REVIEW

Contra: Return, Penuh Kenangan dan Ledakan

Anduril   21 Sep 2018
Contra: Return, Penuh Kenangan dan Ledakan

Seri Contra yang pertama kali muncul di tahun 1987 ini dibuat pertama kali oleh Konami saat developer tersebut belum berubah menjadi penjahat seperti sekarang ini. Bisa dibilang Contra adalah game yang selalu menemani masa kecil kami, sekaligus menjadi game yang mengajari betapa getirnya hidup ini. Bayangkan dari kecil kita sudah harus berhadapan delapan stage yang sangat sulit untuk dilewati, sampai akhirnya kita memasukkan cheat code berupa, atas, atas, bawah, bawah, kiri, kanan, kiri, kanan, B, A, Start.

Nah, bermaksud mengenang semua pengalaman yang kamu lalui di Contra, Tencent Games menggandeng Garena untuk merilis Contra: Return di Indonesia. Game ini pertama kali meluncur pada 6 Juni 2017 di Tiongkok, sebelum akhirnya masuk ke Indonesia pada tanggal 20 September 2018.

Kisah Contra: Return dimulai setelah jatuhnya Persemakmuran (2625-2626). Claudius (dikenal sebagai Gordea dalam permainan lain), mantan senator yang terlibat dalam kegiatan kriminal, berhadapan dengan pemerintah Federasi dan memutuskan untuk menghidupkan kembali Kekaisaran. Untuk melakukannya, ia menciptakan perusahaan militer swasta yang kemudian dikenal sebagai Tentara Red Falcon.

Pada 2638, objek kosmik yang tidak dikenal mendekati Bumi dan menyebabkan munculnya beberapa "dark area" (salinan tempat-tempat nyata). Sementara itu, Bill Rizer dan Han Feng menemukan Red Falcon yang dihidupkan kembali di Kepulauan Galuga. Mereka juga menemukan sebuah laboratorium yang telah dikuasai oleh zombie. Makhluk-makhluk ini adalah sisa-sisa percobaan gagal yang dilakukan oleh ilmuwan kepala, Dokter Geo Mandrake, dalam usahanya untuk "menghidupkan kembali" (klon) putrinya yang telah mati, Lucia.

Perang panjang segera terjadi, ditandai dengan dimulainya kudeta 2639. Pada saat inilah Triumvirat (musuh utama Contra: Shattered Soldier) memasuki panggung. Para zombie berhasil menguasai "dark area" dan menyatakan perang terhadap kemanusiaan. Karena kondisi ini para pahlawan harus kembali berjuang melawan Red Falcon, alien, zombie, dan mantan komandan pada saat yang bersamaan.

Contra: Return menggunakan skema kontrol yang biasa digunakan di MOBA ataupun game action lainnya. Karena ini merupakan game sides corlling, maka kamu akan menemukan fungsi auto target yang akan memudahkanmu dalam urusan menembak musuh dalam berbagai ketinggian dan posisi. Sayang, sistem ini sepertinya memiliki prioritas yang membingungkan sehingga acap kali membuat kami salah tembak atau membuang peluru spesial pada target yang salah.

Berbeda dengan Contra klasik, Contra: Return mengenal yang namanya meteran HP. Jadi kamu tidak akan langsung pingsan begitu ditabrak oleh musuh yang muncul secara acak dari segala penjuru. Pada intinya Contra: Return dibuat lebih mendekati ke arah RPG ketimbang side scrolling pada umumnya.

Untuk bertempur menghadapi musuh, kamu diberi berbagai kemampuan, senjata dan karakter yang bisa diganti-ganti. Pada awalnya kamu hanya bisa menggunakan Bill Rizer dan berbagai senjata sederhana. Seiring waktu, kamu jadi bisa menggunakan Han Feng, Fang, Lance Bean, Snow Bell dan beberapa karakter lainnya. Masing-masing karakter ini memiliki skillnya sendiri-sendiri, jadi kamu harus benar-benar memperhatikan siapa yang hendak kamu gunakan. Apakah cocok atau tidak dengan stage yang sedang kamu hadapi.

Contra: Return Games AndroidiOS Free Download Download

Mungkin kamu akan kebingungan dengan susunan level yang berubah bila dibandingkan dengan Contra klasik, tapi perubahan ini masih bisa diterima karena kami tetap menemukan berbagai musuh yang menjadi favorit kami dulu. Yes, yang kami maksud adalah Garmakilma, sang super komputer setinggi tiga lantai yang akan menghujani kamu dengan serangan kanon dan bola energi.

Karakter dan senjata dalam game ini bisa diperoleh melalui gacha dan bisa diupgrade agar semakin kuat. Sistem ini menjadikan kamu berhadapan dengan tembok IAP sekali lagi yang kemungkinan besar akan mengganjal langkahmu bila kamu tidak terlalu hobi grinding di dalam game.

Contra: Return adalah sebuah hiburan yang solid bagi anak modern ataupun orang-orang tua yang hidup di zaman Contra menghiasi TV tabung yang sedang menjalankan NES. Game ini menggabungkan kenangan masa lalu, grafis modern dan musik tekno yang kental. Jadi apakah kamu sudah siap untuk mengendalikan Bill Rizer dan Lance Bean? Kalau kami sih lebih dari siap.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top