NEWS

Kemenparekraf Siap Fasilitasi Perusahaan Game Indonesia Berpartisipasi di Gamescom 2020

en19ma   03 Jul 2020
Kemenparekraf Siap Fasilitasi Perusahaan Game Indonesia Berpartisipasi di Gamescom 2020

Sebagai salah satu pameran dagang dan eksibisi game terbesar di dunia, Gamescom, beserta sub-event-nya, Devcom Digital Conference, dalam setiap tahun penyelenggaraannya dapat menarik lebih dari 300.000 orang untuk hadir di KoelnMesse, Cologne, Jerman. Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pandemi global Covid-19 memaksa event game yang bersifat Business to Business (B2B) serta Business to Consumer (B2C) ini untuk menghentikan kegiatan offline-nya di tahun 2020 ini dan mengubah formatnya menjadi online yang siap untuk digelar mulai pertengahan Juli ini.

Berangkat dari kebutuhan industri game Indonesia untuk membuka peluang baru di pasar global dan mendapatkan partner bisnis baru, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bekerjasama dengan Asosiasi Game Indonesia (AGI) siap untuk memberikan fasilitas kepada para pelaku industri game Indonesia untuk berpartisipasi dalam sub-event dari Gamescom 2020, yakni Devcom Digital Conference 2020. Devcom Digital Conference 2020 bukanlah hanya sebatas tempat untuk saling berbagi ilmu dan mencari peluang baru di industri game saja, akan tetapi juga menjadi titik temu bagi komunitas developer game yang berasal dari seluruh dunia untuk berkumpul.

Prioritas agar game-game produksi Indonesia dapat tampil di event internasional ditegaskan pula oleh Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif, Yuana Rochma Astuti. Menurutnya, maksimalisasi akses bisnis bagi para partisipan adalah tujuan utama dari program pendukungan Kemenparekraf/Baparekraf, sehingga game Indonesia dapat bersaing di pasar luar negeri. “Perubahan format penyelenggaraan Gamescom secara digital [pada] saat ini dapat mengoptimalkan jumlah industri yang akan kami fasilitasi mengingat biaya yang dibutuhkan [menjadi] lebih efisien. Investasi ini cukup strategis karena subsektor permainan (games) merupakan subsektor yang memberikan RoI (Return of Investment) yang cukup tinggi,” ujarnya.

Bentuk fasilitas yang diberikan Kemenparekraf/Baparekraf untuk perusahaan-perusahaan yang terpilih adalah akses penuh menuju Devcom Digital Conference 2020. Dengan akses penuh ini, para peserta bisa mengikuti semua kelas konferensi yang ada, mengikuti B2B matchmaking online untuk mencari partner dan investor global, serta memamerkan karya masing-masing di virtual booth yang dimiliki oleh Indonesia. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan akses untuk mengikuti MeetToMatch – The Online Cologne Edition, yang akan memperkuat peluang untuk menjalin transaksi bisnis dari perusahaan global.


Keikutsertaan Indonesia dalam Gamescom 2019 Tahun Lalu

“Meski pun pasar video game di Indonesia adalah salah satu yang terbesar, karakteristik pasarnya sangat sulit [untuk] ditembus oleh pemain baru,” ungkap Cipto Adiguno, Ketua Umum dari AGI. “Bagi para pelaku industri lokal yang relatif kecil, kesempatan bisnis terbesar malah berada di luar negeri. Meski demikian, akses ke pasar tersebut lebih sulit daripada menarget pasar sendiri, baik dari posisi geografis mau pun pemahaman lokal untuk menentukan strategi sukses [yang] terbaik. Memahami hal tersebut, inisiatif membawa pelaku industri lokal ke Gamescom adalah langkah riil dari Kemenparekraf/Baparekraf dan AGI untuk memungkinkan terjadinya transaksi bisnis. Diharapkan, dari acara ini, muncul kerjasama baru seperti publishing, co-development, outsourcing serta investasi pada produk mau pun perusahaan, yang akan mendorong industri game lokal [menjadi] tumbuh lebih cepat,” paparnya.

Keikutsertaan Indonesia dalam Gamescom 2020 ini merupakan kali kedua secara berturut-turut. Tahun lalu, sebanyak 10 perusahaan Indonesia di bawah naungan program Archipelageek juga mendapatkan kesempatan untuk memamerkan karya-karyanya di Paviliun Indonesia Gamescom 2019 serta mencari peluang transaksi bisnis di sesi Business Day. Keikutsertaan Indonesia dalam event tersebut menghasilkan nilai transaksi bisnis sebesar US$1.15 juta (sekitar Rp16 miliar) antara perusahaan Indonesia dengan partner-partner global masing-masing.


Keikutsertaan Indonesia dalam Gamescom 2019 Tahun Lalu

Bagi perusahaan game Indonesia yang tertarik untuk berpartisipasi, pendaftaran untuk mengikuti Gamescom 2020 sudah dimulai sejak tanggal 1 Juli 2020. Untuk mendaftarkan diri, silakan mengakses halaman resminya di https://agi.or.id/gamescom2020. Pendaftaran ini terbuka bagi perusahaan Indonesia yang memiliki produk/jasa di bidang video game dan sudah berbadan hukum.

Informasi lebih lanjut mengenai ajang Gamescom 2020 ini bisa didapatkan di situs resmi https://gamescom.global dan https://devcom.global, atau dengan menghubungi contact@agi.or.id via e-mail.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
istanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escort
dubai escortsdubai escortsdubai escortsdubai escorts
istanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escort
dubai escortsdubai escortsdubai escortsdubai escorts
istanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escort
pornopornopornopornopornoporno
pornopornopornopornopornoporno
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top