melakukan banyak hal seperti meng-install aplikasi dari berbagai sumber, menciptakan aplikasi sendiri untuk smartphone serta mengkustomisasi sebuah proses pada sistem operasi tersebut.

Namun, jika kita ingin melakukan hal-hal segala akses di Android dengan sangat leluasa, dibutuhkan sebuah hak akses root. Mungkin sebagian dari kalian akan segera mengurungkan niat bila terdapat persyaratan untuk me-rooting ponsel kalian agar dapat mengakses dengan lebih leluasa. Namun, apakah kalian tahu? Ternyata, cukup banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan bila melakukan proses rooting, lho.

Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang bisa kalian dapatkan bila me-rooting smartphone milik kalian, seperti dilansir oleh Droidlime pada Senin (16/01/2017):

Install Custom ROM

Instalasi custom ROM merupakan sebuah alasan utama mengapa banyak orang melakukan root pada smartphone mereka. Apalagi bila update resmi dari vendor sudah tidak diberikan pada smartphone yang menggunakan sistem operasi yang kalian gunakan, hal ini pasti akan sangat membantu. Kita dapat meng-update versi Android dengan sangat mudah, tentunya dengan melakukan proses rooting terlebih dahulu. Salah satu penyedia ROM terbesar untuk update Android adalah CyanogenMod atau ParanoidAndroid.

Optimalisasi Internal Storage

Tidak hanya menghemat dan mempercepat performa Android, dengan melakukan proses rooting pada smartphone kita, maka kita juga dapat memaksimalkan penggunaan storage pada smartphone. Maksudnya, dengan memiliki smartphone yang sudah di rooting, kita dapat memindahkan penyimpanan data aplikasi internal ke kartu microSD dengan sangat mudah. Hal ini sangat membantu bagi kalian yang memiliki internal storage yang tidak terlalu besar.

Personalisasi Smartphone

Selain untuk melakukan flashing ROM, rooting juga memungkinkan kita untuk mengubah beberapa personalisasi pada smartphone Android. Terdapat alat kustomisasi yang bernama Xposed, yang memungkinkan kita untuk memodifikasi animasi boot saat menyalakan smartphone dan berbagai hal lain yang bisa kita lakukan.

Mengontrol Penuh Smartphone

Untuk dapat melakukan hal ini, maka dibutuhkan aplikasi yang dinamakan Tasker. Aplikasi ini membutuhkan hak akses root agar dapat berjalan dengan baik. Dengan menggunakan aplikasi ini, kita dapat melakukan banyak hal menakjubkan seperti menyalakan lampu secara terjadwal, panggilan otomatis, mengaktifkan mode silent pada jam-jam tertentu, mengirim pesan ke orang tertentu atau siapa pun secara otomatis serta masih banyak fungsi lainnya.

Backup dan Lindungi Data

Dengan membawa smartphone kita dalam kondisi sudah di-root, kita nantinya dapat mem-backup dan mengamankan data kita dengan jauh lebih mudah. Kita dapat mem-backup data-data penting, seperti data aplikasi, preferensi pengguna, dan data lainnya. Hal ini sangat berguna ketika sistem smartphone kita mengalami masalah atau kerusakan yang mengharuskan kita melakukan proses flashing. Karena, data telah tersimpan secara rapi, kita cukup melakukan proses restore setelah smartphone sudah di-flashing.

Kembalikan Foto yang Terhapus

Rooting memungkinkan kita untuk memulihkan foto yang hilang atau terhapus dari perangkat Android kita. Dengan bantuan aplikasi DiskDigger, kita dapat memutuskan apakah kita ingin mengembalikan foto yang terhapus tadi atau tidak. Selain itu, kita juga dapat mengirim foto ke e-mail jika dirasa ruang penyimpanan ponsel yang kita miliki sudah cukup penuh.

Awetkan Baterai

Ada banyak aplikasi yang memungkinkan kita untuk dapat mengontrol penggunaan baterai dan kecepatan prosesor pada smartphone kita. Jika ini dilakukan dengan benar, maka daya tahan baterai pada smartphone akan menjadi lebih awet. Sama seperti sebelumnya untuk dapat mengakses aplikasi tersebut, smartphone yang kita miliki harus berada dalam kondisi sudah di-root.

Overclock Prosesor

Bukan hanya menurunkan performa prosesor untuk menghemat daya baterai. Dengan melakukan root, kita juga dapat meningkatkan kinerja prosesor pada titik kerja maksimal, agar smartphone berjalan lebih cepat dari sebelumnya. Namun, kita perlu berhati-hati dalam menggunakannya karena dapat merusak sistem smartphone itu sendiri. Konsekuensi dalam melakukan kustomisasi ini adalah daya tahan baterai pun akan mudah habis. Yang penting, lakukan hal ini dengan bijak sesuai dengan kebutuhan.

Hapus Bloatware

Jika kalian memiliki smartphone seperti Xiaomi atau ASUS, Anda akan menemukan banyak aplikasi bawaan pabrik yang tidak begitu Anda perlukan. Aplikasi-aplikasi ini biasa disebut dengan istilah bloatware. Beberapa aplikasi tersebut mungkin akan berguna untuk digunakan, namun banyak pengguna yang nyatanya mengeluh karena aplikasi bloatware tersebut memakan cukup banyak ruang penyimpanan yang dimiliki smartphone miliknya. Untuk menghapus aplikasi bawaan ini, kita harus melakukan rooting pada smartphone terlebih dahulu

Itulah sembilan alasan mengapa kita harus melakukan root pada smartphone yang kita gunakan. Semoga dengan artikel ini dapat membantumu untuk memutuskan apakah akan melakukan proses root atau tidak, ya.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top