NEWS

Dorong Keterbukaan Informasi lewat Jabar Open Data & Kerjasama dengan First Media

en19ma   17 Aug 2019
Dorong Keterbukaan Informasi lewat Jabar Open Data & Kerjasama dengan First Media

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, terus mendorong pemerintahan yang dinamis (dynamic government) demi menyukseskan visi Jabar Juara Lahir Batin. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan teori Pentahelix dalam bingkai dynamic government. Pentahelix sendiri merupakan pendekatan pembangunan melalui kolaborasi dengan Academic (akademisi), Business (swasta), Community (masyarakat), Government (pemerintah), dan Media atau sering disingkat ABCGM.

Kini, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) berupaya untuk mendorong keterbukaan informasi publik dan kemudahan akses data melalui program 'Jabar Open Data,' yang merupakan hasil kerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar. Platform untuk berbagi data melalui situs web data.jabarprov.go.id ini telah diluncurkan oleh Ridwan Kamil dalam acara Piala Humas Jabar 2019, 'Refleksi Satu Tahun Jabar Juara,' di The Trans Luxury Hotel Bandung (9/8/19).

Selain wujud inovasi, Jabar Open Data juga bertujuan untuk memastikan bahwa data bisa diakses dengan bebas dan mudah oleh publik sehingga menjadikan Jabar sebagai provinsi digital berdasarkan data dan teknologi. Lantas, bagaimana konsep dari Jabar Open Data sendiri? Nantinya, platform berisi data statistik sektoral mau pun statistik dasar yang berasal dari Perangkat Daerah, Instansi Vertikal, dan berbagai sumber data lainnya yang terdiri dari 312 dataset.

Pengelompokan berdasarkan isu sektoral ini terdiri dari data infrastruktur, ekonomi, kemiskinan, kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, pariwisata, dan kebudayaan. Selain dataset, konten open data menghadirkan beberapa gambar visualisasi data dan infografis agar menarik dan mudah untuk dibaca.

Launching Jabar Open Data diawali dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemdaprov Jabar dan Badan Pusat Statistik Jabar untuk meningkatkan komitmen dan sinergi dalam rangka penyediaan, pengembangan, dan pemanfaatan data serta informasi statistik.

Jabar Open Data menurut Setiaji, Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Barat, merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan inovatif. “Jabar Open Data diharapkan mampu menyediakan data yang akurat, terbuka, dan terintegrasi sebagaimana diamanatkan dalam Perpres 39/2019 tentang Satu Data yang sejalan dengan visi pemerintah provinsi,” kata Setiaji.

Selain inovasi program pemerintah, penerapan Pentahelix melalui bisnis dan media untuk mendukung percepatan pembangunan di Jabar diwujudkan melalui kerjasama dengan PT Link Net Tbk dengan merek First Media, yang merupakan penyedia TV Cable dan Fixed Broadband Cable Internet terkemuka di Indonesia.

Siaran West Java Network milik Biro Humas dan Keprotokolan Setda Jabar sudah bisa dinikmati pada layanan tv cable First Media di channel 50. Channel West Java Network merupakan bagian dari strategi PT Link Net Tbk dalam memperkuat channel lokal dan mengembangkan layanan First Media di Jawa Barat. Channel West Java Network yang tayang selama 24 jam ini merupakan TV channel Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yang menyajikan tayangan alternatif mengenai Jawa Barat dalam format berita, talkshow, feature, variety show, dengan semangat edukasi dan entertainment (edutainment).

Selain itu, PT Link Net Tbk juga mendukung pengembangan Jabar Digital Service, termasuk Aplikasi First Klaz sebagai salah satu program Jabar dengan tujuan untuk meningkatkan digital learning serta meningkatkan akses informasi masyarakat serta mempromosikan pembangunan Jabar.

Dalam kesempatan ini, Marlo Budiman selaku CEO & Presiden Direktur PT Link Net Tbk mengungkapkan, “Kami sangat antusias untuk membantu Pemprov Jabar dalam mensosialisasikan dan menginformasikan program-program yang dilakukan secara menyeluruh kepada masyarakat untuk mendukung transformasi Jabar sebagai provinsi yang penuh inovasi dan kolaboratif. Kerjasama ini sekaligus menunjukkan keseriusan kami dalam mengembangkan layanan First Media di Bandung Raya dengan dukungan 150.000 home passed yang mencakup kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat. Ke depannya, kami akan mengembangkan usaha dan jaringan ke kota dan kabupaten lainnya di Jawa Barat, seperti Cirebon, Purwakarta, Tasikmalaya, Cianjur, dan Sukabumi, untuk membantu mewujudkan Provinsi Jabar Juara.”

Ada pun Piala Humas Jabar 2019 menjadi refleksi atas satu tahun kepemimpinan Ridwan Kamil-Uu (Rindu) sebagai gubernur dan wakil gubernur Jabar terpilih periode 2018-2023. Selain launching Jabar Open Data, Piala Humas Jabar 2019 juga menggelar PR Summit yang menghadirkan Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah, hingga para praktisi humas. Dalam agenda malam puncak, Piala Humas Jabar 2019 telah memberikan penghargaan kepada berbagai insan humas dan protokol se-Jabar.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top