REVIEW

Infinity Mechs: Kerahkan Pasukan Mecha-mu

Recca   15 Oct 2020
Infinity Mechs: Kerahkan Pasukan Mecha-mu

Robot keren? Checked. Model permainan RPG? Checked. Dalam mobage terbaru dari SkullStar Studio ini, pemain akan diajak mengumpulkan pasukan robot terkuat dan bertarung melawan gelombang serbuan robot musuh.

Aksi Robot-robot Iron Saga dalam Kemasan Idle RPG

Suka dengan idle game/RPG? Game terbaru dengan judul Infinity Mechs inipun siap menjadi game berikutnya yang bisa jadi sambilan di tengah kerjaan atau kesibukan lain. Barangkali saja ada pekerjaan atau aktivitas yang tidak begitu menguras perhatian penuh, nah game semacam inilah yang tergolong lebih gampang untuk dibuat multitasking. Permainan dapat berjalan dengan otomatis tanpa butuh dikontrol, dengan interaksi minimalis yang hanya sebatas melakukan upgrade beberapa hal jika memang dirasa butuh. Memang mudah dan santai dimainkan.

Mudah dimainkan memang hal lainnya lagi. Yang gak kalah bikin menarik datang dengan tema yang dihadirkannya. Siapa yang tidak tertarik dengan konsep pertempuran robot atau yang juga biasa disebut dengan mecha ini? Buat kamu yang pernah mendengar atau bahkan main sebuah mobage lain dengan judul Iron Saga, Adapun line-up robot-robot atau mecha yang ada di sini memang diisi dengan robot-robot dari judul keluaran Gameduchy tersebut. Namun berbeda dari Iron Saga yang memang adalah sebuah game tersendiri dan kental dengan unsur anime, Infinity Mechs bisa dibilang hanyalah sebuah game sederhana yang memfokuskan eksistensinya sebagai idle RPG ringan, tapi dengan mendapat lisensi Gameduchy untuk dibintangi oleh robot-robot yang sudah lebih dulu beken di mata para fans Iron Saga.

Siapkan Pasukan Robot Terkuat, Tinggalkan Mereka Beraksi

Sebagai idle RPG yang memfokuskan permainannya dalam memperkuat line-up robot yang dimiliki, Infinity Mechs pun tidak banyak menampilkan pilihan mode permainan untuk kamu selesaikan. Begitu masuk dalam tampilan permainan, pemain akan langsung disuguhkan dengan aksi robot yang berlangsung secara otomatis. Robot yang telah kamu miliki akan bergerak melawan musuh dengan sendirinya untuk mengumpulkan resources yang kamu butuhkan sebagai modal upgrade/progress di sini. Gold yang diperoleh dari aksi tersebut adalah currency yang akan kamu pakai untuk melakukan upgrade misi yang semakin tinggi tentunya juga memberikan lebih banyak Gold yang turut berperan untuk meningkatkan kekuatan robotmu.

Sementara gameplay-nya memang simpel dengan sistem yang demikian, nampaknya game ini tidak ingin membuat jalan permainannya semudah itu. Dalam mengoptimalkan potensi robot yang dimiliki, kamu diharuskan untuk meningkatkan dan membuka skill-skill yang ada dengan cara upgrade rank dan retrofit. Untuk upgrade rank, dibutuhkan material khusus (S-alloy) yang akan diperoleh dari melakukan rally squad. Dan siklus permainan ini kurang lebihnya akan berkutat pada sistem ini. Dengan melakukan rally squad, kamu akan menerima S-alloy yang dibutuhkan untuk upgrade rank, namun dengan catatan level quest dan robotmu akan di-reset dari awal, kecuali rank dan parts-nya. Jadi, sistem permainannya memang akan terus berulang seperti itu. Sementara untuk retrofit, akan dapat kamu lakukan dengan menumbalkan robot-robot lain, yang sebagian besarnya akan diperoleh melalui gacha.

Dengan garis besar permainan yang demikian, maka bisa disimpulkan kalau permainannya sebagian besar memang akan berjalan dengan kamu meninggalkan pasukanmu untuk terus beraksi sendirinya. Bahkan, resources juga dapat terkumpul selama aplikasi ini berjalan di background. Ada kalanya wall/halangan akan ditemui pada pasukanmu yang tidak bisa progress ke stage berikutnya lantaran kekuatan yang masih underleveled atau belum cukup. Apabila resources memang sudah dirasa terbatas untuk melanjutkan progress tersebut, maka itulah saatnya kamu melakukan rally squad. So, interaksi pemain pada interface game ini kebanyakan memang hanya untuk mengakses beberapa upgrade, selain untuk mengklaim gems yang seperti halnya dalam game lain juga diperoleh dari membuka achievements. Selain itu, ada kalanya boss battle menjadi salah satu aspek yang akan ditemukan di game ini. Dengan mengalahkan boss yang terbagi menjadi 5 elemen, kamu akan mengumpulkan 5 jenis material yang dibutuhkan untuk upgrade parts.

Visual Sederhana dengan Aspek Sound yang Sama Minimalisnya

Sebagaimana ini adalah sebuah idle RPG dengan gameplay yang terhitung dasar, agak disayangkan memang halnya bahwa Infinity Mechs pun tidak didukung dengan kejutan berupa aspek visual yang lebih menarik kalangan pemain. Padahal, tema mecha dengan desain keren seperti yang terdapat di sini tentunya berpeluang menjadi lebih menarik lagi jika disertai pemanis dari segi visual berupa efek-efek atau animasi pendek yang dapat lebih memperkuat esensi mecha yang identik dengan kesan anime.

Sama halnya dengan aspek suara yang bisa dikatakan juga amat minimalis di sini. Efek tembakan atau serangan yang ada di sini cenderung hanya suara efek yang dimunculkan secara random untuk membuat game-nya kedengaran lebih bersuara, namun bukanlah efek yang akurat sesuai dengan serangan yang terjadi di layar. Untuk menemani situasi perang di dalamnya, hanya terdapat BGM dengan sejumlah pilihan yang bisa kamu pilih atau non-aktifkan juga. Jadi, baik secara audio maupun video, amat disayangkan jika game ini tergolong amat minim kualitas.

Infinity Mechs Belum Siap Tempur?

Sebagai judul free-to-play, Infinity Mechs pun mengandalkan penerapan sistem in-app purchase sebagai model bisnis yang digunakan. Bisa dikatakan, game inipun kembali menjadi judul yang cukup menekankan pay-to-win untuk pemain yang ingin mendominasi leaderboard mode PvP-nya seperti kebanyakan game sejenis pada umumnya. Tentunya, keterbatasan mengumpulkan mecha dan resources untuk upgrade akan menjadi dorongan bagi pemain agar mengeluarkan uang demi memperkuat susunan pasukan robotnya. Akan tetapi, patut diperhitungkan bahwa game ini termasuk cukup mahal untuk hitungan jumlah spend dan currency yang diterima. Namun, dengan perhitungan yang demikian pun nyatanya tidak membuat game ini dapat dikatakan stabil pada debut pekan pertamanya ini. Seringkali error kami temukan dengan permasalahan game yang sulit terhubung pada saat melakukan klaim rewards atau mengakses beberapa menu, yang mana hal ini tentunya dirasa amat mengganggu kenyamanan bermain di hari-hari pertama.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
istanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escort
dubai escortsdubai escortsdubai escortsdubai escorts
istanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escort
dubai escortsdubai escortsdubai escortsdubai escorts
istanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escort
pornopornopornopornopornoporno
pornopornopornopornopornoporno
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top