REVIEW

Jarang Diketahui, Inilah Beberapa Fakta Menarik dari Slank

en19ma   25 Mar 2019
Jarang Diketahui, Inilah Beberapa Fakta Menarik dari Slank

Legenda rock yang masih eksis hingga kini, Slank, telah berumur 35 tahun di tanggal 26 Desember 2018 lalu. Mereka terlahir berkat ide jenius Bimo 'Bimbim' Setiawan Almachzumi, yang telah melewati lebih dari lima dasawarsa hidupnya selang 2 hari setelah band rock itu merayakan kelahirannya dengan sebuah konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno per akhir tahun lalu.

Tak hanya Slank, sang vokalis yang bernama Akhadi 'Kaka' Wira Satriaji pun baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-45 di tanggal 10 Maret 2019 lalu. Nah, ingin memberikan semacam kado ulang tahun, JurnalApps kali ini akan membeberkan beberapa fakta menarik dari Slank yang (mungkin) jarang diketahui dan jarang dipublikasikan oleh berbagai media Tanah Air.

1. Bersama Boy, Kiki, Abi, Uti, dan Well Willy, Bimbim yang memainkan instrumen drum mengekspresikan kecintaannya terhadap karya-karya Rolling Stones dengan mendirikan Cikini Stones Complex (CSC), grup musik yang terdiri dari anak-anak SMA Perguruan Cikini (Jakarta) dan merupakan cikal bakal Slank, pada awal tahun '80-an.

2. Setelah sempat berganti nama jadi Red Evil, pemilihan dan pemberian nama Slank dilakukan oleh Bimbim bersama kedua saudaranya, Denny dan Erwan, serta dua personil tambahan, yakni Bongky dan Kiki, di tempat bowling Hotel Kartika Chandra, Jakarta. Tepatnya, pada saat merayakan ulang tahun Bimbim di bulan Desember 1983.

3. Sebenarnya, Bimbim sebagai pendiri Slank sudah mulai membuat lagu sejak masih SMP. Saat itu, ia baru bisa memainkan 4 kunci gitar, yaitu G, Bm, C, G. Yang perlu untuk diketahui, hampir 90% dari lagu-lagu Slank diciptakan oleh Bimbim, yang berkediaman di Jl. Potlot 3 No.14 Duren Tiga, Jakarta Selatan (belakangan menjadi markas besar Slank dan menjadi situs wajib yang harus dikunjungi oleh para Slanker) itu.

4. Menjadi orang yang dikenal oleh banyak orang merupakan salah satu mimpi dari Bimbim, yang sering diungkapkannya sebagai hobi saat masih berusia muda di depan cermin. Di kala itu, ia sangat meyakini bahwa mimpi-mimpinya tersebut bakal menjadi nyata. Menariknya, ketika Bimbim yang sudah dewasa diberi kesempatan bernyanyi di sebuah konser, hampir dipastikan bahwa seluruh penggemar Slank akan duduk.

5. Sekira satu tahun, sebelum masuk dapur rekaman di tahun 1988, Slank pernah menjalani kondisi vakum setelah ditinggal sang vokalis, Well Willy. Pada kala itu, Slank beranggotakan Bimbim (drum), Pay (gitar), Bongky (bass), dan Indra (keyboard). Kaka yang pada saat itu masih duduk di bangku SMA dan tergabung dalam band Lovina bersama Massto Sidharta, adik dari Bimbim, belakangan direkrut sebagai vokalis baru Slank pada tahun 1989.

6. Setelah berulang kali ditolak, demo milik Slank akhirnya diterima pada tahun 1990 dan mulai masuk dapur rekaman untuk debut album 'Suit... Suit... He... He... (Gadis Sexy).' Album yang menampilkan lagu-lagu hit, seperti 'Memang' dan 'Maafkan,' itu meledak di pasaran sehingga mereka pun diganjar BASF Award untuk kategori pendatang baru terbaik.

7. Perpecahan dengan Bongky, Indra, dan Pay, yang sebenarnya sudah bisa terlihat di album keempat 'Generasi Biru' (1995) melalui lagu 'Pisah Saja Dulu,' sempat menumbuhkan niat Bimbim untuk membubarkan Slank. Namun, sebuah surat dengan isi yang menyeramkan dan ditulis dengan darah oleh seorang Slanker, yang bersumpah untuk membunuh Bimbim jika ia benar-benar melaksanakan niatnya untuk membubarkan Slank, membuat Bimbim mengurungkan niatnya.

8. Dari era '90-an, dituturkan oleh Bimbim, Slank sering ditawari untuk memasuki dunia politik. Namun, baik dirinya maupun personil Slank lain tak pernah ada yang terjun ke dunia tersebut hingga kini. Meski begitu, Bimbim dan Kaka mengaku senang serta memberikan dukungan bagi rekan-rekan artis lain yang telah memantapkan hati untuk bergelut di dunia politik.

9. Sementara itu, lagu 'Gosip Jalanan' dari album 'PLUR (Peace, Love, Unity, Respect)' (2004) berbuah sorotan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Slank yang pada saat itu menjadi duta anti korupsi untuk KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dianggap 'melecehkan' dewan melalui syair lagu tersebut. DPR RI melalui Lembaga Kehormatan Dewan berencana untuk melancarkan tuntutan pada Slank, meski rencana tersebut kemudian dibatalkan.

10. Sampai sekarang, Slank sudah bergonta-ganti personil. Dan, formasi yang bertahan hingga kini, yakni Bimbim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bass), Ridho (gitar), dan Abdee (gitar), adalah Slank formasi ke-14 yang diresmikan dan dimulai dari album 'Tujuh' pada tahun 1997 lalu.

11. Peran personil Slank lain yang benar-benar bersih dari narkoba, yakni Abdee Negara yang jebolan band Flash serta seorang lulusan sekolah gitar bernama Mohammad Ridwan 'Ridho' Hafiedz, semakin menguatkan niat dan keseriusan Bimbim, Kaka, dan Ivan 'Ivanka' Kurniawan Arifin untuk lepas dari ketergantungan narkoba sebagai alat pembantu konsentrasi, yang ditengarai mulai menular dan mungkin akan banyak diikuti oleh penggemar Slank alias Slanker.

12. Selain sebagai gitaris, Ridho juga bermain keyboard untuk lagu-lagu Slank yang menggunakan piano/keyboard. Hal itu disebabkan karena Ridho -yang memiliki sebuah tempat usaha Futsal ini- adalah yang paling fasih dalam memainkan alat musik tersebut di antara personil Slank lainnya.

13. Para personil Slank mempunyai hobi olahraga yang sama, yaitu sepakbola, dan pernah mendirikan SSC (Slank Soccer Club).

14. Merupakan band indie yang menjadikan mereka sebagai para produsernya sendiri, Slank kerap membagikan bonus di setiap album yang dirilisnya. Bonusnya pun bervariasi, dari mulai sticker, kalender, poster, masker, pick guitar, boxer, tali handphone, kaos hingga bahkan kondom. Hal itu dimaksudkan agar orang-orang terutama Slanker terdorong untuk membeli produk aslinya.

15. Album Slank 'Suit... Suit... He... He... (Gadis Sexy)' dan 'Kampungan' (1991) masuk ke dalam 150 album terbaik sepanjang masa versi majalah Rolling Stones Indonesia. Sementara lagu Slank yang berjudul 'Memang,' 'Pulau Biru,' dan 'Terbunuh Sepi' masuk ke dalam 150 Lagu terbaik sepanjang masa versi majalah Rolling Stone Indonesia.

16. Selain itu, Slank juga menyandang predikat Indonesia's Highest-Paid Music Star (bintang musik dengan bayaran termahal) pada tahun 2008 dan 2009 secara berturut-turut berkat honor sebesar Rp 500 Juta per show yang mereka terima.

17. Sebelum menggelar konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno per akhir tahun lalu, Slank pernah menggoyang GBK untuk pertama kalinya pada akhir tahun 2013. Momen itu merupakan pencapaian mimpi yang terindah bagi grup band asal Gang Potlot tersebut. Mereka sudah lama memendam keinginan untuk naik pentas di lokasi itu, tapi perizinan dan keamanan selalu menjadi kendala hingga sebulan sebelum show.

18. Pada tahun 2015, Abdee menyatakan dirinya vakum untuk ikut manggung bersama Slank. Tanpa banyak yang mengetahui, Abdee ternyata telah mengidap gagal ginjal stadium akhir sejak tahun 2011. Berselang enam tahun kemudian, Abdee bisa sedikit bernafas lega setelah dirinya menerima transplantasi ginjal.

Namun, ia masih belum bisa terus-menerus ikut Slank manggung, terlebih jika pergi tur ke daerah-daerah yang jauh dari Jakarta. Terlebih lagi, Bimbim pernah mengungkapkan bahwa rekannya itu mempunyai satu penyakit lain yang sama parahnya dengan gagal ginjal, yaitu vertigo berat, yang terkadang kalau sedang kumat untuk berdiri saja tidak bisa.

19. Mengawali tahun ini, terjadi kekisruhan yang menerpa Slank mengenai logo. Tepatnya, hak cipta atas logo band bertuliskan 'Slank' yang membentuk seekor kupu-kupu dan digunakan oleh band Slank sejak album 'Generasi Biru.'

Mantan basis Slank yang kini menjadi pembetot bass di band BIP, Bongky Marcel, pada awalnya sempat melontarkan curahan hatinya lewat sebuah video singkat yang dibagikan via media sosial karena tidak diakui atau pun dimintakan izin sebagai pihak yang mendesain logo tersebut dan seharusnya berhak menerima royalti dari grup band asal Gang Potlot itu terkait penggunaan logo yang dimaksud secara komersial.

Berlanjut ke bulan Februari lalu, Bongky pun bersiap untuk melakukan penuntutan hukum kepada band lamanya, yang tidak juga memberikan respon mengenai curahan hatinya tadi, termasuk terhadap rumah produksi mau pun label rekaman terkait desain logo yang diciptakan Bongky untuk sampul album 'Generasi Biru' berikut lagu-lagu Slank dari debut album hingga album kelima yang turut diciptakannya selama kurun waktu tahun 1990 hingga 1996.

Terlepas dari beberapa fakta yang mungkin terasa pahit, dan dikarenakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap konser spesial Slank bersama Shopee, maka akan diadakan TV Show eksklusif yang menayangkan keseruan dari acara yang bakal digelar per akhir bulan -tepatnya per tanggal 31 Maret 2019, pukul 19.00 WIB, di Indonesia Convention Exhibition, BSD- tersebut.

Jangan sampai terlewat untuk menonton “Konser Spesial Slank bersama Shopee” di stasiun TV kesayangan Anda, yakni SCTV dan Indosiar, yang akan dipandu Jessica Iskandar & Andhika Pratama, serta dimeriahkan oleh artis-artis lokal kondang, seperti SLANK, Via Vallen, Syahrini, Marion Jola, Iwa K, DJ Yasmin, Ariel Tatum, Pamela Safitri Duo Serigala, dan Andi /Rif!

Mengapa? Karena, akan ada banyak promo istimewa dan kejutan seru di dalamnya, yang bisa diikuti pemirsa di rumah. Selain bisa memanfaatkan promo di Shopee dengan membeli produk di koleksi merchandise dan koleksi produk elektronik pilihan selama periode promo ini berlangsung, juga akan ada sesi Kuis Shopee dan Goyang Shopee yang lebih spesial dari biasanya.

Ya, karena Semua Pasti Ada di Shopee! Sekali lagi, jangan sampai melewatkan kesempatan ini, langsung catatlah tanggalnya!

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top