LOADING
TIPS

Hero-Hero yang Kerap Dipilih di MSC 2018

Anduril   29 Jul 2018
Hero-Hero yang Kerap Dipilih di MSC 2018

Penyisihan grup MSC 2018 sudah berakhir, dari situ kita mendapatkan empat kandidat yang akan memperebutkan gelar juara MSC 2018. Dari penyisihan grup tersebut kami menemukan berbagai data menarik terkait hero-hero yang kerap dipilih oleh para pemain profesional. Berikut ini adalah daftanya.

Mobile Legends: Bang bang Games AndroidiOS Free Download Download

Jawhead, Chou, dan Bane

Ketiga hero ini hampir selalu hadir di setiap match yang terjadi di MSC 2018. Ketiga memiliki kemampuan fighter tetapi dengan daya tahan yang bisa menyaingi para tank.

Jawhead dipilih karena kemampuannya melakukan inisiasi sambil memberikan damage yang lumayan besar pada banyak target sekaligus. Selain itu, Jawhead juga bisa digunakan untuk membersihkan lane ataupun melakukan roaming dengan cepat.

Satu-satunya kelemahan Jawhead terletak pada attack speednya yang tidak terlalu cepat, sehingga efektivitasnya akan semakin berkurang di late game.

Chou dipilih para tim profesional yang berlaga di MSC karena memiliki kemampuan untuk melakukan inisiasi dengan sangat baik. Selain itu Chou juga memiliki shield yang bisa menyerap semua crowd control yang mengenai dirinya. Hal ini menjadikan Chou sangat keras dan sulit untuk dihadapi sendirian.

Kelemahan yang dimiliki Chou berhubungan dengan tingkat kesulitan penggunaan Chou. Para pengguna Chou harus bisa positioning dengan baik agar bisa menjalankan tugasnya sebagai disabler yang super tanky.

Bane berada di posisi yang unik di MSC 2018. Hero yang satu ini kerap dipilih karena memiliki gameplay yang sangat sederhana dengan equipment yang tidak terlalu rumit. Gilanya lagi Bane memiliki posisi penghancur tower nomor satu dengan damage yang enggak malu-maluin untuk ukuran fighter.

Satu-satunya kelemahan Bane adalah, dia akan mengalami kesulitan ketika berhadapan dengan para assassin yang super lincah yang memiliki burst damage sangat besar. Kelemahan ini timbul karena Bane harus mengarahkan skillnya terlebih dahulu sebelum akhirnya mengeluarkan skill tersebut.

Para Runner-up!

Selain ketiga hero di atas, kami juga menemukan berbagai hero yang paling sering dipick. Sayang hero-hero tersebut tidak bisa masuk ke dalam daftar di atas karena mereka juga kerap terkena banned alias tidak bisa digunakan.

Hero-hero yang masuk ke daftar ini dimulai dari Helcurt, Gussion, Martis, Lancelot dan Grock. Helcurt, Lancelot dan Gussion sama-sama mengemban fungsi yang sama. Ketiganya adalah damage dealer tebesar di Mobile Legends. Bedanya, Gussion dan Lancelot mengandalkan kecepatan gerakan, burst damage dan mobility skill miliknya, sementara Helcurt mengandalkan kemampuannya untuk melarikan diri dengan cepat, memberikan status silence dan mengeluarkan burst damage yang sangat besar.

Untuk Martis sang raja Ashura. Dia merupakan hero fighter dengan dua buah skill disabler sekaligus yang sanggup bertarung walaupun memiliki HP yang minim. Kondisi ini tercipta karena Martis memiliki damage yang sangat tinggi dan ultimate yang langsung terkena reset bila dia berhasil membunuh musuh dengan ultimatenya.

Untuk Grock, hero yang satu ini terbilang sangat unik. Grock memiliki kemampuan untuk memanipulasi Land of Dawn dengan skill miliknya. Selain itu Grock bisa saja melakukan creep blocking terus menerus tanpa pernah perlu pulang ke base karena kemampuan regenerasinya yang sangat besar selama Grock menempel ke tembok. Pada intinya, Grock kerap dipilih bila ada kesempatan tapi juga kerap terkena banned.

Auto Banned

Di antara semua hero yang ada di Mobile Legends, ada satu hero yang selama MSC 2018 hanya pernah muncul sekali saja karena lolos dari proses draft. Hero tersebut adalah Hayabusa sang Shadow of Iga.

Hayabusa selalu terkena banned karena kemampuannya yang tergolong imba saat ini. Karena mengalami rework pada skill Quad Shadow, Hayabusa berubah menjadi hero super licin yang tidak bisa dibunuh dengan mudah dan sangat merepotkan. Karena itu semua tim yang berlaga di MSC 2018 rata-rata lebih memilih untuk melakukan banned pada Hayabusa ketimbang dibuat pusing oleh sang Shadow of Iga.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
Dirgahayu Republik Indonesia
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top