NEWS

Data Tunjukkan Perkembangan Industri eSports dan Gaming; Tak Dapat Dipandang Sebelah Mata

en19ma   29 Dec 2018
Data Tunjukkan Perkembangan Industri eSports dan Gaming; Tak Dapat Dipandang Sebelah Mata

E-Sports dan gaming menjadi salah satu topik hangat yang dibicarakan oleh masyarakat di tahun 2018. Mengambil data riset dari Statista, pendapatan di sektor eSports telah berkembang hingga mencapai empat kali lipat dibandingkan sejak tahun 2012, yang mana pendapatan di sektor eSports hingga tahun 2017 mampu mencapai 493 juta Dollar AS. Lebih jauh lagi, riset tersebut memperkirakan kancah kompetisi video game di tingkat profesional akan mampu menarik revenue hingga 1,6 milliar Dollar AS.

Dimasukkannya cabang eSports ke dalam ajang olahraga multi-cabang tingkat internasional menjadi pemantik utama. Dimulai dari turnamen eksibisi eSports di Asian Games 2018 di Jakarta per bulan Agustus lalu, hingga diumumkannya eSports sebagai cabang olahraga resmi untuk dipertandingkan di SEA Games 2019 serta Asian Games 2022. Secara keseluruhan, Asia Pasifik menjadi kawasan terdepan dalam memanfaatkan ceruk pendapatan dari sektor video game dan eSports. Hingga tahun 2017, benua Asia terhitung menyumbang sekitar sepertiga dari total pendapatan di sektor eSports secara global di angka 406 juta Dollar AS, mengalahkan kawasan-kawasan lainnya.


Proyeksi Pendapatan di Sektor eSports secara Global dari Tahun 2012 hingga 2021 (Sumber: Statista 2018)

Banyak yang tidak diketahui masyarakat, pergelaran eSports di kancah dunia sudah sangat diakui dan perkembangannya pun gencar. Sebagai pembanding dengan gelaran olahraga lainnya, apabila dilihat dari besarnya total hadiah yang diberikan, pergelaran The International, yang merupakan turnamen Dota 2 terbesar di dunia, mampu menawarkan total hadiah mencapai 25 juta Dollar AS di tahun 2018 –jauh melebihi total hadiah yang ditawarkan oleh turnamen-turnamen olahraga lainnya, seperti NBA Championship (sebesar 13 juta Dollar AS) atau FIFA Confederations Cup (sebesar 20 juta Dollar AS).

Di sisi lain, platform live streaming menjadi faktor penting dari perkembangan turnamen video game menjadi olahraga massal. Sebagai salah satu platform terdepan penyedia layanan live streaming khusus gaming dan eSports, Nimo TV aktif memberikan dan menyediakan variasi konten gaming dan eSport yang disukai oleh masyarakat, yaitu dengan memberikan akses eksklusif menyaksikan berbagai turnamen gaming dan eSports berkelas dunia.

Selaku Head of Marketing Nimo TV Indonesia, Kevin Raharja mengatakan, "Kami melihat minat penonton Nimo TV untuk menyaksikan live streaming turnamen setingkat Asia Tenggara dan nasional. [Hal ini] membuktikan betapa pesatnya pertumbuhan industri eSports di Indonesia. Live streaming turnamen, seperti South East Asia Cyber Arena (SEACA) 2018 dan PUBG Indonesia National Championship 2018, berhasil menyedot banyak penonton, dan ini membuat kami optimis akan pertumbuhan platform live streaming gaming seperti Nimo TV. Nimo TV juga menyiarkan secara langsung turnamen eSports berkelas dunia, seperti ESL Pro League, CS: Go, dan Arena of Valor International Championship, yang banyak diminati masyarakat Indonesia.”

Tingginya angka pengguna dan popularitas yang terus berkembang menjadi faktor kunci untuk memprediksi pertumbuhan platform live streaming di tahun 2019. Menurut badan riset Research and Markets, pertumbuhan pasar live streaming sejak tahun 2016 telah mencapai angka 30 miliar Dollar AS dengan proyeksi pertumbuhan meningkat hingga lebih dari dua kali lipat secara global pada tahun 2021 dengan angka 70 miliar Dollar AS. Selain itu, sebanyak 81 persen pengguna internet menonton lebih banyak konten live streaming dengan 63 persen di antaranya berusia antara 18 hingga 34 tahun. Terkhusus untuk Indonesia, meningkatnya minat terhadap konsumsi layanan live streaming khusus gaming dan eSports terpicu karena membaiknya prasarana pendukung, seperti stabilnya jaringan internet yang sudah didukung 4G yang cukup merata dan semakin terjangkaunya harga serta banyaknya pilihan telepon pintar berbasis 4G yang tersedia di pasaran.

Lebih lanjutnya, Kevin mengatakan, "Di Indonesia, kami melihat pertumbuhan pasar live streaming akan semakin meningkat memasuki tahun 2019. Selain karena pertumbuhan pesat komunitas eSports di beberapa daerah di Indonesia, seperti di Kalimantan dan Sulawesi, banyaknya penyelenggaraan turnamen eSports sepanjang tahun 2018 juga memberikan kontribusi besar atas pertumbuhan tersebut. Semakin besarnya kebutuhan masyarakat akan tontonan berkualitas terhadap gaming dan eSports menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya industri ini telah terbangun. Oleh sebab itulah, Nimo TV senantiasa berupaya menambah gamer profesional eSports untuk bergabung dan melakukan live streaming di Nimo TV untuk berinteraksi dengan masyarakat.”

Gamer profesional eSports yang sudah bergabung dalam Nimo TV sebagai streamer di antaranya adalah Jess No Limit, SuperNayr, Benzer Ridel, Emperor, dan banyak lagi yang lainnya. Mereka rutin melakukan live streaming di Nimo TV dan berinteraksi dengan penontonnya. Platform aplikasi Nimo TV pada saat ini sudah dapat diunduh di PlayStore dan AppStore.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top