REVIEW

Dirikan Surga Metropolis Masa Depan dalam Pixel People

Andy Chan   27 Apr 2017
Dirikan Surga Metropolis Masa Depan dalam Pixel People

Siapa yang tidak kenal dengan SimCity? Dipublikasikan oleh Electronic Arts, game membangun kota buatan Maxis tersebut memang sangat mendunia. Tidak berhenti di situ saja, Chillingo yang merupakan divisi mobile di bawah Electronic Arts telah menugaskan LambdaMu untuk menciptakan sejenis game membangun kota yang unik, tidak sama dengan SimCity. Hasilnya adalah Pixel People untuk iOS dan Android ini.

Dalam Pixel People, pemain ditugaskan untuk mendirikan sebuah Utopia dimana penduduknya bukanlah merupakan manusia, melainkan klon dari manusia. Ini merupakan sebuah twist tersendiri dalam gameplay membangun kota metropolis yang biasanya ditawarkan secara sederhana oleh game-game sejenisnya.

Kunci utama dari pengembangan kota dalam Pixel People adalah para klon manusia tersebut. Para klon hadir tanpa kemampuan khusus, dan pemain harus melakukan splicing, alias menyambungkan dua unsur keahlian, untuk menciptakan sebuah keahlian baru. Misalnya melakukan splicing antara skill Mechanic dan skill Engineer akan menjadikan sebuah klon dengan keahlian Mechanical Engineering, atau melakukan splicing antara skill Asisstant dan skill Sheriff menjadi seorang Deputy.

Setiap kali pemain berhasil menemukan kombinasi klon baru, maka pemain akan diberikan sebuah blok baru yang berisikan tempat bekerja sesuai dengan pekerjaan klon tersebut. Contohnya menghasilkan seorang Sheriff akan memberikan sebuah Sheriff's Office untuk ditempatkan sesuai dengan keinginan pemain.

Masing-masing klon tersebut juga membutuhkan lokasi perumahan untuk bertinggal, sehingga cara mengembangkan kota cukup mudah. Hanya dengan membangun perumahan saja sambil tetap melakukan splicing pada para klon baru yang berdatangan. Pemain juga bisa membangun jalanan untuk mempercantik kota. Namun, ada keterbatasan tertentu dalam pembangunan kota, yaitu jumlah tanah. Jika sudah mencapai jumlah tanah yang maksimal, maka pemain diharuskan membayar sejumlah uang untuk melakukan ekspansi kota, 10 blok tanah sekali bayar. Dan seperti biasa, semakin tinggi jumlah tanah yang dibutuhkan, maka semakin mahal pula uang yang harus dibayar.

Cara mendapatkan uang cukup mudah. Semakin banyak klon yang bekerja, maka semakin tinggi juga pemasukan kota milik pemain. Di sini, pemasukan bakal hadir secara otomatis, namun ada saatnya juga bagi pemain diharuskan untuk menyentuh bangunan tersebut. Karena, sekali setiap beberapa saat, bangunan akan berhenti bekerja dan pemasukan pun menjadi terhenti.

Uniknya, ada beberapa bangunan yang memiliki fitur khusus. Seperti perusahaan telepon yang memberikan kemampuan untuk mengunjungi kota milik pemain lain secara online, kantor sheriff untuk mengecek credits game-nya, kantor polisi untuk mengecek Achievement, dan sebagainya.

Sesuai dengan nama game-nya, grafis yang diusung oleh Pixel People juga menggunakan pixel art yang dianimasikan secara bagus. Sehingga, kalau kotanya dilihat secara zoom out, terlihat seperti sebuah kota yang hidup, lengkap dengan para Pixel People berkeliaran di jalan raya. Mungkin satu kekurangan dari grafisnya adalah apabila ponsel yang Anda miliki tidak mempunyai layar yang luas, karena akan mempengaruhi tampilan interface yang menjadi agak susah dibaca. Di luar dari itu, game-nya memiliki soundtrack yang bisa membuat suasana jadi tenang bagaikan berada di Utopia.

Pixel People hadir secara free-to-play, tidak butuh koneksi Internet untuk dimainkan kecuali jika pemain ingin menghubungkan account mereka ke Facebook dan bisa mengunjungi kota buatan pemain lain. Kota buatan pemain juga bisa ditinggal dalam beberapa waktu lamanya. Dan, para Pixel People akan tetap terus beraktifitas sambil menghasilkan uang sampai para penduduknya bakal lelah dan berhenti bekerja di suatu saat. Jika hal ini terjadi, pemain harus masuk ke dalam game-nya dan membangunkan mereka lagi agar bisa melanjutkan pekerjaan.

Ada sedikit microtransaction di sini untuk membeli mata uang Utopia, mata uang premium ini bisa digunakan untuk membeli uang in-game dan melakukan riset atau pun mempercepat pembangunan gedung di kota yang terkadang membutuhkan waktu lebih dari sehari untuk bisa diselesaikan. Namun, secara garis besar, mata uang Utopia ini tidak perlu dibeli karena bisa didapatkan secara cuma-cuma hanya dengan memainkan game-nya saja.

Nah, bagi Anda yang menginginkan sebuah game membangun kota yang tidak terlalu rumit, unik, mudah dinikmati, dan bisa dimainkan dengan santai, maka Pixel People buatan LambdaMu ini pantas untuk dicoba. Jangan terlalu dipikirkan bahwa game ini sebenarnya adalah sebuah "peternakan manusia" yang terselubung, ya!

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
istanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escort
dubai escortsdubai escortsdubai escortsdubai escorts
istanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escort
dubai escortsdubai escortsdubai escortsdubai escorts
istanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escortistanbul escort
pornopornopornopornopornoporno
pornopornopornopornopornoporno
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top