NEWS

EVOS Esports, Tim MLBB Terbaik di Dunia per Tahun 2019!

en19ma   18 Nov 2019
EVOS Esports, Tim MLBB Terbaik di Dunia per Tahun 2019!

Gegap gempita ribuan pengunjung di Axiata Arena (Kuala Lumpur, Malaysia) menjadi saksi atas pertandingan paling bergengsi atas para jawara Mobile Legends dari seluruh penjuru dunia. M1 World Championship (11-17 November 2019) pada akhirnya sukses menyelesaikan pertaruhan gengsi antara 16 tim yang berasal dari 14 negara untuk menyebut diri mereka sebagai tim MLBB yang terbaik di seluruh dunia.

Sekilas ke belakang, 16 tim MLBB yang bertanding pada awalnya terbagi dalam 4 grup (masing-masingnya berisikan 4 tim) dalam babak Group Stage dengan pembagian seperti berikut ini:

Ada beberapa hal menarik yang terjadi dari hasil pertandingan babak Group Stage.

Pertama, dari 8 tim yang lolos ke babak Playoffs, hanya ada 2 tim non-MPL yang termasuk di sini, yaitu 10Second Gaming+ dari Jepang dan VEC Fantasy Main dari Vietnam. Sisanya, ada EVOS Legends (ID) dan RRQ dari MPL ID, Sunsparks dari MPL PH, Todak dan Axiata Esports dari MPL MY/SG, dan Burmese Ghouls dari MPL Myanmar.

Kedua, EVOS SG yang merupakan juara MPL MY/SG dan ONIC PH yang merupakan juara MPL PH justru gagal menunjukkan performa terbaik mereka. Ketiga, dua tim non-MPL yang lolos juga menarik --meski 10Second Gaming mungkin memang lebih menarik karena menjadi satu-satunya tim dari luar regional Asia Tenggara yang berhasil lolos ke babak Playoffs.

Saat Babak Playoffs berjalan, peringkat pertama yang dihasilkan dari masing-masing grup adalah RRQ, Burmese Ghouls, Todak, dan EVOS Legends yang mengawali perjalanan babak Playoffs pada Upper Bracket. Sedangkan peringkat kedua dari masing-masing grup, yakni VEC Fantasy Main, AXIS Esports, Sunsparks, dan 10Second Gaming, harus berjalan di Lower Bracket.

RRQ dan EVOS dari Indonesia berhasil memenangkan pertandingan mereka masing-masing dengan hasil yang cukup telak. RRQ menaklukkan Todak, sedangkan EVOS menggulingkan Burmese Ghouls --dengan skor masing-masing 2-0 tanpa balas. El Classico Mobile Legends Indonesia pun terjadi di panggung dunia, yang tepatnya berlangsung di Negeri Jiran.

Di sisi Lower Bracket, VEC Fantasy Main harus pulang pada giliran pertama setelah digunduli oleh Sunsparks. Sedangkan 10s Gaming berhasil memupuskan harapan dari salah satu tim tuan rumah AXIS Esports. Pertandingan tim Lower Bracket pun berlanjut. Kejutan pun terjadi. Burmese Ghouls berhasil menaklukkan Sunsparks dengan skor 2-1. Hal ini mengejutkan karena Filipina biasanya dikenal memiliki kemampuan yang cukup baik dalam bermain game-game MOBA.

Dengan hasil tadi, semua perwakilan dari Filipina pupus sudah. Hal ini juga menarik demi mengingat kembali ke 1 tahun yang lalu, tepatnya di MSC 2018, tim-tim Filipina benar-benar mendominasi turnamen tersebut dengan mengirimkan 2 timnya ke pertandingan final (All-Philippines Final) --Bren Esports (Aether Main) dan DigitalDevils Pro Gaming.

Di pertandingan Lower Bracket lainnya, 10s Gaming 'harus' dipaksa pulang oleh tim favorit tuan rumah, Todak. Dengan ini, semua tim yang tersisa adalah 4 tim yang berasal dari Asia Tenggara; yakni 2 tim Indonesia (EVOS dan RRQ di Upper Bracket), 1 tim Myanmar (Burmese Ghouls), dan 1 tim Malaysia. Meski begitu, perjalanan 10s Gaming di turnamen ini membuktikan bahwa MLBB ternyata juga menjadi perhatian serius oleh gamer mobile yang berada di sana.

Dengan fakta tadi, Burmese Ghouls pun harus berhadapan dengan Todak. Namun, tim dari Myanmar tersebut tampaknya memang masih belum dapat mengalahkan tim tuan rumah yang bermain di depan ribuan pendukungnya. Sedangkan, di Upper Bracket, EVOS masih melanjutkan tren baik mereka sejak MPL ID S4 dengan memukul mundur RRQ.

RRQ pun harus turun ke Lower Bracket menghadapi Todak. Untungnya, Lemon, Tuturu, dan kawan-kawannya memang terbukti lebih ganas jika dibandingkan dengan Cikuuuuu dan pasukan Todak lainnya. All-Indonesian Final pun terjadi, layaknya mengulang sejarah MSC 2019 (19-23 Juni 2019). Uniknya, meski sama-sama mempertandingkan 2 tim Indonesia, keduanya terbukti berbeda. Pada MSC 2019, finalnya terjadi antara ONIC Esports melawan Louvre --dengan kemenangan telak untuk ONIC. Belum satu tahun berjalan, kedua tim terkuat dari Indonesia dan Asia Tenggara sudah berganti. Selain itu, yang tak kalah menarik dari pertandingan final kali ini, adalah terulangnya Grand Final dari MPL ID S4 (26-27 Oktober 2019) antara RRQ melawan EVOS Esports.

Dengan terulangnya All-Indonesian Final di 2 turnamen internasional tersebut, terbuktikan bahwa Indonesia memang menjadi kawasan terkuat dalam hal dunia persilatan Mobile Legends, tak hanya sebatas tingkat Asia Tenggara saja namun juga tingkat Dunia di tahun 2019 ini.

Pertandingan antara EVOS dan RRQ pun terjadi sebagai penutup M1 World Championship. Pertandingan kedua antara dua tim besar tersebut pun lebih menarik jika dibandingkan dengan yang pertama. Mengapa begitu? Karena, RRQ bahkan berhasil mencuri poin pertama di pertandingan final dengan format Best-of-seven (Bo7). Pada game kedua, EVOS pun menyamakan kedudukan. Namun demikian, permainan Tuturu, Lemon, Xin, Vyn, dan Liam ternyata lebih ganas dari pertandingan mereka sebelumnya. Mereka pun meraih 2 poin kemenangan secara berturut-turut. Kedudukan sementara 3-1 untuk RRQ. Pertandingan pun berlanjut ke game kelima. Oura dan kawan-kawannya berhasil mencuri poin lewat permainan cepat mereka. Skor berubah jadi 3-2, masih dengan keunggulan untuk RRQ.

Bisa jadi, inilah pertandingan MLBB paling mendebarkan sepanjang masa. Pasalnya, EVOS menolak untuk kalah di game keenam, dan mereka berhasil menyamakan kedudukan 3-3. Game ketujuh pun harus dijalankan. Siapa pun pemenangnya, ketujuh pertandingan final kali ini layak untuk disaksikan kembali oleh semua fans esports atau pun gamer MLBB. Game terakhir, EVOS tampil begitu brutal dan pada akhirnya memenangkan pertandingan dengan cepat.

Kemenangan ini pun menorehkan cerita yang begitu berkesan untuk EVOS. Kenapa bisa? Karena, setelah 3 kali gagal membawa pulang piala MPL ID, mereka tak hanya berhak untuk menyandang gelar tim terbaik se-Indonesia, tapi kini juga tim terbaik sedunia.

Dengan hasil tadi, M1 pun selesai digelar. Berikut ini adalah distribusi prize pool-nya:

  • Juara 1 (EVOS Esports): USD 80,000
  • Runner-Up (RRQ): USD 40,000
  • Peringkat 3 (Todak): USD 20,000
  • Peringkat 4 (Burmese Ghouls): USD 12,000
  • Peringkat 5-6 (10s Gaming dan Sunsparks): USD 8,000
  • Peringkat 7-8 (VEC Fantasy Main dan AXIS Esports): USD 6,000
  • Peringkat 9-12 (EVOS SG, Team GOSU, Evil Esports, Deus Vult): USD 4,000
  • Peringkat 13-16 (Impunity KH, Candy Comeback, GEO Esports, ONIC PH): USD 3,000

Dominasi dari tim-tim Indonesia kali ini membuat Indonesia akan menjadi tuan rumah dari M2 tahun depan. Apakah Indonesia masih bisa mempertahankan gelar juara mereka? Apakah wilayah Asia Tenggara masih mendominasi ajang esports MLBB? Dan, apakah ada tim-tim di luar Asia Tenggara yang akan memberikan kejutan, layaknya 10s Gaming dari Jepang kali ini?

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
xnxxhamster sexoscar pornnube xnxxhamster sexoscar pornnube
To Top