NEWS

Bantu Perangi Pandemi Covid-19, Alibaba Cloud Hadirkan Layanan Cloud AI

en19ma   23 Mar 2020
Bantu Perangi Pandemi Covid-19, Alibaba Cloud Hadirkan Layanan Cloud AI

Per 19 Maret 2020 lalu, Alibaba Cloud, tulang punggung intelijen data dari Alibaba Group, mengumumkan kehadiran aplikasi-aplikasi teknologi berbasis cloud yang canggih untuk tenaga medis dan fasiltas kesehatan di seluruh dunia guna membantu dalam memerangi pandemi COVID-19.

Beberapa di antaranya merupakan inovasi dari kecerdasan buatan (AI) yang ditingkatkan dengan berdasarkan pembelajaran dan wawasan yang ditemukan sejak awal terjadinya wabah virus tersebut.

Rangkaian solusi cloud yang dirancang untuk memerangi coronavirus ini berasal dari upaya bersama para pakar cloud, ilmuwan, dan peneliti Alibaba Cloud dari Alibaba DAMO Academy dan tim teknis di DingTalk, salah satu platform yang telah diakui oleh UNESCO sebagai fasilitas belajar jarak jauh selama wabah koronavirus.

DingTalk sendiri sudah lebih dikenal karena telah membantu lebih dari 120 juta siswa di seluruh China untuk belajar secara online melalui live-stream. Begitulah, tim DingTalk telah mengambil langkah untuk meluncurkan platform komunikasi DingTalk untuk ahli medis secara internasional, yang menggunakan Alibaba Cloud sebagai hosting. Platform ini menyediakan sarana komunikasi gratis bagi tenaga medis di seluruh dunia agar dapat secara langsung menghubungi dokter dari institusi medis, seperti First Affiliated Hospital of Universitas Zhejiang, dan institusi-institusi lainnya di China, yang telah berada di garis depan dalam hal memerangi COVID-19.

Solusi konferensi video dan terjemahan secara real-time yang berbasis AI ke dalam 11 bahasa (Arab, Indonesia, Mandarin, Inggris, Perancis, Jepang, Rusia, Spanyol, Thailand, Turki, dan Vietnam) yang disediakan oleh Alibaba Cloud tersebut bertujuan untuk membangun komunitas virtual, dan mengundang dokter-dokter di China untuk membagikan pengalaman mereka dan menjawab pertanyaan dari rekan-rekan di seluruh dunia.

DAMO Academy, riset global yang diprakarsai oleh Alibaba Group, memberikan tiga solusi yang telah terbukti dan saat ini sudah tersedia secara gratis untuk uji coba (free-trial) bagi para ahli medis dan lembaga penelitian di seluruh dunia. Alibaba Cloud akan bekerja dengan mitra-mitra lokal untuk menyebarkan layanan dan solusi yang relevan serta sesuai dengan hukum dan peraturan setempat.

Solusi untuk memprediksi epidemi merupakan model karakteristik epidemi COVID-19 untuk wilayah tertentu, dimana solusi ini memberikan perkiraan ukuran, waktu tersibuk (peak time) selama periode epidemi, serta tren penyebaran dalam tiga kondisi --optimis, netral, dan pesimis. Berdasarkan pembelajaran mesin, algoritma telah diuji pada 31 data provinsi di China dengan rata-rata akurasi setinggi 98%. Hal ini dapat dijadikan sebagai referensi untuk pembuat kebijakan dan peneliti medis dalam mengambil langkah-langkah pencegahan dan pengendalian, alokasi sumber daya medis, dan travel advisory (saran dalam melakukan perjalanan).

Solusi analisis CT Imaging adalah layanan teknologi analitik gambar melalui CT Imaging yang dapat meningkatkan akurasi pengujian dan efisiensi deteksi secara signifikan untuk mendiagnosa COVID-19. Dengan algoritma deep-learning yang telah teruji dengan menggunakan data di China, model yang teruji ini dapat memprediksi kemungkinan atas berbagai jenis pneumonia, termasuk variasi yang terkait dengan COVID-19. Model ini juga melakukan perhitungan proporsi lesi dan rasio volume yang berpengaruh ke seluruh paru-paru dengan menggunakan metode segmentasi paru-paru. Analisis hanya membutuhkan waktu sekitar 3-4 detik saja untuk dijalankan, dan 15-16 detik untuk waktu transmisi, sehingga membuatnya menjadi hampir 60 kali lebih cepat dari proses pendeteksian yang dilakukan manusia. Lebih dari 160 rumah sakit di China pada saat ini sudah menggunakan solusi tersebut.

Sekuensing genom untuk solusi diagnostik coronavirus, algoritma AI dari Alibaba DAMO Academy yang terdapat pada teknologi Alibaba Cloud, yang merupakan solusi dengan metode sekuensing genom virus yang bertujuan untuk menganalisa coronavirus, termasuk penyaringan data genetik virus, analisis evolusi, analisis struktur protein, dan pelaporan diagnostik. Solusi ini dapat menyelesaikan diagnosis atas virus corona yang baru muncul, dalam waktu 14 jam, membuatnya menjadi lima kali lebih cepat daripada solusi sekuensing yang tersedia di China. Selain itu, solusi tersebut dapat menyaring lebih dari 20 orang secara bersamaan, membuat waktu rata-rata untuk setiap sampel hanya membutuhkan waktu sekitar setengah jam saja, jauh lebih singkat dari dua jam waktu normal yang dibutuhkan dengan metode PCR. Solusi ini membantu pusat-pusat pengendalian penyakit, rumah sakit dan klinik, serta laboratorium untuk mengatasi tantangan, seperti kapasitas deteksi asam nukleat yang tidak mencukupi, tingkat false-negative yang tinggi dari metode PCR, dan kemungkinan terjadinya mutasi virus.

Untuk dapat membantu memerangi keadaan darurat seperti COVID-19 ini, maka dibutuhkan kemampuan berinovasi yang sangat besar bagi perusahaan teknologi. Untuk itu, Alibaba Cloud menawarkan solusi komputasi elastis berkinerja tinggi (E-HPC) untuk life sciences, rangkaian solusi komputasi berperforma tinggi yang berbasis cloud ini dirancang untuk para peneliti yang bekerja dalam penerapan ilmu kehidupan, terutama untuk Computational-Driven-Drug-Design ( CDDD) dan AI-Driven-Drug-Design (AIDDD). Solusi ini telah mendukung 20 kelompok penelitian di China. Hasil dari pemanfaatan solusi ini adalah sistem diagnostik CT yang cerdas pada pneumonia COVID-19 yang dikembangkan oleh Universitas Tsinghua, yang dapat menyelesaikan diagnosis hanya dalam waktu 10 detik, dan kinerja perakitan gen oleh Universitas Sun Yat-sen yang dipercepat hingga 25%. Alibaba Cloud juga telah bekerjasama dengan Global Health Drug Discovery Institute (GHDDI) di Beijing untuk meluncurkan platform penemuan obat yang digerakkan oleh AI yang terdapat pada E-HPC.

Bagi mereka yang ingin belajar lebih banyak tentang materi utama dan pengalaman dari dokter dan tenaga medis lainnya di First Affiliated Hospital, Zhejiang University School of Medicine (FAHZU), maka Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation juga telah membagikan pedoman yang disusun oleh para tenaga medis dari FAHZU, yang isinya mencakup tahapan-tahapan pencegahan dan penanganan, mulai dari skrining hingga diagnosis dan perawatan pasien COVID-19. Tenaga medis dan pengelola fasilitas kesehatan dapat mengunduh pedoman ini pada tautan: https: //covid-19.alibabacloud.com/.

Informasi lebih lanjut mengenai rangkaian solusi yang tersedia untuk komunitas dan institusi bisnis tenaga medis global, dapat mengunjungi: https://www.alibabacloud.com/campaign/supports-your-business-anytime.

Catatan

Informasi pada siaran pers ini tidak dapat ditafsirkan sebagai saran atau solusi medis atau diagnosis lainnya, dimana pernyataan seharusnya diberikan secara eksklusif oleh ahli medis resmi di yurisdiksi terkait. Semua data yang dimaksud adalah data pada saat ringkasan ini dibuat, dan Alibaba Cloud secara eksplisit tidak bertanggung jawab akan jaminan akurasi atau kinerja.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top