LOADING
REVIEW

Cara Menghindari Brick pada Smartphone Android

Dikdok   14 Jan 2018
Cara Menghindari Brick pada Smartphone Android

Sebagaimana telah dijelaskan pada artikel sebelumnya, Brick merupakan sebuah kondisi pada perangkat smartphone Android dimana perangkat tidak berhasil masuk ke dalam sistem atau bahkan mengalami mati total.

Begitulah. Brick merupakan sebuah kejadian yang sangat jarang terjadi atau mungkin bisa disebut sebagai kejadian yang langka pada ponsel Android, tapi itu bukan mengartikan bahwa ponsel kalian tak akan mengalami Brick, lho!

Brick bisa terjadi karena diakibatkan adanya kesalahan pada saat melakukan update, gagal di saat melakukan Unlocking Bootloader, gagal pada saat melakukan Flashing Firmware, Kernel yang corrupted, dan yang paling sering serta mungkin untuk terjadi adalah dikarenakan sang pengguna kerap mengutak-atik Android.

Jika pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai pengertian Brick dan penyebabnya, maka Jurnal Apps kali ini akan melanjutkan membahas cara-cara untuk menghindari terjadinya Brick pada Android.

Tidak usah menunggu lebih lama lagi, berikut adalah cara-cara menghindari Brick pada smartphone Android:

Install Custom Recovery

Meng-install Custom Recovery merupakan salah satu cara terbaik yang bisa kalian lakukan untuk pertama kalinya jika ingin terhindar dari Brick. Pasalnya, pada Recovery bawaan, biasanya hanyalah disediakan sedikit opsi, yaitu cuma tersedia Reboot, Factory reset, dan juga Install update.

Dengan menggunakan Custom Recovery, kalian setidaknya akan mendapatkan beragam opsi tambahan untuk melakukan backup system.

Backup system sendiri biasanya bakal digunakan ketika kita akan melakukan instalasi custom ROM pada sebuah Android. Jadi, ketika terjadi suatu kendala pada saat menjalani proses instalasi, maka kita bisa mengembalikannya ke ROM yang sebelumnya.

Pelajari Hard-Reset

Dengan mengetahui cara untuk melakukan Hard-Reset pada smartphone Android kalian, maka kalian pun akan dengan mudah dapat mengembalikan smartphone ke pengaturan awalnya.

Melakukan Backup

Menyimpan data penting ke dalam sebuah Backup adalah wajib hukumnya bagi para pengguna smartphone. Pasalnya, bila sampai terjadi sesuatu terhadap smartphone kalian -misalnya Brick, maka kalian tidak perlu merasa cemas akan kehilangan data-data penting.

Ada beberapa cara untuk melakukan Backup, di antaranya adalah dengan menggunakan Custom Recovery CWM/TWRP atau melakukan Backup ke PC.

Pelajari Fastboot dan ADB

Cara terakhir yang bisa dilakukan untuk mengindari Brick pada Android adalah dengan mempelajari Fastboot dan ADB pada perangkat Android.

Fastboot merupakan alat diagnostik yang bisa digunakan untuk melakukan modifikasi sistem file pada Android melalui komputer ketika smartphone tengah berada di dalam mode Bootloader. Perintah untuk memodifikasi sistem file pada Android dapat kalian kirimkan melalui Command Prompt (Admin) pada PC.

Sedangkan ADB sendiri merupakan singkatan dari Android Debug Bridge, yang terdiri atas client dan server yang akan berkomunikasi satu dengan lainnya. Secara sederhananya untuk yang belum paham, ADB dalam istilah awamnya merupakan jembatan penghubung antara PC dan Android untuk saling berkomunikasi.

Jadi, ketika kalian sudah memahami Fastboot dan ADB maka kalian nantinya akan bisa melakukan Root, Flashing ROM, atau pemecahan masalah-masalah lainnya pada smartphone Android kalian melalui PC dengan jauh lebih mudah.

Nah, itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari Brick pada smartphone Android. Semoga membantu, ya!

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top