LOADING
REVIEW

Berlanjutnya Perang GDI vs Nod dalam Command & Conquer: Rivals

Andy Chan   13 Sep 2018
Berlanjutnya Perang GDI vs Nod dalam Command & Conquer: Rivals

Perang antara Global Defense Initiative melawan Brotherhood of Nod adalah kisah klasik yang dibawakan sejak seri Command & Conquer pertama rilis di tahun 1995 dan sukses membuat genre Real-Time Strategi menjadi populer. Kini kisah perang kedau faksi tersebut kembali berlanjut dalam sebuah game mobile persembahan Electronic Arts yang mereka beri judul Command & Conquer: Rivals.

Meskipun sama-sama menggunakan genre Real-Time Strategi, namun Command & Conquer: Rivals ini agak berbeda dengan seri Command & Conquer pada umumnya. Medan pertempuran dalam game ini berukuran mini, menggunakan tampilan hexagonal dan permainannya pun berlangsung dengan format 1 vs 1, di mana pemain berebut sebuah silo nuklir untuk menghancurkan markas lawan.

Pengendalian permainan semuanya menggunakan layar sentuh, dan sangat disederhanakan. Pemain tidak lagi perlu menentukan mau mendirikan bangunan di sebelah mana dari peta, karena semua bangunan kini tertempel di markas utama. Pemain cukup menyentuh tombol Barrack atau War Factory di bagian bawah layar untuk membangun, dan bangunan pun akan langsung berdiri di tempat kosong samping markas.

Seperti permainan Command & Conquer juga, pemain harus mendirikan sebuah Barrack terlebih dahulu sebelum bisa memproduksi pasukan infantri, sebuah War Factory untuk memproduksi kendaraan tempur, dan sebagainya. Untuk bisa membangun-bangun seperti itu, diperlukanlah material bernama Tiberium. Nah, Tiberium ini secara otomatis akan terkumpul, namun bisa dipercepat dengan cara menyentuh tombol Harvester dan secara otomatis mengirimkan kendaraan tersebut untuk mengumpulkan Tiberium.

Di tengah-tengah medan permainan, terdapat yang namanya silo nuklir. Silo inilah yang harus diperebutkan oleh kedua pemain, karena begitu countdown silo nya selesai, maka pemilik dari silo tersebut akan menembakkan rudal nuklir ke arah lawannya. Oleh karena itu, penting untuk mengirimkan pasukan dan menduduki lokasi silo tersebut dan jangan sampai direbut oleh lawan. Pemain bisa mengendalikan pasukan yang ada di layar dengan menyentuh mereka, kemudian menyentuh ke lokasi yang diinginkan, dan mereka pun akan bergerak ke sana.

Setiap memainkan game-nya, pemain akan mendapatkan sejumlah Credits serta sebuah peti yang merupakan loot box. Nah, Credits ini adalah mata uang yang digunakan untuk melakukan upgrade pada pasukan milikmu. Selain itu, Credits juga bisa digunakan untuk membeli kartu pasukan baru serta kartu Commander. Loot box sendiri isinya macam-macam, bisa Credits, bisa juga kartu baru yang akan membuat pasukanmu menjadi lebih kuat. Dan tentu saja, pemain juga bisa menentukan sendiri ingin membawa pasukan apa saja untuk berperang, sehingga masing-masing pasukan milik setiap pemain adalah unik.

Secara grafis, Command & Conquer: Rivals memang lebih mini dari biasanya. Namun para pasukan yang tampak kecil di layar tersebut memiliki animasi yang cukup menawan, ditambah dengan lagu yang keren dan efek-efek pertempuran yang heboh, membuat game mobile ini tidak kalah kerennya dengan seri utama Command & Conquer.

Disajikan secara free-to-play oleh Electronic Arts, Command & Conquer: Rivals ini bisa dimainkan oleh siapapun tanpa ada batasan, karena tidak ada sistem stamina / energi yang biasanya mengganggu game-game seperti ini. Tersedia mikrotransaksi untuk pembelian mata uang premium, Diamonds. Dengan Diamond ini lah pemain bisa membeli peti harta (loot box) yang isinya kartu-kartu langka, meskipun tentunya kesempatan mendapatkannya tidaklah 100%.

Namun game ini adalah game online, sehingga pemain wajib memiliki sebuah koneksi Internet untuk bisa memainkan game-nya. Pemain juga tidak bisa memainkan game ini sendirian, karena peperangan yang terjadi harus dimainkan melawan pemain lain demi mendapatkan Level serta ranking secara global. Sedikit kekurangan adalah banyaknya pemain yang melakukan ragequit ketika mereka sudah mulai kalah. Tapi untungnya, pemain tetap bisa menyelesaikan peperangan meskipun lawannya sudah ragequit, sehingga mereka tidak akan kehilangan rewards.

Bagi fans Command & Conquer yang mengharapkan sebuah game Real-Time Strategi sesungguhnya di ponsel pintar mereka, pasti akan kecewa dengan langkah yang diambil oleh Electronic Arts ini. Game-nya terasa dibuat untuk casual, bahkan satu peperangan bisa selesai dalam hitungan menit. Jika ingin mengatur strategi perang sambil minum kopi hangat, rasanya tidak akan bisa terjadi di sini.

Mungkin memang bukan untuk fans Command & Conquer, namun rebutan Nuklir ala Command & Conquer: Rivals yang fast-paced ini menjadi terasa seperti game arcade dan tetap seru untuk dimainkan. Saat ini, Command & Conquer: Rivals masih dalam proses pengembangan namun sudah bisa dimainkan sebagai pre-Alpha. Kita tunggu saja perkembangan lebih lanjutnya, ya!

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top