TIPS TRIK GADGET

7 Tips Membeli Handphone Android Bekas

Dwi K   28 Feb 2021
7 Tips Membeli Handphone Android Bekas

Ada saatnya ketika banyak orang memutuskan untuk mengganti handphone mereka dalam waktu kurang lebih setiap tahunnya untuk mengikuti fitur-fitur terbaru, tetapi banyak handphone Android sekarang yang harganya selangit, sehingga hal tersebut sudah tidak lagi menjadi praktis.

Jika sudah waktunya untuk mengganti handphone yang sudah tua, maka Anda tidak perlu membeli handphone baru dengan membeli di konter. Seringkali, handphone bekas masih sama bagusnya dan dapat menghemat dana hingga ratusan ribu rupiah. Namun, sebelum Anda membeli handphone lama yang 'baru,' berikut adalah tujuh hal yang perlu untuk diperhatikan.

Cek Garansi Toko atau Distributor

Handphone bekas pada umumnya merupakan investasi yang aman, tetapi ada sejumlah alasan mengapa Anda mungkin perlu untuk mengembalikannya. Misalnya, tidak berfungsi seperti yang dijelaskan, atau Anda bahkan mungkin menemukan fitur penting yang nyatanya hilang dan tidak Anda sadari bakal dibutuhkan. Kebijakan pengembalian yang wajar harusnya memberi waktu yang tidak kurang dari dua minggu bagi Anda untuk mengembalikannya. Jika penjual tidak menawarkan hal itu, carilah di tempat lain.

Tentukan Apakah Handphone sudah Diservis atau Hanya Digunakan

Tergantung di mana Anda membeli, handphone itu mungkin hanyalah perangkat bekas yang pernah digunakan. Hal ini biasanya terjadi jika Anda mendapatkannya secara langsung dari penjual yang dulunya merupakan sang pengguna itu sendiri. Handphone bekas pada umumnya dijual secara apa adanya, dan Anda mewarisinya dengan semua minus yang telah ditimbulkan oleh pemilik sebelumnya.

Sebaliknya, handphone yang sudah diservis, disertifikasi untuk berfungsi seperti baru, dan seringkali beberapa komponen diganti agar terlihat seperti keluaran dari pabrik. Biasanya, Anda dapat berasumsi bahwa telepon rekondisi akan memiliki baterai yang baru. Perbaikan yang dilakukan oleh pabrikan asli seringkali juga disertai dengan garansi penuh, yang berarti pada dasarnya tidak ada risiko dalam membeli handphone bekas. Jika handphone hanya diservis tanpa diberikan garansi, maka kita harus memikirkan ulang untuk membelinya.

Apakah Handphone dapat Di-update ke Versi Android selanjutnya

Google selalu merilis versi terbaru dari sistem operasi Android-nya pada setiap tahun atau lebih, tetapi selanjutnya menyerahkan kepada produsen untuk menerapkannya di handphone mereka. Sebagai aturan umum, pembuat ponsel cenderung untuk meng-update handset milik mereka paling lama dalam dua tahun dengan versi Android terbaru. Sebagai contoh, Samsung Galaxy S10 barulah mendapatkan Android 11 sekarang ini, dan hal tersebut mungkin menandai tahun terakhir bagi ponsel ini untuk mendapatkan pembaruan OS secara resmi. Jika Anda ingin mengikuti pembaruan Android, selidiki handphone yang Anda minati untuk melihat berapa lama lagi produsen berencana untuk melakukan update terhadap perangkat tersebut.

Pastikan Handphone Berfungsi dengan Operator SIM Card yang Digunakan

Jika Anda ingin terus menggunakan paket operator yang sama, misalnya. Maka, perhatikan operator mana saja yang akan bisa digunakan pada telepon tersebut. Pastikan agar handphone tidak terkunci dengan operator secara khusus.

Pilih Waktu Pembelian untuk Harga Bersaing

Waktu terbaik untuk mendapatkan handphone generasi lalu adalah tepat setelah model terbaru keluar, karena setiap model lama di saat tersebut maka harganya menjadi sedikit lebih murah. Banyak pabrikan Android merilis model terbaru dari mereka di awal tahun.

Samsung meluncurkan Galaxy S21 di acara Unpacked pada bulan Januari lalu, dan itu membuat sekarang menjadi waktu yang sangat tepat untuk menggunakan model sebelumnya di lini Galaxy. Setiap pabrikan tentunya berbeda-beda, jadi perlu untuk dilakukan sedikit penelitian. Handphone Pixel terbaru milik Google mungkin akan dirilis pada musim gugur, misalnya. Sementara, Anda dapat melihat OnePlus baru di musim semi.

Periksa Kondisinya

Handphone bekas tidaklah harus terlihat mulus, seperti baru saja dibeli dari konter. Tapi, cerdaslah tentang apa yang ingin Anda lakukan untuk menghemat uang. Jika ponsel digunakan dan bukanlah merupakan hasil rekondisi, tes ketahanan baterainya sesegera mungkin setelah melakukan pembelian agar jika sampai terjadi kerusakan, bisa langsung dikembalikan atau ditukar.

Demikian juga untuk beberapa goresan ringan. Tetapi, jika ada yang salah dengan layar handphone, maka Anda mungkin ingin berpikir ulang. Biaya penggantian layar bisa cukup mahal untuk handphone sekarang ini, sehingga jadi akan merepotkan Anda.

Apakah Barang Curian?

Selalu ada risiko bahwa handphone bekas yang ditawarkan oleh penjual independen mungkin merupakan hasil curian. Dan, Anda tentunya tidak ingin membeli handphone curian karena berbagai alasan, yang tidak sedikit fakta di antaranya adalah handphone tersebut nantinya bisa dinonaktifkan dari jarak jauh oleh sang pemilik aslinya. Juga, pastikan agar handphone tersebut memiliki kelengkapan dan aksesoris yang asli.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top