REVIEW

Blackbar, Kekuatan dari Kata-kata

Anduril   28 Sep 2018
Blackbar, Kekuatan dari Kata-kata

Neven Mrgan dan James Moore adalah dua orang pembuat game yang sering menggunakan teks sebagai media utama dalam menciptakan sebuah distopia yang menarik. Kebanyakan game yang mereka buat memiliki gaya yang serius, artistik dan penuh teks. Ya, kamu tidak salah baca, hanya teks saja.

Blackbar Games AndroidiOS Paid Download Download

Dalam Blackbar, tujuan utama kamu adalah mengisi balok-balok hitam yang biasanya muncul dalam dokumen yang disensor oleh negara. Saat kamu berhasil menyelesaikan kalimat yang hilang, kamu akan mendapatkan sebuah naratif yang menceritakan dunia Blackbar.

Neven Mrgan menulis cerita tentang dunia yang penuh sensor dan percintaan. Kisah ini sanggup membuat kami terus-meneru mencari petunjuk demi membuka cerita dan mencari tahu apa yang terjadi. Sedikit demi sedikit kami membuka semua petunjuk yang ada di setiap surat dan berusaha untuk memahami apa yang terjadi, mengapa dan kapan? Untuk mencegah bocornya cerita Blackbar, kami hanya akan membahas bagian ini sampai di sini.

Mengisi bagian yang dihitamkan sangatlah menyenangkan dan menantang. Dengan petunjuk yang kontekstual dan mudah dimengerti, membuat seluruh tulisan yang ada di Blackbar terasa sangat manusiawi. Walaupun tingkat kesulitannya meningkat dengan cepat, tetapi tantangan yang diberikan tetap membuat kami menikmati setiap pengalaman di Blackbar.

Game ini memang sangat cocok di gawai pintar. Game ini tidak akan mengganggu proses kamu berkomunikasi ataupun penggunaan fitur-fitur gawai pintar lainnya. Game ini tidak memiliki soundtrack, voice-over, menu dan credit. Hanya ada lembaran putih dengan teks berwarna hitam yang memiliki sensor di sana-sini.

Pengalaman imersif yang diberikan Blackbar, cukup jarang muncul di dalam game lainnya. Sepanjang kami mencoba game ini, rasanya kami seperti ditarik ke dunia distopia tersebut dan urusan membuka sensor, adalah pekerjaan sehari-hari yang kami lakukan. Rasanya seperti membaca surat yang dikirim oleh seorang teman yang bekerja di institusi rahasia negara. Sepertinya kami benar-benar lupa, kekuatan kata-kata.

Sejauh upaya Blackbar untuk menjadi seperti yang diinginkan pembuatnya, game ini hadir sempurna tanpa banyak pilihan narasi. Sayangnya banyak yang menilai kalau Blackbar bukanlah sebuah game dan lebih cocok disebut sebagai narasi bersambung. Well, sejatinya kami tidak peduli dengan semua komentar miring tersebut. Selama game ini mampu membuat kami bermain selama 4 jam tanpa berhenti, maka bisa dipastikan kalau Blackbar adalah sebuah game yang sangat bagus.

Kami sangat mencintai apa yang dihadirkan oleh Blackbar sebagai sebuah game berbasiskan teks. Bagaimana game ini menantang kemampuan menulis dan berpikir kami secara natural dan bagaimana game ini memperingatkan kita tentang kemungkinan hadirnya dunia yang dipenuhi dengan sensor.

Rasanya cukup menyenangkan untuk berhenti sejenak dari game-game yang dipenuhi dengan grafis mumpuni ataupun teriakan “First Blood”. Ada waktunya kita harus menyerap cerita dari sisi yang sangat berbeda dan merasakan pengalaman “what if” yang mengingatkan kami kalau sebenarnya tidak semua kalimat bisa diucapkan atau ditulis.

Sebenarnya ini kembali lagi pada kesenangan kalian pada cerita pendek interaktif. Jika kamu memang menyukai hal tersebut, maka Blackbar adalah game yang wajib kamu beli di PlayStore maupun AppStore.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top