REVIEW

Blade & Soul Revolution, MMORPG Super Komplit dari Netmarble

Anduril   19 May 2020
Blade & Soul Revolution, MMORPG Super Komplit dari Netmarble

Memainkan Blade & Soul Revolution itu seperti memainkan sebuah memori yang terkubur cukup lama di dalam pikiran. Game ini memanglah bukan sebuah game yang benar-benar baru untuk smartphone, melainkan sebuah konversi dari versi PC-nya yang keluar di tahun 2012. Jadi tidak heran kalau kami memiliki rasa keterikatan yang lebih dalam ketimbang pemain lain yang baru mengenal game ini ketika ditambahi kalimat Revolution di belakangnya.

Review Blade & Soul: Revolution

MMORPG yang Mahal

Dalam sekali lihat kami langsung tahu kalau Blade & Soul Revolution merupakan MMORPG yang dibuat dengan budget besar. Ditambah lagi game ini membawa-bawa nama Netmarble yang sudah terkenal oleh game-game papan atas, seperti Lineage II: Revolution, Marvel Future Fight, dan Seven Knight.

Blade & Soul Revolution mungkin saja menjadi sebuah judul yang akan menaikkan standar di semua lini game Android dan iOS. Sebab game ini memang menawarkan sebuah pengalaman yang sangat epik, sehingga kami akan ternganga berkali-kali ketika memainkannya.

Pada halaman aplikasinya, game ini menyebut dirinya sebagai "true community MMORPG" yang bakal memunculkan pertempuran besar-besaran pada dua faksi yang berbeda. Pertarungan faksi ini dimainkan secara real-time di medan perang yang luas. Pertarungan tersebut dijalani oleh 500 pemain yang bertarung untuk mengklaim kemenangan bagi tim mereka.

Dari cara penyajiannya saja kami sudah merasakan kalau Blade & Soul Revolution ini bakal hadir penuh dengan kemewahan. Tapi sebelum melangkah lebih jauh lagi, kami harus melalui fase membuat karakter.

Pembuatan Karakter

Kami terlalu sering merengek dengan semua problem yang ada di dalam game. Mulai dari tekstur yang salah, mekanisme tempur yang mudah diakali, sistem pay to win, cerita yang buruk, dan banyak lagi. Tapi gilanya, hal ini tidak kami temui di Blade & Soul Revolution.

Seperti yang kami sebutkan di atas, Blade & Soul Revolution menyajikan sesi pembuatan karakter yang ternyata berjalan cukup sederhana tapi detail. Sebenarnya banyak pemain yang tidak terlalu ambil pusing dengan masalah ini, tapi bagi kami fase ini merupakan salah satu penentu apakah sebuah game layak untuk dimainkan atau tidak.

Blade & Soul Revolution memberikan berbagai desain present yang bisa digunakan. Selain pilihan standar tersebut, game ini juga menyediakan puluhan gaya rambut yang dilengkapi dengan 45 warna.

Kami mencoba dengan berbagai gaya yang hasilnya malah menyerupai Bayonetta. Uh, tampaknya kami memang tidak bisa lepas dengan sosok Bayonetta yang memang cukup mudah untuk dibuat di game MMORPG.

Cerita Epik

Kisah Blade and Soul Revolution masih berkutat pada balas dendam, pengkhianatan, dan tragedi. Desa kami diserang oleh sekelompok orang jahat yang menawan dan tampan (mungkin suku lain) dan semua orang terbunuh dengan pengecualian kami dan Shifu. Ternyata, salah satu orang yang mengajari kami cara PvP mengkhianati desa.

Shifu mencoba menentang pasukan jahat, tetapi dia cukup kewalahan. Lalu, entah dari mana, pedangnya mengubah dia 40 tahun lebih muda dan 40 kali lebih kuat.

Sedihnya, kami masih belum berpengalaman sehingga tertangkap dan menjadi sandera. Hal ini memaksa Shifu untuk melepaskan bentuknya yang berotot, serta pedang kuat yang membuatnya begitu. Kami mencoba menyerang mereka dengan putus asa untuk membalas teman-teman kami, tetapi kami akhirnya terluka dan kemudian terbangun di zona awal.

Dari situ kami mulai melihat perkembangan cerita dari tiga realm utama yang saling berkonflik. Sebagai karakter utama, kami melihat bagaimana karakter-karakter yang ada di sekitar kami ternyata memiliki andil yang besar dan ikut berkembang bersama plot yang kami jalani.

Ini merupakan kisah beladiri yang dibalut dengan legenda turun-temurun dan kekuatan besar setara para dewa. Kami terlibat di dalamnya dan harus bersiap dengan berbagai kemungkinan yang buruk.

Melewati Zona Awal

Seperti biasa, kami diajak untuk melewati zona awal yang dibuat layaknya tutorial. Di zona ini kami diajari cara melancarkan serangan pertama, menggunakan equipment dan menggabungkan berbagai serangan hingga akhirnya menjadi combo.

Kami tadi sudah bilang kalau game ini memiliki grafis yang menawan, dan jujur saja hal itu sangat mencolok ketika kami mulai bertarung. Mulai dari efek skill hingga animasi serangan semuanya tersaji dengan sangat apik. Sebenarnya hal ini cukup wajar mengingat Blade & Soul Revolution digerakkan dengan menggunakan Unreal Engine 4.

Saat kami mulai belajar terbang dan melompat, semuanya menjadi semakin indah. Adegan melompat dan melayang ini mengingatkan kami akan adegan wire yang biasanya hadir pada film silat kolosal.

Kesimpulan

Meskipun kami hanya mencapai level 20, kompleksitas game ini sangat menakjubkan. Selain quest utama, game ini juga memiliki quest sekunder, dungeon untuk berkeliaran, bahan untuk dikumpulkan, serta dunia yang sangat luas untuk dijelajahi. Itupun kami belum menyentuh bagian terbaik dari Blade & Soul Revolution, yaitu sistem PVP.

Sistem PVP ini sepertinya akan diperkenalkan secara bertahap hingga akhirnya memunculkan PVP 500 orang yang kami singgung di awal tadi. Jujur saja kami sangat tidak sabar untuk menunggu kehadiran sistem tersebut. Semoga Indonesia mendapatkannya dengan segera, agar pengalaman bermain Blade & Soul Revolution menjadi lebih sempurna.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top