REVIEW

Iterasi Modern dari Game Koei Tecmo Klasik, New Romance of the Three Kingdoms!

Andy Chan   29 Jul 2019
Iterasi Modern dari Game Koei Tecmo Klasik, New Romance of the Three Kingdoms!

Romance of the Three Kingdoms adalah sebuah karya klasik Luo Guanzhong, di mana kisahnya diangkat dari sejarah daratan China mengenai perang tiga negara Wei, Wu, dan Shu. Sudah banyak game yang mengangkat mengenai kisah tiga negara ini di mobile, seperti Clash of Three Kingdoms, Roll Dice: Three Kingdoms, ROTK The Legend of Cao Cao, dan lainnya. Namun hanya satu di antara game Three Kingdoms ini yang menggunakan lisensi dari Koei Tecmo, yaitu game yang berjudul New Romance of the Three Kingdoms.

Karya Kou Shibusawa Hadir di Mobile

Dipersembahkan oleh BBGame HK dan dilisensikan oleh Koei Tecmo, New Romance of the Three Kingdoms adalah iterasi modern dari game strategi Romance of the Three Kingdoms karya Kou Shibusawa yang legendaris. Tapi tentu saja ada perbedaan antara game strategi Romance of the Three Kingdoms aslinya dengan versi mobile ini, karena khusus untuk mobile ini dibuat secara spesifik agar memanfaatkan fitur-fitur online yang biasanya ditemui di game mobile.

Game Strategi Besar Three Kingdoms

Di awal permainan, pemain bisa memilih seorang avatar, memberikannya nama, dan memilih faksi apakah ingin ikut Wei, Wu, atau Shu. Setelah itu, pemain pun dilepas di sebuah medan permainan raksasa di mana pemain bebas ingin membangun kotanya sendiri, membangun pasukan, mencari jendral, dan lainnya.

Pertempuran Otomatis

Pertempuran di dalam New Romance of the Three Kingdoms ini sebagian besar sangat otomatis. Pemain akan melihat pasukan miliknya bertemu dengan pasukan musuh dan saling menyerang satu sama lain. Pemain akan bisa menggunakan skill apabila skill bar yang berada di foto jendralnya sudah penuh untuk memberikan keunggulan pertempuran.

Membangun Kota dan Pertahanan

Pada dasarnya, New Romance of the Three Kingdoms hadir menggunakan sistem game strategi online MMO berbasiskan benteng seperti yang pernah ditemui dalam Zgirls, Ark of War, atau Sea Game: Mega Carrier. Pemain harus melakukan mikromanajemen dengan cara membangun sendiri fasilitas-fasilitas yang berada di dalam kota, melakukan upgrade, mencari jendral, merekrut pasukan, dan lain sebagainya.

Perang Online

Selain bertempur dalam kisah utama Three Kingdoms, pemain juga bisa melihat dunia permainan secara global dan menemukan pemain-pemain lain di peta. Dengan menyerang pemain lain ini lah pemain bisa merebut berbagai macam material dari mereka. Tentu saja, hal yang sama berlaku bagi musuh, dan pasti pemain lain akan menyerang juga untuk merebut material milikmu. Semua ini terjadi secara real-time, jadi meskipun pemain tidak sedang main game-nya, pemain lain akan tetap aktif dan bisa menyerang di saat yang tidak terduga.

Grafis 3D yang Pantas Menyandang Nama Romance of the Three Kingdoms

Bagi para fans Romance of the Three Kingdoms milik Koei Tecmo, dijamin akan puas dengan foto para tokoh Three Kingdoms di game ini karena masing-masing tampak otentik sesuai dengan game aslinya. New Romance of the Three Kingdoms sendiri hadir dengan grafis 3D yang keren, mulai dari kota milik pemain, pertempuran antar pasukan, bahkan sampai ke duel antar jendral, semua itu ada di dalam sebuah peta raksasa dengan total 1 juta kotak.

Sistem Gacha

Zhao Yun, Zhuge Liang, Sun Ce, Cao Pi, dan lainnya, semuanya bisa direkrut menjadi jendralmu. Namun untuk bisa mendapatkan jendral-jendral tersebut, pemain harus untung-untungan dengan menggunakan sebuah sistem Gacha, dan jujur saja, yang biasa akan kalian dapatkan adalah karakter-karakter "rendahan" macam Cheng Yuanzhi, Yan Baihu, Zhuge Jin, Huang Quan. Berharap dapat Lu Bu? Sepertinya hampir tidak mungkin.

Kompleks dan Butuh Dedikasi

New Romance of the Three Kingdoms ini disajikan secara cuma-cuma alias free-to-play, namun berhubung permainannya adalah sebuah MMO strategi, maka pemain pun wajib memiliki koneksi Internet untuk bisa memainkannya, baik itu WiFi maupun mobile data. Game-nya sendiri cukup kompleks dan membutuhkan dedikasi, karena untuk bisa mengembangkan kota, membuat senjata bagus, mengatur pasukan, bergabung dengan pemain lain, hingga akhirnya menguasai seluruh dataran China, dibutuhkan waktu main yang tidaklah sebentar. Oleh karena itulah disediakan mikrotransaksi untuk pembelian mata uang premium yang bisa digunakan untuk mempercepat segala macam waktu tunggu yang ada di dalam game, serta untuk mendapatkan jendral-jendral ternama.

Memang New Romance of the Three Kingdoms mungkin tidak sesuai dengan bayangan para fans Romance of the Three Kingdoms Koei Tecmo. Namun iterasi untuk mobile yang berubah menjadi MMO strategi ini tetap menarik untuk dicoba.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top