REVIEW

Auto Chess, Gameplay Orisinal dari Drodo

Anduril   11 Jul 2019
Auto Chess, Gameplay Orisinal dari Drodo

Ada sebuah masa di mana orang berbondong-bondong kembali memainkan Dota 2 hanya demi Auto Chess. Sejak saat itu mod ini menjadi primadona dan memiliki banyak pemain loyal. Drodo sang kreator, akhirnya memutuskan untuk membawanya keluar dari Steam setelah mendapatkan investasi dari Dragonest dan Imba. Platform yang dituju adalah mobile dengan pengguna terbanyak.

Review Auto Chess

Sederhana Tapi Memikat

Seperti yang kamu ketahui, Auto Chess punya mekanik game yang cukup orisinal. Yang perlu kamu lakukan hanyalah memilih pion yang bakal kamu pakai untuk melawan pion musuh. Game bakal berjalan pada beberapa ronde. Di sini, pemain bakal bertemu dengan lawan hingga delapan orang pada satu permainan. Ketatnya kompetisi dan permainan yang bertumpu pada strategi membuat Auto Chess cukup mudah dinikmati dan memikat.

Pemain harus mengatur komposisi pion serta penempatannya di dalam papan permainan. Ketatnya pertempuran membuat setiap ronde terasa sangat menentukan jalan permainan. Apalagi, pemain enggak hanya bertemu satu lawan saja melainkan tujuh lawan sekaligus ketika bermain.

Membutuhkan Pengetahuan dan Keberuntungan

Untuk menguasai permainan, dibutuhkan pengetahuan pion secara menyeluruh. Untuk memenangkan sebuah ronde, kamu juga membutuhkan keberuntungan yang bakal mengambil peran lebih banyak. Meningkatkan pion dan level jadi pertimbangan yang mengambil peran penting ketika ronde berjalan. Hadirnya fitur gold juga membuat setiap kemenangan bakal jadi sangat penting.

Sebenarnya, pemain bisa saja menguasai kombinasi namun momentum jadi penentu kemenangan. Aspek keberuntungan sangat bertumpu pada pembelian pion. Pasalnya, tiap karakter yang bisa pemain beli selalu diacak setiap rondenya. Meski begitu, penguasaan yang baik terhadap pengingatan sistem ronde atau kombinasi pion menjadi salah satu skill yang mutlak harus dikuasai.

Game mobile tentu sering dianggap memeras para pemainnya. Namun, beda dengan game yang satu ini. Sebab, sang pengembang punya kecermatan untuk tetap mempertahankan keaslian permainannya.

Kesimpulan

Saat dirilis, Auto Chess menambahkan implementasi karakter yang tidak memiliki peran pada permainan. Avatar maupun skin pemain memang diburu dengan gacha maupun Chess Pass. Akan tetapi, keberadaannya enggak membuat permainan jadi lebih menguntungkan.

Dengan gameplay yang cukup bertumpu pada strategi dan keberuntungan, Auto Chess bisa membuat pemain cukup geregetan. Apalagi jika pion yang kita inginkan tidak muncul ke permukaan meski menghabiskan banyak gold untuk melakukan refresh. Dengan begini, apapun bisa saja terjadi di papan permainan Auto Chess.

Tampilan grafis serta interface yang ditawarkan juga punya nilai baik walaupun tidak istimewa. Sayangnya, efek suara yang dibawa oleh Auto Chess pada perilisannya masih menggunakan efek suara dengan bahasa Mandarin yang sulit dinikmati banyak orang.

Terlepas dari hal itu, game ini masih punya bentuk yang sangat nyaman ketika dimainkan. Kombinasi permainan ala TCG (trading card game) yang mengambil bentuk sebagai catur ini punya gaya main yang orisinal dan sangat baik. Ada kemungkinan besar game ini akan memiliki cabang esportsnya tersendiri karena banyaknya peminat.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top