NEWS

Industri eSports Berkembang Pesat, Ini Harapan Para Atlet kepada Pemerintah

en19ma   19 Jan 2019
Industri eSports Berkembang Pesat, Ini Harapan Para Atlet kepada Pemerintah

Sejak diluncurkan pada tahun 2016 silam, Mobile Legends menjadi salah satu game mobile terpopuler di Indonesia. Bahkan, pengguna pengguna aktif bulanan dari game besutan Moonton ini bisa mencapai 50 juta orang sampai dengan bulan September 2018 lalu. Dengan demikian, Indonesia menjadi kontributor pengguna aktif bulanan terbesar atas Mobile Legends sebesar 29,4% dari total 170 juta pengguna aktif per bulan secara global.

Tak ayal, game dengan nama lengkap Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) ini menjadi salah satu cabang game yang paling diperhitungkan di gaming dan eSports di Indonesia. Tim-tim eSports pun banyak yang secara khusus mendedikasikan skuad MLBB agar bisa bertanding dalam turnamen besar eSports, baik lokal mau pun luar negeri. Louvre eSports adalah salah satu tim yang paling serius dalam membangun skuad MLBB untuk mengikuti berbagai turnamen berskala nasional dan internasional. Apalagi dalam waktu dekat akan diselenggarakan beberapa turnamen Mobile Legends, yaitu Mobile Legends Professional League (MPL) musim ketiga, yang menawarkan total prize pool hingga 12.000 dollar AS, dan Piala Presiden 2019 yang digagas oleh Presiden Joko Widodo.

Tim Louvre eSports baru saja merekrut Steven “Marsha” Kurniawan untuk memperkuat skuad-nya. Mantan pemain yang sebelumnya bergabung dengan EVOS ini menjadi andalan baru Louvre. Singkat cerita, Marsha merupakan salah satu anggota tim andalan EVOS yang berhasil membawa timnya untuk menggapai juara kedua dalam turnamen MPL musim kedua di Surabaya tahun lalu sebelum dikalahkan oleh tim RRQ di babak Grand Final. Sedangkan, Louvre eSports di bawah kepemimpinan kapten tim Yosua “Kido” Priatama berhasil menggapai juara keempat pada ajang MPL tahun lalu tersebut.

Dalam sesi wawancara dengan pihak Nimo TV pada beberapa waktu lalu (15/1), Kido dan Marsha saling berbagi tips dan trik untuk menentukan komposisi Hero terbaik untuk menang dalam pertandingan. Keduanya mengakui aspek damage menjadi hal utama yang menentukan keberhasilan Hero terbaiknya. “Komposisi terbaik buat aku itu Grock, Martis, Harith, Kaja, dan Fanny. Durability-nya dapet, roaming-nya juga bagus,” terang Kido. Ada pun Marsha memilih Grock, Chou, Martis, Claude, dan Kagura sebagai komposisi idamannya. “Bisa buat ngerusuhin lawan, tapi bisa cepat untuk ditarik mundur.”


Cerita Marsha akan Harapannya terhadap Pemerintah untuk Kemajuan eSports

Melihat perkembangan kancah eSports yang pesat di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini, Kido dan Marsha mengatakan bahwa mereka mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah. “Misalnya, turnamen-turnamen atau kompetisi yang langsung diselenggarakan oleh pemerintah. Kalau sepakbola atau bola basket punya, maka eSports harusnya juga bisa diselenggarakan. Jangan mau kalah,” terang Kido. Lebih jauh lagi, keduanya juga berharap pemerintah bisa memberikan dukungan untuk keikutsertaan tim dari Indonesia di ajang kompetisi eSports tingkat global mau pun regional. “Kayak SEA Games nanti, misalnya. Karena kita 'kan turut mewakili Indonesia,” tegas Marsha. “Selain itu, dukungan pemerintah diharapkan dengan memberikan proses seleksi yang melibatkan atlet eSport terbaik, training camp dengan fasilitas yang cukup, dan apresiasi terhadap atlet yang berprestasi,” tambah Kido.

Terkait dengan rencana pemerintah untuk menyelenggarakan turnamen Piala Presiden di tahun 2019 yang digagas oleh presiden Joko Widodo, Marsha berpendapat, “Saya sangat mengapresiasi adanya perhatian presiden Joko Widodo dengan mengusulkan diselenggarakannya Piala Presiden khusus eSports yang diawali dengan menyelenggarakan turnamen Mobile Legends. Saya berharap, perhatian ini semakin luas dan berkelanjutan dengan mengundang berbagai game yang lain di tahun mendatang.”


Kido dalam Wawancara dengan Nimo TV pada Beberapa Waktu Lalu (15/1)

Selain dukungan pemerintah, Kido dan Marsha juga mengharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk mempercepat dan memperluas perkembangan eSports di Tanah Air. Salah satunya adalah keterlibatan Nimo TV sebagai platform live streaming khusus game dan eSports. “Dulu, kalau menang turnamen dapet hadiah Rp 20 juta buat satu tim rasanya sudah seneng banget. Sekarang, dengan adanya platform live streaming khusus game, eSports jadi semakin dikenal, banyak perusahaan mulai melirik eSports dan menjadi sponsor, serta semakin banyak penyelenggara event mulai sering bikin turnamen. Intinya, platform live streaming khusus game sangat membantu orang umum melihat kalau eSports ini memang urusan serius dan dapat menjadi pekerjaan yang menghasilkan, karena hadiah yang disediakan juga semakin besar,” terang Kido.

Kido beranggapan, platform live streaming membuat mereka menyadari bahwa ada orang lain yang turut menghargai dan mengapresiasi pencapaiannya. “Selain itu, platform live streaming membantu kita berkomunikasi langsung dengan para pendukung kita. Itu juga bisa membantu untuk mengundang orang-orang baru juga,” tambah Marsha. Mereka mengakui bahwa Nimo TV benar-benar serius untuk membantu membuat eSports dikenal masyarakat luas. “Kami melihat Nimo TV punya komitmen untuk menyediain kanal streaming untuk banyak game. Hal itu membuat Nimo TV bisa mendorong kita untuk terus maju,” kata Kido.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top