TIPS

Cara Mengetahui iPhone Asli, Refurbished, atau Replacement Unit

Dikdok   10 Sep 2018
Cara Mengetahui iPhone Asli, Refurbished, atau Replacement Unit

iPhone adalah produk Apple yang hingga saat ini masih memiliki daya tarik tersendiri di mata orang. Bagi mereka, memiliki iPhone adalah memiliki status tinggi di kalangan mereka. Oleh karena itu, setiap Apple mengeluarkan produk iPhone terbaru mereka, dijamin orang-orang akan ramai membicarakannya bahkan rela mengantri untuk membelinya sebagai salah seorang pembeli pertama.

Sebagai salah satu merk ternama, tentu saja Apple akan membandrol harga yang lumayan tinggi untuk produk-produk mereka. Bagi mereka yang memiliki kocek cukup tebal, tentunya hal ini tidaklah menjadi masalah. Namun yang paling penting adalah, mereka harus bisa memastikan bahwa iPhone yang dibeli tersebut adalah barang yang benar-benar baru, bukanlah hasil rekondisi.

Sebuah iPhone refurbished, adalah merupakan iPhone bekas yang diambil kembali oleh pihak Apple karena terdapat sebuah kerusakan yang fatal. Pemilik yang mengklaim kerusakan iPhone tersebut akan mendapatkan perangkat iPhone baru sebagai garansi, sementara iPhone yang rusak tersebut akan diperbaiki oleh Apple untuk kemudian dijual kembali dengan harga yang lebih murah.

Sementara itu, sebuah iPhone rekondisi merupakan sebuah perangkat iPhone yang sudah pernah dipakai, baik rusak atau pun tidak, lalu diperbaiki lagi, namun bukanlah oleh pihak Apple sendiri, melainkan pihak ketiga dengan tujuan untuk kembali dijual. Pastinya, hal ini lebih tidak terjamin dibandingkan dengan refurbished oleh Apple secara resmi.

Sebenarnya cukup mudah untuk mengecek apakah iPhone yang Anda beli itu baru atau refurbished. Apple biasanya mengemas ulang iPhone refurbished mereka dengan menggunakan boks khusus yang memiliki label bertuliskan "Apple Certified Pre-Owned" pada bagian depan bawah.

Cara Alternatif Lainnya

Anda juga bisa melakukan pengecekan mengenai kondisi dari sebuah iPhone dengan cara memeriksa via sistem iPhone itu sendiri. Caranya adalah:

1. Pada opsi Pengaturan. Pilih Umum (General).

2. Buka opsi Mengenai (About).

Temukan tulisan Model. Baca dan identifikasi keterangan yang tertera pada model. Kalian akan melihat sebuah kombinasi huruf dan angka seperti “ME341LL/A”. Huruf pertama akan memberi keterangan apakah iPhone tersebut Original, Refurbished atau Replacement Unit. Berikut adalah penjelasannya:

  • M – Perangkat baru, artinya perangkat itu dibeli baru di toko resmi Apple.
  • F – Refurbished device, artinya perangkat telah melalui proses perbaikan oleh pihak Apple kemudian dijual lagi oleh pihak Apple.
  • N – Replacement Unit, artinya perangkat yang awalnya dibeli kemudian rusak lalu diganti oleh pihak Apple dengan perangkat yang baru.

Cara Membedakan iPhone Baru dengan Rekondisi

Tentunya Anda sebagai pembeli tidak ingin mendapatkan barang "bekas," bukan?

Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam membeli sebuah iPhone baru agar tidak tertipu oleh penjual yang nakal:

1. Hindari Hal-hal Janggal

Cara paling sederhana untuk memeriksa apakah iPhone yang Anda beli itu rekondisi atau tidak, adalah dengan cara memeriksa secara fisik. Jangan mau menerima barang jika boks, baterai hingga aksesoris lainnya sampai ada salah satunya yang terasa janggal, apalagi jika ada salah satunya yang ternyata bukan asli.

Berbeda dengan iPhone refurbished yang menggunakan boks khusus"Apple Certified Pre-Owned", iPhone rekondisi biasanya dijual dengan menggunakan boks seperti pada saat gadget tersebut dijual dalam kondisi baru. Namun iPhone rekondisi biasanya bisa langsung ketahuan karena dikemas dengan boks yang asal-asalan. Contohnya, kemasan iPhone 4 yang menggunakan gambar sistem operasi iOS 7. Janggal, bukan? Karena, iPhone 4 sendiri dirilis dengan menggunakan iOS 4.

Selain itu, penjual iPhone rekondisi biasanya tidak akan berani untuk memberikan garansi dalam jangka waktu yang lama. Berbeda halnya dengan garansi yang diberikan pada iPhone baru, yang jangka waktunya bisa mencapai 1 tahun, iPhone rekondisi biasanya hanyalah akan menerima garansi dalam jangka waktu paling lama satu bulan.

2. Cari Tahu Waktu Rilis iPhone Terkait

Cara berikutnya untuk melakukan pengecekan iPhone rekondisi dengan yang asli baru, yaitu dengan terlebih dahulu mencari tahu kapan tanggal perilisan dari gadget tersebut. Apple biasanya akan memberhentikan produksi barang-barangnya berselang 2 tahun setelah dirilis sejak pertama kalinya.

3. Cek IMEI dan Serial Number iPhone

Sebagaimana telah diketahui bersama, iPhone rekondisi dirakit dengan menggunakan berbagai komponen iPhone lainnya yang sudah rusak dan dihancurkan oleh Apple. Oleh karena itu, bisa dipastikan bahwa iMEI dan serial number dari gadget tersebut pastinya juga sudah dihapus oleh Apple.

Oleh karena itu, untuk memastikan apakah perangkat iPhone yang kita miliki tersebut adalah baru atau tidak, maka kita bisa mengeceknya melalui http://iphoneimei.info untuk mengetahui keaslian IMEI, dan mengunjungi https://selfsolve.apple.com untuk mengetahui keaslian serial number.

Mudah-mudahan informasi ini bisa bermanfaat untuk mencegah penjual ponsel nakal yang mencoba menipu konsumennya lagi.

Ditulis ulang oleh: Andy Chan

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top