NEWS

Bantu Diversifikasi Portofolio Investasi Masyarakat, Pluang Luncurkan Produk Aset Kripto

en19ma   01 Dec 2020
Bantu Diversifikasi Portofolio Investasi Masyarakat, Pluang Luncurkan Produk Aset Kripto

Fakta Penting

  • Pluang Aset Kripto memberikan akses investasi Aset Kripto yang aman, terjangkau, dan mudah, hanya dengan melakukan 3 ketukan saja di smartphone.
  • Pluang Aset Kripto adalah jenis Aset Kripto yang dipakai untuk bertransaksi Crypto secara online. Produk ini merupakan layanan Pluang untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk investasi dunia yang terjangkau, praktis, dan aman.
  • Semua transaksi di Pluang Aset Kripto terdaftar di platform Zipmex (PT Zipmex Exchange Indonesia), yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Catatan: Aset Kripto belum diawasi oleh BAPPEBTI. Perusahaan Kripto hanya resmi terdaftar di BAPPEBTI. Pengaturan lebih lanjutnya akan dimulai di awal tahun depan.
  • Platform Zipmex sendiri berupa salah satu Crypto Exchanger di Indonesia yang menggunakan sistem kustodian BitGo, dengan keamanan yang dijamin oleh perusahaan asuransi ternama Lloyd. (Perlindungan asuransi kustodian BitGo dapat dibaca lebih lanjut pada situsnya: https://www.bitgo.com/resources/digital-asset-insurance).

Investasi Aset Kripto kini bisa dilakukan dalam beberapa ketukan lewat aplikasi Pluang. Produk investasi Aset Kripto ini hadir di Indonesia dengan mengusung teknologi yang aman, mudah, dan terjangkau karena tidak menetapkan biaya transaksi.

Lebih lanjut, melalui kerjasama antara Pluang dengan Zipmex (PT Zipmex Exchange Indonesia), yaitu Crypto Exchanger yang terdaftar di BAPPEBTI, masyarakat tak hanya semakin mudah dalam melakukan diversifikasi portofolio, namun juga akan merasa aman untuk berinvestasi karena fitur dompet digital yang menggunakan BitGo sebagai kustodian. BitGo sendiri merupakan kustodian Aset Kripto teraman di dunia, yang memiliki perlindungan polis asuransi yang diterbitkan oleh perusahaan Lloyd hingga senilai US$100 juta. Sementara, Zipmex merupakan salah satu Crypto Exchanger di Indonesia yang menggunakan kustodian BitGo.

“Bagi Pluang, tujuan meluncurkan produk ini adalah untuk membuka akses [yang] lebih luas kepada masyarakat Indonesia terhadap produk keuangan dunia. Aset Kripto adalah produk baru yang memiliki popularitas tinggi di Indonesia. Kami memilih Zipmex sebagai mitra kami, karena selain sudah terdaftar di BAPPEBTI, juga memiliki keamanan sistem yang tinggi, serta salah satu Crypto Exchanger di Indonesia yang sudah memiliki kustodian yang dilindungi oleh asuransi terkenal,” ujar Claudia Kolonas, co-founder Pluang.


Claudia Kolonas, co-founder Pluang

Ia juga menyarankan nasabah untuk jangan tergiur oleh spread rendah ketika memilih Crypto Exchanger. Yang paling penting, nasabah itu harus menganalisa keamanan kustodian, dan perlindungan asuransinya. Karena, dunia Aset Kripto itu masih termasuk baru, jadi adalah lebih baik untuk memprioritaskan keamanannya.

Tidak hanya aman dan terjangkau, Pluang juga memberikan satu kelebihan lagi yang paling dibutuhkan oleh masyarakat di era digital ini; yakni kepraktisan. Di aplikasi Pluang, proses investasi Aset Kripto dapat dilakukan dengan mudah, hanya dalam tiga ketukan.

“Penjualan Aset Kripto di aplikasi Pluang juga dapat dilakukan secara real time. Pengguna Pluang dapat membeli, menjual, dan menyimpan token Crypto di dalam aplikasi dengan nyaman, karena sudah dilindungi [oleh] asuransi. Saat ini, penyetoran dan penarikan hanya dapat dilakukan dalam Rupiah, namun kami akan mempertimbangkan fitur withdrawal Aset Kripto di kemudian hari,” jelas Claudia.

Pluang Aset Kripto adalah jenis Aset Kripto baru yang dipakai untuk bertransaksi virtual secara online. Sandi-sandi rahasia yang cukup rumit digunakan untuk melindungi dan menjaga keamanan Aset Kripto ini.

Selain itu, Aset Kripto terdesentralisasi, tidak dikendalikan oleh otoritas pusat seperti bank atau pemerintah, dan sebaliknya malah dipertukarkan dari orang ke orang. Berbeda dengan mata uang konvensional yang bersifat terpusat, Aset Kripto justru bersifat desentralisasi. Tidak ada pihak yang hadir dan berperan sebagai perantara dalam suatu transaksi.

Pembayaran dengan Aset Kripto berlangsung dari pengirim ke penerima, atau peer-to-peer. Namun, seluruh transaksi yang dilakukan tersebut akan tetap dicatat dan dipantau dalam sistem jaringan Aset Kripto .

“Produk yang hadir di Pluang Aset Kripto adalah Bitcoin dan Ethereum. Berdasarkan data terkini, Bitcoin dan Ethereum merupakan dua Aset Kripto dengan nilai kapitalisasi terbesar,” imbuh Claudia.


Sumber: coinmarketcap.com (24 Nov 2020)

Mengapa Aset Kripto?

Claudia mengatakan berinvestasi di Aset Kripto, seperti Bitcoin dan Ethereum, menjadi sangat populer pada saat ini, karena menjadi salah satu alternatif diversifikasi aset yang memiliki potensi pengembangan dengan cepat.

“Memiliki alokasi investasi pada Bitcoin atau pun Aset Kripto lainnya dapat memberikan diversifikasi yang luas terhadap portofolio tradisional, yang biasanya adalah saham atau obligasi,” ujarnya.

Tingkat adopsi terhadap Bitcoin dan Aset Kripto lainnya juga dinilai semakin meluas. Adopsi terus meningkat, dimana bank sentral dari berbagai negara sedang mempertimbangkan potensi dari Aset Kripto.

Ada pun perbedaannya dengan mata uang konvensional adalah pemerintah-pemerintah negara dapat mencetak uang sesuai dengan ketentuan yang ada. Sementara, hanya akan ada maksimal sejumlah 21 juta keping Bitcoin di dunia dan sebanyak 89% di antaranya pada saat ini telah ditambang.


Sumber: Pluang.com (Oktober 2020)

Berdasarkan grafik di atas, terdapat performa dari Bitcoin, emas, S&P 500, serta dolar AS selama satu tahun, dimana Bitcoin menjadi salah satu aset yang memiliki imbal hasil paling besar selama satu tahun terakhir. Data yang diperoleh adalah kinerja sejak awal tahun hingga Oktober 2020. Kalkulasi imbal hasil dihitung dalam konversi mata uang rupiah.

Bitcoin dipandang sebagai aset yang dapat diandalkan untuk menjadi lindung nilai terhadap inflasi mata uang. Dengan reputasi sebagai “safe haven asset,” investor membelinya ketika situasi ekonomi dunia sedang kurang pasti.


Grafik BTC/IDR - YTD
Sumber: Investing.com (Nov 2020)


Grafik ETH/IDR YTD
Sumber: investing.com (Nov 2020)

Grafik di atas menunjukkan kinerja 1 tahun dari BTC/IDR serta ETH/IDR. Peningkatan harga BTC/IDR dan ETH/IDR menunjukkan bahwa ada tren yang positif secara umum di pasar secara keseluruhan dalam jangka waktu yang panjang dengan imbal hasil yang cenderung tinggi jika dibandingkan dengan aset lainnya.

Keunggulan Pluang Aset Kripto di antaranya adalah:

  1. Bebas biaya, Spread rendah
    Nikmati keuntungan yang lebih, karena di Pluang tidak ada komisi/biaya transaksi pada saat membeli atau menjual Aset Kripto. Mereka juga menawarkan spread yang sangat kompetitif jika dibandingkan dengan pemain lainnya.
  2. Investasi Aset Kripto yang aman
    Pluang telah bermitra dengan Zipmex, yang menggunakan kustodian Aset Kripto terbaik di dunia, yaitu BitGo, untuk memberikan keamanan dompet digital terbaik kepada nasabah dengan polis asuransi hingga US$100 juta.
  3. Transaksi instan kapan saja
    Nasabah dapat mulai berinvestasi pada Aset Kripto hanya dengan melakukan tiga ketukan di ponsel dengan seluruh proses pendaftaran yang dijalani secara online.

Apakah ada risiko berinvestasi pada Aset Kripto?

Investasi dengan imbal hasil yang menarik seperti Aset Kripto juga memiliki risiko. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan para investor. Di antaranya adalah volatilitas pasar mungkin akan terjadi karena naik turunnya Aset Kripto berdasarkan kepercayaan masyarakat pada Aset Kripto tersebut. Semakin masyarakat percaya, semakin banyak yang membeli, maka semakin tinggi nilai dari Aset Kripto tersebut.

“Produk Aset Kripto cocok untuk investasi jangka panjang, dan kami tidak menyarankan pembelian Pluang Aset Kripto jika ada kebutuhan dana yang mendesak dalam jangka waktu pendek. Jadi, selain memiliki profil risiko sedang hingga tinggi, produk ini juga direkomendasikan untuk investor yang telah memiliki pengalaman investasi,” jelas Claudia.

Marcus Lim, CEO Zipmex, membeberkan beberapa strategi bagi pemula yang mau memasuki investasi Aset Kripto berdasarkan hasil riset yang sudah dipublikasikan di jurnal internasional.

“Jika Anda sebagai investor percaya 100% bahwa Bitcoin akan lanjut naik, Anda sebaiknya mengalokasikan setidaknya 6% dari portofolio Anda ke Bitcoin. Namun, jika hanya memiliki keyakinan 50%, Anda sebaiknya mengalokasikan hanya 4% untuk Bitcoin,” katanya.

Sementara, ia menilai pada skenario lainnya, jika performa Bitcoin menurut investor akan buruk, maka sebaiknya mengalokasikan 1% saja. Tentu, layaknya aset lain, performa sebelumnya tidak bisa menjamin performa yang akan datang.

Untuk mengetahui lebih lanjut, Pluang juga menggelar Weekly Webinar yang diadakan secara gratis. Informasi lebih lanjut bisa dicek melalui https://pluang.com terkait informasi detail produk mau pun tips-tips perencanaan keuangan serta investasi.

Apakah aman berinvestasi lewat Pluang Crypto Asset?

Pluang Crypto Asset didukung oleh Zipmex (PT ZIPMEX Exchange Indonesia). Zipmex sendiri adalah sebuah Crypto Exchanger dengan fokus untuk membantu investor ritel dan institusi berinvestasi dengan aman. Hal ini dibuktikan dari Zipmex yang telah terdaftar di BAPPEBTI. Dana yang disetorkan oleh nasabah ke akun Pluang akan langsung diteruskan ke Zipmex, tanpa mengendap di akun Pluang.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top