REVIEW

Super Mario Run, Platformer yang Bisa Dimainkan dengan Satu Tangan

03 Jan 2017 EstuPW
Super Mario Run, Platformer yang Bisa Dimainkan dengan Satu Tangan

Super Mario Run adalah salah satu cara Nintendo untuk menghadirkan maskot mereka ke audience terbesar saat ini, yaitu smartphone.

Puluhan game Mario yang tersebar dalam berbagai platform Nintendo telah menunjukkan keahlian Nintendo dalam mengembangkan sebuah judul game dengan input, desain, dan cara main yang berbeda. Mulai dari Super Mario 64 yang merupakan game 3D pertama Mario hingga Super Mario Galaxy, Nintendo selalu bisa menggunakan aset atau kelebihan dari platform yang digunakan.

Super Mario Run sendiri adalah sebuah game Mario yang dibuat oleh Nintendo untuk platform lain yang bukanlah ciptaan mereka. Platfrom yang kami maksud adalah Apple iPhone, iPad, dan Android yang bakal menyusul belakangan. Langkah ini merupakan langkah pertama yang diambil oleh Nintendo setelah Nintendo sempat merilis Mario Hotel di CD-I pada dua belas tahun lalu.

Nintendo berhasil membuat sebuah translasi yang mulus dari gamepad yang digunakan untuk side-scrolling, menjadi sebuah tap di touchscreen di Super Mario Run. Tentunya, agar Super Mario Run berjalan sedikit sederhana, Nintendo melakukan sedikit perubahan pada skema pergerakan. Hasilnya, Mario selalu otomatis bergerak ke kanan tanpa perlu diarahkan. Hebatnya, beberapa proses lainnya (melompat, menginjak musuh, dan banyak lagi) tetap berfungsi layaknya game Mario orisinil. Penyederhanaan kontrol ini secara general berfungsi dengan baik.

Kebanyakan waktu kita akan dihabiskan di World Tour, salah satu mode dari total tiga mode yang tersedia. Mode ini sama dengan dunia biasa yang dilalui Mario ketika menyelamatkan Princess Peach. World Tour dibagi menjadi 24 level yang terbagi ke dalam enam World. Kalian akan diajak mengunjungi berbagai lokasi yang familiar, seperti Ghost Houses, Deserts, the Skies of Mushroom Kingdom, dan Bowser’s Castle atau Airships. Lokasi ini memiliki desain yang sama persis dengan game Mario modern, dan memang gaya desain tersebut sangat cocok dengan target pasarnya.

Super Mario Run bukanlah endless runner, setiap level dibuat dan dimainkan layaknya game side-scrolling Mario lainnya. Lari ke arah kanan, hindari Goombas, Koopas, atau ancaman lainnya untuk mencapai tiang bendera. Sebagai tambahan, Super Mario Run menerapkan formula yang cukup baru, dan mungkin akan menyulitkan orang-orang yang terbiasa memainkan game Mario klasik.

Penggantian yang paling terasa datang dari perilaku Mario ketika bertemu musuh. Berlari ke arah musuh tidak akan membunuh Mario. Sebagai gantinya, Mario akan melompati musuh tersebut. Saat melompati musuh, Mario bisa melompat sangat tinggi. Perubahan ini cukup aneh, tetapi bisa diterima mengingat Super Mario Run dimainkan dengan satu tangan.

Game ini juga memiliki sistem nyawa tradisional yang hadir di game Mario, tapi ketimbang menggunakan hitungan nyawa ekstra, Super Mario Run menggunakan “bubbles” yang akan mengembalikan Mario ke lokasi yang aman. Kalian bisa meledakkan gelembung tersebut kapan saja, tapi terkadang kalian malah masuk ke jurang lagi karena salah waktu dalam meledakkan gelembung. Tampaknya, Nintendo harus memberikan opsi mengeluarkan gelembung secara manual agar tidak 'nyemplung' berkali-kali.

Satu-satunya hal yang cukup mengganggu di Super Mario Run adalah keharusan untuk tersambung dengan internet secara terus-menerus. Kalian membutuhkan koneksi internet ketika memulai game. Dan, setiap kali Mario mendapatkan sesuatu atau menyelesaikan sesuatu, Super Mario Run langsung melaporkan hal tersebut ke server sehingga membutuhkan koneksi internet lagi. Bila kalian tidak terhubung ke internet, atau koneksi kalian tiba-tiba terputus, maka kalian tidak bisa bermain atau menyimpan hasil permainan.

Selain World Tour, Super Mario Run juga menghadirkan Toad Rally yang akan menghadirkan tantangan melawan pemain lainnya. Dalam mode ini, kalian akan adu cepat dengan pemain lain dalam mengumpulkan koin atau merekrut para Toads. Mode ini tidak berlangsung secara langsung (real time), melainkan kalian harus melawan replay dari orang lain yang diambil dari World Tour. Toad Rally berlangsung sangat cepat dan bahkan kacau, tidak sebaik World Tour, tetapi kalian harus memainkan mode ini bila ingin membuka semua fitur gratis di Super Mario Run.

Hadiah di Toad Rally adalah Toad untuk kerajaan kalian yang akan berguna ketika kalian masuk ke mode Kingdom Builder. Mode ini membolehkan kalian untuk membangun kerajaan sesuka kalian. Permain bisa membeli bangunan dan dekorasi, yang bisa digunakan untuk membuka karakter lainnya (Toad, Peach, Luigi, dan sebagainya), level spesial, dan banyak lagi. Setelah beberapa jam mencoba untuk mengumpulkan item, kami dapat mengambil kesimpulan kalau Kingdom Builder adalah upaya Nintendo untuk memperpanjang gameplay Super Mario Run.

Super Mario Run adalah sebuah game platforming yang sanggup mengevolusikan gameplay platforming, yang sejatinya kurang bisa dinikmati di smartphone. Memang, ada beberapa hal tidak sempurna di sana dan di sini, tetapi Nintendo tetap memberikan yang terbaik untuk kita. Bagi kalian yang menyukai Mario dan gameplay platformer lebih dari apa pun, Super Mario Run adalah sebuah game yang wajib untuk kalian unduh dan mainkan.

APLIKASI & GAME Terkait
SHARE Artikel
Artikel Terkait
JurnalApps Logo
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Kantor Taman E3.3 Unit C-6, 5th Floor JL. DR Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7 Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan 12950 Indonesia

+62 21 57901762

redaksi@jurnalapps.co.id

To Top