TIPS TRIK

Hindari Sanksi Ganjil Genap di Jalanan Ibukota? Lihat Waze Saja!

en19ma   22 Oct 2017
Hindari Sanksi Ganjil Genap di Jalanan Ibukota?  Lihat Waze Saja!

Salah satu kebijakan lalu lintas khusus yang diterapkan di sejumlah ruas jalan Jakarta adalah pembatasan kendaraan dengan implementasi Ganjil Genap. Kendaraan-kendaraan dengan angka terakhir ganjil pada nomor pelatnya diizinkan untuk melewati ruas-ruas jalan tersebut di saat tanggal ganjil, begitu pun sebaliknya.

Meski peraturan ini telah disosialisasikan sejak lama, nyatanya masih ada pengendara yang melanggar atau terlupa dengan lokasi-lokasi yang menjadi area pembatasan kendaraan dengan implementasi Ganjil Genap mau pun jadwal berlakunya itu sendiri, baik di pagi hari atau pun sore hari.

Untungnya, Pemerintah Propinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dan Jakarta Smart City sudah bekerjasama secara resmi dengan salah satu aplikasi navigasi yang berasal dari Amerika Serikat, Waze, dan meluncurkan fitur navigasi yang telah dilengkapi dengan implementasi Ganjil Genap di sejumlah ruas jalan.

Fitur yang dinamai Waze Licence Plate tersebut memang didesain secara khusus untuk memudahkan para pengguna Waze di Ibukota. Selanjutnya, platform navigasi online itu bisa memberikan notifikasi apakah nomor plat kendaraan para penggunanya sesuai dengan hari pengimplementasian Ganjil Genap yang berlaku di jalanan yang akan dilewati oleh mereka.

Sebagai Kepala Dishub DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan bahwa fitur ini telah diluncurkan mulai hari Kamis lalu, tanggal 18 Oktober 2017. Kehadiran fitur tersebut diharapkan dapat membantu para pengendara saat melintas di ruas-ruas jalan yang diterapkan kebijakan Ganjil Genap.

"Tanggal 18 Oktober 2017, kita bersama Waze telah resmi meluncurkan fitur navigasi dengan implementasi kebijakan Ganjil Genap," ujarnya saat ditemui di Balai Kota, Jakarta, Kamis (19/10). "Kerjasama dengan Waze itu merupakan salah satu upaya kami untuk mengurangi tingkat kemacetan di wilayah ibukota."

Andri Yansyah menuturkan bahwa kerjasama ini telah bermula dari tahun lalu pada saat perwakilan dari Dishub DKI Jakarta dan Jakarta Smart City mempresentasikan kebijakan pengaturan lalu lintas Ganjil Genap yang diterapkan di ruas Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin.

"Presentasi dilakukan dengan menggunakan olahan data Waze pada acara Waze - CCP Summit Meeting yang bertempat di Google Paris. Dari situ, disepakati kerjasama ini," ungkapnya. FYI, fitur navigasi ini sejatinya telah diungkap oleh Di-Ann Eisnor selaku Director of Growth untuk Waze di saat perhelatan besar Google for Indonesia di Tanah Air pada beberapa waktu lalu.

Lima Langkah Pengaturan Ganjil Genap di Waze

Selaku Kepala Seksi Angkutan Orang dalam Trayek Dishub DKI Jakarta, Fajar Nugrahaeni menjelaskan bahwa untuk mengaktifkan fitur ini cukup. Para pengguna Waze hanya tinggal melakukan pengaturan pada aplikasi Waze yang ada di smartphone mereka.

Berikut adalah beberapa langkah untuk pengaturan tersebut.

  1. Bukalah aplikasi Waze seperti biasanya, lalu klik pada icon berbentuk kaca pembesar di sudut kiri bawah.

  1. Masuk ke menu Settings (Setelan) dengan mengklik pada icon berbentuk gerigi di sudut kiri atas.

  1. Pilih Navigation (Navigasi).

  1. Lalu, klik pada Licence plate restriction (Pembatasan nomor plat kendaraan).

  1. Masukkan dua digit terakhir nomor plat kendaraan yang digunakan.

"Nanti, secara otomatis, Waze akan me-rerouting dan memberikan arahan rute lintasan dengan menyesuaikan implementasi kebijakan Ganjil Genap tersebut," tuturnya. Fajar Nugrahaeni juga menambahkan bahwa penambahan fitur pembatasan lalu lintas dengan aturan Ganjil Genap tersebut baru dilakukan di Brazil dan Jakarta dari seluruh aplikasi Waze yang digunakan hampir di seluruh belahan dunia sejauh ini.

Navigasi dengan fitur tersebut juga sudah dilengkapi pengaturan untuk mengetahui implementasi Ganjil Genap yang hanya aktif pada jam sibuk di hari kerja, yakni pukul 07:00 sampai 10:00 WIB dan 16:00 sampai 20:00 WIB. Waze juga memastikan adanya pengaturan untuk mengenali pengecualian implementasi pembatasan Ganjil Genap pada hari-hari libur nasional.

Berdasarkan kinerja dari map editor lokal yang didukung oleh data Dishub DKI Jakarta dan Jakarta Smart City, Waze juga sudah menghadirkan fitur untuk menghindari persimpangan-persimpangan jalan Ibukota yang sedang menjalani konstruksi serta tidak bersinyal, dan sudah langsung dapat diaktifkan oleh para penggunanya.

"Bahkan, khusus untuk wilayah DKI Jakarta juga sudah ditambahkan lokasi parkir off street yang tersedia di dekat lokasi tujuan pengguna jalan. Contohnya, seperti parkir off street di IRTI Monas dan Thamrin 10," tandas Fajar Nugrahaeni.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top