REVIEW

Dentures and Demons, Graphic Adventure Klasik di Ponsel Pintar Modern

Andy Chan   22 Jan 2021
Dentures and Demons, Graphic Adventure Klasik di Ponsel Pintar Modern

"Hal-hal aneh terjadi di Varedze...", begitulah kira-kira kata-kata yang umum terdengar di lokasi tersebut. Pegunungan, hutan, dan danau, semuanya bisa membuatmu tersesat, terutama jika kamu adalah orang asing yang datang karena menghindari stress. Mari kita ikutil kisah Detektif Junior Peexelated dalam petualangannya menyelidiki kasus sekte berbahaya dalam game yang berjudul Dentures and Demons ini.

Game Petualangan yang Unik

Dentures and Demons adalah sebuah game graphic adventure klasik, mirip seperti game-game adventure di tahun 90'an dulu. Game Sui Arts ini mencampurkan antara petualangan misterius serta serunya memecahkan puzzle, di mana pemain akan ditantang pengetahuannya, kecerdasarannya, bahkan kesabaran hingga refleksnya untuk memecahkan puzzle agar bisa menyelesaikan kisahnya yang mengambil setting di dalam sebuah rumah misterius yang mungkin berhantu. Apakah kalian akan bisa memecahkan misteri di rumah misterius tersebut, atau akankah kalian menjadi salah satu korbannya?

Pengendalian ala Tombol Virtual

Biasanya game-game graphics adventure itu menggunakan kendali point & click seperti sebuah mouse, namun Dentures and Demons agak berbeda sedikit, karena pemain mengendalikan karakternya menggunakan tombol panah kiri dan kanan untuk bergerak. Tersedia juga tombol tanda seru untuk berinteraksi dengan dunia game-nya, seperti untuk mengambil barang atau memeriksa sesuatu, serta sebuah tombol inventory untuk memeriksa apa saja barang yang sedang dibawa saat ini.

Penggunaan Inventory

Game adventure yang baik biasanya mewajibkan pemainnya untuk berpikir apa kegunaan dari barang-barang yang ada di inventory-nya. Jadi pemain bisa menggunakan barang yang berada di inventory-nya dengan langsung melakukan drag & drop ke arah benda yang diinginkan, seperti menarik bangku dari inventory ke medan permainan untuk menaruhnya di lokasi tertentu, atau menggunakan bumerang untuk menimpuk sesuatu.

Ada Momen Arcade

Meskipun game ini bergenre graphic adventure, namun ternyata permainannya tidaklah sesantai dan hanya memecahkan puzzle saja seperti yang diperkirakan. Akan ada segmen-segmen arcade yang butuh kecekatan pemain, sehingga bagi mereka yang murni menggemari graphic adventure, mungkin akan kurang suka dengan fitur yang satu ini.

Achievement-achievement Kocak

Sebagai pelengkap game, pemain akan bisa mencoba untuk meng-unlock berbagai achievement yang lucu-lucu. Biasanya achievement ini akan dihadiahkan kepada pemain yang kreatif atau yang mencoba hal-hal kocak, seperti memberikan jangkar kepada Timmy untuk mendapatkan achievement "Timmy the Sailor". Ada total 24 buah achievement yang bisa didapatkan, dan menjadi tantangan yang menarik bagi pemainnya.

Walkthrough Langsung Disediakan

Uniknya, jika kalian mentok dalam petualangan ini, tidak ada fitur-fitur hints atau sejenisnya yang harus dibayar menggunakan uang asli atau menonton iklan. Cukup sentuh bagian atas di layar judul, maka kalian akan langsung dibawa ke halaman web Sui Arts yang berisikan walkthrough permainan secara cuma-cuma dalam bentuk video YouTube!

Bergaya Retro Pixel Art

Dentures and Demons ditampilkan dengan artwork bergaya retro pixel art. Jadi boleh dikatakan kalau game ini seperti terinspirasi oleh permainan di tahun 80-90'an seperti Maniac Mansion, bahkan settingnya pun mirip-mirip. Tapi seperti biasa, sebaiknya game ini dimainkan dengan brightness maksimum, agar pemain bisa melihat jelas ada barang apa saja di medan permainan, karena memang setting-nya cukup gelap. Sedikit catatan, dialog-dialog dalam game ini boleh dibilang cukup mengandung sarkasme dan hal-hal yang mungkin bisa menyinggung orang.

Gratis, tapi Bisa Beli Ekstra

Sebenarnya Dentures and Demons ini bisa dimainkan tanpa perlu membeli apa-apa. Tapi kalau pemain ingin mendapatkan hal ekstra, seperti skenario tambahan, maka mereka dipersilahkan untuk membelinya seharga Rp. 21.000,-. Dapatnya lumayan banyak, ada Boss Director's Cut, Watch the Door!, Public School of Witchcraft and Wizardry, Zombies are coming!, Merry Chrismas you damned animal!, dan Surfing in Varedze. Game ini sendiri tidak menggunakan sistem stamina dan bisa dimainkan secara offline, namun masih tetap menampilkan iklan di tengah-tengah permainan. Pembelian Rp. 21.000,- tersebut akan sekaligus juga menghilangkan iklan.

Inilah dia game yang sangat menarik bagi para penggemar macam-macam graphics adventure di tahun 80-90'an dulu. Mainkan Dentures and Demons, dan pecahkan misteri di Varedze sekarang juga!

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top