NEWS

Analisis Dampak Covid-19, Dable Laporkan Tren Konsumsi Media di Indonesia

en19ma   23 Jun 2020
Analisis Dampak Covid-19, Dable Laporkan Tren Konsumsi Media di Indonesia

Dable, platform penelusuran konten (content discovery) nomor 1 di Asia, telah menerbitkan "Laporan Tren Konsumsi Media di Indonesia" (Indonesia Media Consumption Trend Report) yang menganalisis konsumsi konten media setelah COVID-19 merebak. Laporan ini memaparkan tren-tren konsumsi media pada sejumlah perusahaan media terkemuka di Indonesia selama tiga bulan sejak Februari hingga April 2020.

Merupakan sebuah platform penelusuran konten yang mengkaji data dari 2.300 perusahaan media di seluruh dunia, Dable menggunakan real-time big data dan teknologi personalisasi guna menyediakan rekomendasi konten secara personal kepada para pengunjung situs web dengan berdasarkan beragam minat individu, seperti halnya gender, usia, minat, dan lain-lain. Hingga kini, Dable telah bekerjasama dengan lebih dari 100 perusahaan media di Indonesia, termasuk koran, majalah, dan blog ternama, yang di antaranya adalah Liputan6.com, Fimela.com, Suara.com, Tempo.co.id, Hipwee.com, indosport.com, dan masih banyak lagi.

Menurut "Laporan Tren Konsumsi Media di Indonesia" yang diterbitkan oleh Dable, jumlah konten media yang dikonsumsi pada bulan Maret meningkat hingga 28% dari bulan Februari. Seperti yang kita ketahui, Indonesia melaporkan kasus COVID-19 yang pertama pada bulan Maret lalu. Setelahnnya, wabah COVID-19 yang terus merebak di tingkat nasional telah mendorong tingkat konsumsi konten pada bulan April.


Laporan Tren Konsumsi Media di Indonesia

Laporan Dable mengkaji dampak COVID-19 terhadap konsumsi media pada enam kategori, yakni Bisnis, Hiburan, Berita Umum, Berita, Regional, dan Olahraga. Konsumsi konten pada kategori "Bisnis" tercatat meningkat hingga 62% lebih tinggi pada bulan April jika dibandingkan dengan bulan Februari —peningkatan tertinggi di antara enam kategori konten. Hal ini terjadi seiring dengan anjloknya harga saham secara drastis akibat adanya kekhawatiran tentang pandemi serta besarnya minat dari khalayak umum terhadap isu-isu ekonomi. Di bulan April, saat COVID-19 mulai menyebar di tingkat nasional, konsumsi konten pada kategori "Regional" memiliki laju peningkatan tertinggi kedua, yaitu 61%, lebih tinggi jika dibandingkan dengan bulan Februari.

Di antara sejumlah kategori konten yang dikonsumsi setiap hari, konten "Hiburan" memiliki laju peningkatan tertinggi, yakni 35%, pada bulan April jika dibandingkan dengan bulan Februari. Hal ini terjadi akibat bergesernya minat masyarakat ke berita hiburan demi mengurangi stres dari paparan berita-berita tentang COVID-19. Di sisi lain, konsumsi konten "Olahraga" menurun hingga 12% pada bulan April jika dibandingkan dengan bulan Februari, dikarenakan sejumlah pertandingan dan turnamen yang dibatalkan akibat COVID-19.

Dable juga mengkaji tren-tren konsumsi konten berdasarkan jenis perangkat. Tingkat konsumsi melonjak pada perangkat seluler dan komputer PC seiring dengan penyebaran COVID-19. Untuk komputer PC jika dibandingkan dengan bulan Februari, laju peningkatan mencapai 35% pada bulan Maret dan menurun sekitar 10% pada bulan April. Penurunan ini diakibatkan kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) sejalan dengan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Di sisi lain, konsumsi konten pada perangkat seluler meningkat sekitar 27% pada bulan Maret ketimbang bulan Februari, dan tetap stabil pada bulan April. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa penggunaan seluler tidak begitu terpengaruh dengan praktik WFH.

Lee Ho-young selaku General Manager, Dable Indonesia mengatakan, "Pandemi COVID-19 berdampak besar terhadap seluruh aspek sosial, termasuk perekonomian dan kebudayaan. Hal serupa terjadi pada cara kita mengonsumsi konten media. Banyaknya waktu yang dihabiskan di rumah akibat WFH dan PSBB memberikan kita lebih banyak waktu untuk mengkonsumsi konten. Masyarakat tak hanya tertarik pada informasi tentang COVID-19, namun mereka juga mencari cara agar kegiatan di rumah lebih menarik." Lee juga menambahkan, “Kami berharap laporan ini dapat membantu kita untuk memahami perubahan tren konsumsi konten dan minat masyarakat di tengah pandemi COVID-19."

Laporan tersebut bisa diunduh di: http://dable.io/wp-content/ uploads/2020/06/Indonesia-Media-Consumption-Trend-Impact-of-Covid-19-on-Media- Consumption-Behavior-Dable-Inc.pdf.

Tentang Dable

Para pendiri Dable merupakan orang-orang pertama di Korea yang merancang, mengembangkan, dan mengoperasikan platform rekomendasi produk berbasis big data. Berdasarkan pengalaman mereka dengan pengembangan algoritme rekomendasi, operasi platform, dan konsultasi yang berbasis layanan rekomendasi, Dable memberikan solusi yang dipersonalisasi dan platform rekomendasi konten kepada perusahaan media, perusahaan perdagangan, dan distributor konten. Tak lama setelah didirikan, Dable terpilih menjadi salah satu perusahaan yang ditempatkan di Google’s Campus Seoul. Dable juga dikenal luas sebagai startup B2B akan teknologi yang dimilikinya, memperoleh K-Global DB-star 2015, memperoleh TIPS (Tech Incubator Program for Startups), serta memperoleh surat penghargaan (Ministerial Citation) dari Kementerian Departemen Ilmu Pengetahuan, ICT, dan Perencanaan Masa Depan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Dable, silahkan mengunjungi: http://dable.io/id/

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top