REVIEW

Detective S: Temukan Perbedaan Gambar & Pecahkan Kasus Kriminalnya

Andy Chan   30 Nov 2020
Detective S: Temukan Perbedaan Gambar & Pecahkan Kasus Kriminalnya

Lima tahun yang lalu, seorang detektif yang juga merupakan ayah dari S meninggal dunia. Lebih tepatnya, dia dibunuh ketika sedang mengejar pembunuh berantai. Satu-satunya petunjuk yang ditinggalkan oleh pembunuhnya adalah sebuah kancing kayu dengan ukiran ular di atasnya. Meskipun polisi sudah berupaya menangkap sang pembunuh, apa daya ternyata memang para polisi pun tidak kompeten. Akhirnya sang ayah pun dilupakan dari dunia, dan S pun memutuskan untuk menjadi detektif dan menangkap para pelaku kriminal. Sampai akhirnya di suatu hari, sebuah kasus memunculkan kembali petunjuk yang tidak asing baginya, sebuah kancing kayu! Ternyata sang pembunuh masih berkeliaran dan membunuh orang! S pun kembali mengejar jejaknya dan mencoba untuk menangkap sang pembunuh ayahnya. Itulah sedikit latar belakang dari permainan detektif yang berjudul Detective S.

Bergenre "Temukan Perbedaan"

Detective S adalah game karya Rawhand Games, di mana pemain berperan sebagai sang detektif S dibantu oleh asistennya K. Tugas pemain adalah untuk menyelidiki setiap kasus pembunuhan yang diatur oleh si kancing kayu, dan mencoba untuk menangkapnya. Tapi tipe permainannya sendiri bukanlah seperti umumnya game detektif (hidden objects, puzzle match-three), melainkan bertipe "Cari Perbedaan Gambar". Tentu saja, gambar yang dimaksud adalah sebuah TKP, dan yang berbeda adalah petunjuk-petunjuk kasus.

Menemukan Perbedaan di Gambar

Di setiap scene, pemain akan diberikan sebuah cerita terlebih dahulu sebagai konteks, lalu mereka akan dibawa ke sebuah TKP. Nah, pemain lalu akan dihadapkan dengan dua buah foto layar TKP tersebut yang dibagi menjadi atas dan bawah. Pemain tinggal menyentuh lokasi mana yang berbeda di antara kedua gambar tersebut untuk menyelesaikan level-nya.

Batasan Waktu

Pemain tidak bisa santai-santai saja dalam memeriksa TKP. Mereka akan dihadapkan dengan batasan waktu yang cukup ketat, dan kalau sampai habis, mereka harus mengulang level tersebut. Pemain juga harus waspada jangan menyentuh layar sembarangan jika memang belum menemukan perbedaan, karena akan diberikan penalti berupa pengurangan waktu.

Sistem Life untuk Segalanya

Game ini memiliki sistem Life yang berjumlah total 5 buah. Setiap pemain memeriksa sebuah TKP, mereka akan menggunakan satu buah Life. Uniknya, pemain juga bisa menghabiskan Life ini untuk menggunakan Hints yang akan menunjukkan perbedaan di layar. Nah, berhubung Life ini kembalinya lama sekali, bisa dibilang sistem bakar Life ini adalah kekurangan juga dari game-nya. Pemain akan benar-benar dibatasi dalam memainkan Detective S, kecuali mereka bersedia menonton video iklan untuk mengembalikan Life secara instan.

Data Kasus yang Lengkap

Tidak seperti game-game detektif lainnya, Detective S ternyata memiliki fitur data kasus yang sangat lengkap. Pemain bisa memeriksa timeline kejadian pembunuhan tersebut, lalu bukti-bukti yang ada, serta sebuah log dari percakapan yang terjadi. Pemain wajib menyimak percakapan dalam kisah detektif ini, kalau tidak, mereka akan bingung dengan cerita yang cukup kompleks namun menghibur hati ini.

Artwork gaya Webtoon yang Menawan

Detective S adalah sebuah game berbasiskan visual novel, dengan permainan utama berbentuk "Cari Perbedaan Gambar". Mendukung tipe permainan seperti ini adalah gaya gambar yang digunakannya, yaitu webtoon. Setiap karakter dan TKP, tampak menawan, bagaikan pemain sedang membaca sebuah webtoon, apalagi ditambah dengan iringan lagu bernuansa detektif, serta kustomisasi skin untuk S, membuat penyelidikan pemain akan terasa menyenangkan. Satu hal yang perlu dilakukan oleh pemain adalah untuk memperterang layar ponsel pintar, karena akan ada banyak perbedaan yang berada di tempat gelap sehingga kurang jelas terlihat kalau layarnya tidak terang benderang.

99% Wajib Online

Secara teknis, Detective S yang disajikan secara free-to-play ini adalah game offline, dan bisa dimainkan tanpa koneksi Internet sama sekali. Namun kalau pemain tidak menyalakan Internet, maka permainan akan benar-benar menjadi terbatas, dan bahkan terhenti secara cepat. Ini akibat keberadaan sistem Life yang tidak akan terisi apabila pemain tidak terhubung ke Internet, akibatnya ya, pemain wajib untuk online. Apabila dibutuhkan, game ini juga menyediakan mikrotransaksi untuk pembelian mata uang premium Diamond, yang berguna untuk membeli Life.

Sebenarnya game detektif yang satu ini benar-benar bagus dan menantang, namun dengan keberadaan sistem Life yang waktu tunggunya terlalu lama, bisa-bisa pemain kesal duluan karena hanya bermain sebentar saja sebelum harus menunggu bisa main kembali.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top