REVIEW

Bigetron Sukses Lengkapi Seluruh Trofi Kompetisi Resmi PUBG Mobile

en19ma   27 Oct 2020
Bigetron Sukses Lengkapi Seluruh Trofi Kompetisi Resmi PUBG Mobile

Setelah sukses mengamankan slot ke PMPL SEA Finals 2020 - Fall Split, Bigetron Red Aliens berhasil menutup pertandingan tersebut dengan titel juara setelah pertandingan sengit selama 3 hari. Bigetron Esports sukses menutup turnamen resmi dari Tencent, PMPL SEA Finals 2020 - Fall Split, dengan kemenangan tipis di beberapa ronde terakhir. Begitulah, Luxxy dan kawan-kawan berhasil mendapatkan totalnya sebanyak 197 poin di urutan pertama.

Deretan Trofi Bigetron RA

Selain kemenangan yang heroik karena sukses untuk beranjak dari urutan kelima, Bigetron RA juga mampu menjadi tim asal Indonesia dan Asia Tenggara pertama yang mengumpulkan seluruh trofi dari kompetisi-kompetisi resmi yang diadakan oleh Tencent selaku pengembang dari PUBG Mobile di tahun 2020, yang di antaranya adalah:

  1. PUBG Mobile Pro League (PMPL) - Spring Split: Indonesia League
  2. PUBG Mobile Pro League (PMPL) - Spring Split: Indonesia Finals
  3. PUBG Mobile World League (PMWL) - Season 0: East Region
  4. PUBG Mobile Pro League (PMPL) - Fall Split: Indonesia League

Dengan diraihnya gelar juara PMPL SEA Finals 2020, maka lengkaplah sudah deretan trofi resmi PUBG Mobile di kabinet milik Bigetron Red Aliens.

Bangkitnya Bigetron Red Aliens

Thomas Vetra, Head of Esports, sempat mengatakan bahwa seluruh persiapan mental telah dilakukan sebelum bertanding di PMPL SEA Finals. “Saya sempat mengatakan sebelumnya [bahwa] mentalitas adalah hal yang saya prioritaskan. Dan, terbukti pada SEA Finals kemarin, saya sudah memprediksi, [pada] hari pertama dan kedua, kita tidak akan memperoleh hasil baik sesuai [dengan] target kita. Dengan mentalitas yang sudah persiapkan, semua siap dengan segala kondisi. Seperti hasil yang buruk selama dua hari. Hingga akhirnya, pada hari ketiga, kita membuktikan mentalitas sebagai juara. Dan, bisa kembali ke performa terbaik kita. [Di] PMPL SEA tahun ini.”

Ditanyakan mengenai bagaimana Bigetron menganalisa lawan dari setiap region, Thomas menjawab, “[Ada] perkembangan pesat untuk setiap region, karena banyak team baru yang bisa memberikan tantangan baru untuk kita menjadi juara. Sayangnya, kita tidak bisa menyaksikan secara langsung karena kondisi pandemic. Tapi, 2 titel juara terakhir yang anak-anak saya raih, menurut saya, sudah menjadi kado pelengkap untuk Indonesia, dan mungkin, mereka sudah layak menjadi legenda di PUBG Mobile.”

Kondisi Mental Bigetron RA di SEA Finals

Steven “S1nyo” Valerian yang menjabat sebagai pelatih baru juga memiliki strategi khusus guna menjaga asa juara dari timnya di gelaran PMPL SEA Finals.

“Saling menguatkan, tidak blaming ke satu sama lain, jaga kekompakan. Apalagi, kita cukup sering too soon terus, dan itu jadi hal yang sangat mengkhawatirkan bagi mental pemain. Jadi, yang kami lakukan adalah bermain dengan sabar dan sepenuh hati, tanpa terlalu tergesa-gesa. Yang penting, main aman dan nyaman,” ungkap S1nyo di sesi wawancara.

Sang pelatih juga memberikan analisa tim dan bangkitnya mentalitas Bigetron RA pada saat bertanding di PMPL SEA Finals.

“Hari pertama dan kedua bisa dibilang kami menganalisa strategi musuh terlebih dahulu. Apalagi, di SEA Finals, bisa dibilang, musuh yang kami hadapi bermain sangat agresif. Hal ini membuat Bigetron RA membutuhkan waktu [yang] lebih untuk menganalisa dan beradaptasi dengan perkembangan strategi musuh, baik letak turun, gaya saat menyerang, mau pun rotasi yang dilakukan,” jelasnya.

Champion Slam Bigetron Red Aliens

Seperti yang sebelumnya dibahas, kemenangan ini menjadi torehan penting untuk Bigetron RA dalam melengkapi semua piala yang ada dari kompetisi-kompetisi resmi PUBG Mobile. “Tentu, semakin banyak turnamen jadi semakin sering melengkapi semua trofi di PUBG Mobile Apalagi, kami memang terbukti dan mampu memenangkan semua gelar. Tentu, jadi beban karena kami harus mempertahankan gelar, dan memang, semakin sering bertanding maka semakin berat juga buat kami,” pungkas Zuxxy.

Selain itu, Zuxxy mengakui bahwa dukungan dari pihak-pihak penting, seperti orang tua, teman, para fans Bigetroopers, dan bendera Indonesia, menjadi alasan untuk pantang menyerah dan mengibarkan semangat #IndoPride di ajang internasional.

Strategi Digital Marketing Bigetron Esports

Selama PMPL SEA Finals berlangsung, media sosial milik Bigetron Esports dibanjiri oleh belasan ribu komentar dan ratusan ribu like dari para fans. Komentar dari para fans yang berasal dari luar negeri juga tidak kalah banyak. Hal ini semakin membuktikan bahwa fans bersatu untuk mendukung Bigetron di PMPL SEA Finals.

Bigetron berhasil membangkitkan euforia esports di masa-masa pandemi COVID-19. Hal ini tentu menjadi motivasi tersendiri bagi para staf dan pemain. Memanfaatkan momen ini, Bigetron Esports mengambil langkah strategi pemasaran dengan Mic Check dan Vlog Bigetron pada perjalanan para pemain selama PMPL SEA Finals berlangsung.

Shena Septiani dari bagian Marketing menuturkan, “Langkah ini diambil guna menyadarkan masyarakat kepada esports sehingga masyarakat Indonesia, pada khususnya, dapat lebih mengenal serta tahu bahwa esports tidak sekadar bermain game, namun sudah resmi menjadi salah satu cabang olahraga berprestasi. Dan, semoga semakin banyak orang yang ingin berkecimpung di dunia esports karena termotivasi dan terinspirasi dengan rentetan prestasi gemilang [dari] Bigetron Red Aliens.”

Langkah Bigetron Red Aliens selanjutnya

Setelah mampu memenangkan gelaran resmi PUBG Mobile di tingkat Asia Tenggara hingga dunia, lalu apa langkah selanjutnya dari Bigetron Red Aliens?

PUBG Mobile Global Championship menjadi rencana selanjutnya bagi Bigetron RA. Turnamen resmi dari Tencent tersebut akan dinamakan Season Zero karena pandemi COVID-19 masih berlangsung. Selanjutnya, Bigetron RA akan kembali bertanding di kejuaraan PUBG Mobile tingkat dunia tersebut.

PMGC 2020 sendiri akan mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai belahan dunia, seperti Amerika, Eropa, Asia, termasuk Timur Tengah dan Tiongkok.

Belum diketahui, apakah PMGC 2020 akan digelar secara offline atau online, namun dikabarkan Tencent akan mencoba untuk menggelar turnamen tersebut secara offline di Shanghai (Tiongkok) pada tanggal 20 November 2020 mendatang. Mengenai kesiapan, Bigetron menjelaskan, berdasarkan pengalaman, pihak tim cukup percaya diri untuk menghadapi kejuaraan PMGC. Karena, tantangan yang paling berat (SEA Finals) justru telah sukses untuk dilewati.

Selain nama tim yang dibawa ke PMGC, Bigetron Red Aliens juga akan kembali mewakili negara Indonesia. Gelaran PMGC sendiri menjadi gelaran puncak dari kalender esports PUBG Mobile di tahun 2020. Total hadiah senilai 2 juta USD, atau setara dengan Rp 30 miliar, akan diperebutkan oleh 20 tim terbaik dari berbagai belahan dunia. Turnamen PMGC 2020 juga akan menjadi ajang untuk mengenalkan eksistensi tim esports Indonesia di level dunia. Bigetron Esports tentunya sudah mempersiapkan hal yang spesial pada gelaran PMGC mendatang.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top