REVIEW

Darkest AFK: RPG Midcore Offline yang Bergaya Gothic

Andy Chan   03 Mar 2021
Darkest AFK: RPG Midcore Offline yang Bergaya Gothic

Kegelapan telah datang ke dunia, di mana banyak monster yang menyerang dan ingin menghancurkannya. Siapa yang bisa membela dunia ini? Tidak lain tidak bukan adalah sekumpulan heroes yang menemani dirimu! Jadilah seorang monster hunter, habisi musuh-musuh yang menyerang, dan selamatkanlah dunia dari kehancuran dalam game RPG yang berjudul Darkest AFK ini.

Sebuah Idle RPG

Darkest AFK adalah sebuah game RPG bergaya idle, di mana pemain bisa bebas main tanpa perlu berbuat apa-apa. Game karya Three wishes slot machines game studio ini akan membawamu untuk mengikuti kisah menarik di dunia RPG ini, lengkap dengan berbagai macam monster untuk dikalahkan, serta loot untuk dikoleksi.

Metode Perang melawan Monster

Pada dasarnya, pemain tidak perlu melakukan apa-apa dalam berperang melawan monster, karena memang pertarungan di sini terjadi secara otomatis. Pemain bisa menyetel sendiri anggota tim yang akan dibawanya untuk berperang melawan monster, dan mereka akan berjalan sendiri, mengalahkan monster-monster yang mereka temui. Tapi hati-hati, karena kalau monster-nya terlalu kuat, bisa-bisa malah tim pemain lah yang dibantai habis.

Penalti akan Kekalahan

Kalau pemain sampai mengalami kekalahan dalam bertarung, maka akan ada penalti yang menantinya. Penalti ini bisa berbagai macam bentuknya, salah satunya adalah pengurangan stats untuk sementara waktu. Jadi pemain harus menunggu sampai penalti ini pergi dengan sendirinya kalau tidak mau karakternya menjadi lebih lemah.

Penggunaan Skill

Setiap karakter memiliki skill masing-masing yang unik. Archer, misalnya, memiliki skill untuk menembak banyak panah ke arah musuh, atau Paladin bisa melakukan healing kepada anggota timnya, dan lain sebagainya. Untuk menggunakan skill ini, cukup sentuh tombol skill yang ada di bawah layar begitu meterannya sudah penuh. Nantinya skill ini bisa diotomatisasikan juga penggunaannya.

Penggunaan Spell

Selain membawa tiga anggota tim, pemain juga bisa memasang satu buah sihir untuk membantu pertarungan. Spell ini terbatas penggunaannya, karena dia memakai Mana. Kalau Mana ini sampai habis, maka pemain tidak akan bisa menggunakan spell untuk sementara waktu. Pemain bisa mengisi Mana kembali dengan cara membelinya, atau bisa juga menunggu sampai Mana tersebut terisi kembali dengan waktu tunggu yang lumayan lama.

Mengunjungi Kota

Setelah lelah mengalahkan monster, pemain bisa membawa timnya untuk mengunjungi kota. Di sini mereka akan bisa melakukan berbagai macam hal, seperti mengunjungi bar untuk istirahat, mengunjungi Magic Tower untuk mendapatkan sihir baru, merekrut Hero baru, ke toko untuk membeli peralatan, dan lain sebagainya. Selain itu, pemain juga bisa mengakses menu di bagian bawah layar untuk mengenakan berbagai macam gear kepada karakternya, sekaligus menaikkan level mereka.

Artwork Khas bergaya Gothic

Gaya artwork bernuansa Gothic yang digunakan oleh Darkest AFK tentunya tidak asing bagi para gamer. Hal ini disebabkan karena game-nya sangat terinspirasi dari game berjudul Darkest Dungeon, sebuah hardcore roguelike karya Red Hook Studios, sehingga gaya gambar dan nuansa permainannya pun benar-benar mirip. Namun bedanya, game ini boleh disebut "midcore", karena jauh lebih mudah dibandingkan dari Darkest Dungeon.

Idle dan Offline

Darkest AFK merupakan game gratisan yang bisa dimainkan secara offline. Tim kalian juga akan terus berperang melawan monster sekalipun game-nya tidak sedang dimainkan, sehingga begitu pemain kembali menyalakan game-nya, mereka akan mendapatkan material, experience, dan equipment tanpa perlu sibuk melakukan apa-apa. Game-nya sendiri tidak menggunakan sistem stamina, meskipun ada beberapa hal yang membutuhkan waktu tunggu, seperti menghilangkan penalti, atau menunggu Mana kembali terisi. Pemain juga bisa membeli mata uang premium Gems dengan uang asli di dalam in-game shop, yang juga menjual paket-paket menarik, serta model subscription.

Game-nya sendiri tidaklah jelek, namun harus diakui kalau gaya artwork yang digunakan oleh Darkest AFK ini memang bukan untuk semua orang. Tapi jika kalian berpikir Darkest Dungeon adalah game yang terlalu hardcore, mungkin Darkest AFK ini bisa menjadi penggantinya.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top