REVIEW

Bendy in Nightmare Run: Bantu Bendy Keluar dari Mimpi Buruk!

Andy Chan   16 Jun 2019
Bendy in Nightmare Run: Bantu Bendy Keluar dari Mimpi Buruk!

Pernahkah kalian mendengar serial animasi kartun era '30-an yang bertokoh utama Bendy? Harusnya sih belum pernah ya, karena Bendy adalah sebuah kartun fiktif buatan Joey Drew Studios yang ditranslasikan menjadi sebuah game runner yang berjudul Bendy in Nightmare Run.

Sebuah "Boss Runner"

Bendy in Nightmare Run adalah sebuah game runner, namun ada variasi yang unik dalam game ini. Bendy harus lari dari kejaran penjahat yang bentuknya mengerikan sambil menghindari rintangan dan menimpuk penjahat besar tersebut menggunakan berbagai macam benda yang bisa dipungutnya. Tujuan permainan adalah untuk mencapai garis finish sebelum Bendy tertangkap oleh monster yang berada di dalam mimpi buruknya. Oleh karena itu, Joey Drew Studios pun menyebut game ini sebagai "Boss Runner".

Kendali ala Endless Runner

Seperti biasa game runner, pengendalian pun dilakukan dengan menggunakan layar sentuh. Swipe ke kiri dan ke kanan untuk berganti jalur ke kiri dan ke kanan, swipe ke atas untuk melompat, serta ketuk layar untuk menyerang boss yang mengejar. Tapi untuk bisa menyerang boss, Bendy harus terlebih dahulu memungut sebuah senjata, seperti batu bata atau paron besi.

Penggunaan Life Meter

Boss yang mengejar Bendy akan semakin lama semakin mendekati dirinya. Oleh karena itu, pemain harus berusaha mencari benda-benda yang bisa digunakan untuk menyerang boss tersebut kalau tidak mau diserang dan terkena damage yang mengurangi Life Meter. Bendy akan tewas ketika Life Meternya habis, jadi berusahalah untuk mencapai garis finish sebelum hal tersebut terjadi.

Animasi ala Kartun era '30-an

Bendy in Nightmare Run tampil bak kartun era '30-an, dan tampak sekali terinspirasi oleh kartun Disney seperti Mickey Mouse di tahun tersebut. Dengan warna yang monokrom alias hitam dan putih saja, tidak salah kalau level di Bendy in Nightmare Run bisa dianggap sebagai sebuah episode kartun klasik. Ada empat buah lokasi yang bisa dilalui oleh Bendy seperti Kapal Bajak Laut, Jalanan di Kota, tempat barang rongsokan, serta sebuah perpustakaan.

Kustomisasi Karakter

Uniknya, selain Bendy, pemain juga bisa bermain sebagai teman-temannya Boris the Wolf dan Alice Angel. Mereka pun bisa ditingkatkan level-nya dan dikustomisasikan dengan berbagai macam kostum dan senjata unik. Untuk bisa membeli kustomisasi ini, pemain harus menggunakan mata uang dalam game ini, yaitu kaleng sup Bacon.

Perlu Online sebanyak Satu Kali

Game model endless runner biasanya sih bisa dimainkan secara offline, namun Bendy in Nightmare Run mewajibkan pemainnya untuk terkoneksi ke Internet dulu baru bisa dimainkan. Namun apabila pemain sudah pernah online sekali, maka game-nya pun bisa dimainkan secara offline. Tentu saja, kalau online, pemain pun bisa membeli kaleng sup bacon dengan menggunakan uang asli via mikrotransaksi.

Dengan dikemas seperti kartun 1930-an, Bendy in Nightmare Run berhasil menjadi sebuah game runner yang menarik dan beda dengan yang lain. Pemain akan dituntut untuk senantiasa awas karena aksi dalam game ini baik itu menghindari rintangan, melompat, atau menyerang musuh tidak akan pernah berhenti sampai berhasil mencapai garis finish. Jadi siapkah kalian membantu Bendy menyelamatkan diri dari mimpi buruk ini? Cobalah Bendy in Nightmare Run sekarang juga!

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top