REVIEW

Apakah Path Itu?

by Admin | 19 Jan 2016
Apakah Path Itu?

Jika didata dan dirunutkan dalam daftar, mungkin jumlah situs mau pun layanan sosial media yang berseliweran di dunia maya sudah tak terhitung dengan jari-jemari kita. Pasalnya, ada lusinan situs dan berbagai layanan yang menawarkan diri sebagai wadah untuk berinteraksi di Internet.

Masing-masingnya menawarkan konsep, fitur serta aturan main yang berbeda-beda. Lain Facebook, lain pula dengan Twitter, dan lain halnya lagi jika kalian menjajal Path. Path? Apakah itu? Ini adalah layanan sosial media yang mungkin bisa menjadi tempat bagimu untuk berbagi foto dan pesan.

Bila dibandingkan, Path tidaklah jauh berbeda dengan Facebook atau pun Twitter, namun layanan ini hadir dengan konsep yang lebih ramping, minimalis, dan personal. Awalnya, jumlah teman yang bisa ditambahkan dibatasi hingga 150 orang, dan belakangan diperluas menjadi 500 kontak.

Jadi, orang-orang yang mengisi Path milikmu haruslah yang benar-benar dekat sekali.

Sejarah Pembuatan Path

Dikutip dari situs resminya, Path memulai kiprahnya pada November 2010, mengartikan bahwa layanan ini sudah berusia lebih dari 5 tahun sampai dengan kini. Pada mulanya, Path yang bermarkas di San Fransisco ini terdiri dari sebuah tim kecil yang dinahkodai oleh Shawn Fanning dan Dave Morin.

Memulai langkahnya di platfom iOS, Path tak gentar untuk bersaing dengan sejumlah layanan yang lebih tenar, seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan Pinterest. Mengusung nilai-nilai “simplicity, quality, and privacy,” Path pun melesat dan menjadi salah satu kompetitor kuat bagi pemain-pemain besar tadi.

Belakangan, Path disuntik dana segar dari salah satu jebolan Facebook bernama Marc Bodnick, yang disusul oleh seorang aktor papan atas, Ashton Kucher. Dan, per Februari 2011, Path mendapat investasi sebesar $8,5 juta dari Kleiner Perkins Caufield & Byers, Index Ventures serta Digital Garage of Japan.

Berkat dimodali dengan sangat kokoh, Path pun dirilis ulang pada bulan November 2011 yang disertai dengan sejumlah fitur tambahan. Selang sebulan kemudian, Path pun membukukan peningkatan jumlah penggunanya dari yang sebelumnya 30.000 ke 300.000 orang hanya dalam waktu 4 bulan berkiprah.

Kini, pengguna Path telah tersebar di berbagai dunia. Bahkan, Indonesia turut menyumbangkan angka pengguna paling besar, dengan jumlah sebanyak 4 juta pengguna dari total 10 juta pengguna aktif Path. Tak heran, Bakrie Group ikut menanamkan investasinya ke layanan sosial media ini per awal tahun lalu.

Namun, pada 28 Mei 2015, Path memilih untuk bergerak di bawah bendera baru setelah menerima pinangan Daum Kakao. Berdasarkan informasi terbaru, Daum Kakao berencana mengutilisasi layanan sosial media Path untuk merealisasikan rencananya untuk ekspansi bank berbasis Internet di Tanah Air.

Fitur-fitur Utama Path

  • Berbagi Foto dan Video

Di Path, pengguna dapat menjumpai fitur Capture Moment yang tidak hanya difungsikan untuk mengunggah status berupa teks singkat tanpa makna, namun juga bisa disertai jepretan foto, video, film, tempat, buku, dan lain-lain. Apa pun yang dibagikan, Path telah menyiapkan berbagai tool untuk mempercantik tampilan foto dan video milikmu. Demi melindungi privasi pengunanya, Path juga menawarkan beberapa tool yang dapat disesuaikan dengan mudah.

  • Integrasi Layanan

Fitur lainnya yang membuat Path terasa istimewa adalah integrasi ke beberapa layanan secara sekaligus, seperti Facebook, Twitter, Tumblr, Foursquare, dan WordPress, sehingga hanya dengan satu kali posting, kalian bisa menjangkau lebih banyak audiens.

  • Timeline Search

Fitur Timeline Search menghadirkan kemudahan bagimu di saat membutuhkan informasi tentang teman. Baik informasi menyoal tempat, kota, ulang tahun, tren, hari libur mau pun banyak hal lainnya.

  • Inner Circle

Memiliki banyak teman memang bagus, tapi jika terlalu banyak malah jadi bertentangan dengan nilai yang diusung oleh Path. Oleh karena itu, Path pun menawarkan fitur Inner Circle yang membuat pertemananmu menjadi lebih intim.

  • Seen It dan Emoticon

Fitur Seen It mempermudahmu untuk melihat adakah teman yang melihat postingan Path kalian. Beberapa orang merasa senang bila postingan mereka dilihat oleh banyak orang, hal itu menandakan bahwa dirinya populer. Nah, bagi yang menginginkan jadi terkenal, kalian bisa tahu seberapa populer dirimu dengan fitur Seen It di Path. Ditambah lagi, dengan adanya emoticon yang ekspesif untuk menunjukkan reaksi atas sebuah post.

  • Private Moments

Namun, jika kalian tak menginginkan jadi terkenal, Path juga memiliki fitur Private Moments yang fungsinya untuk membagikan foto atau video pribadi untuk diri sendiri atau orang-orang tertentu saja.

Di Mana Mengunduh Path?

Path bisa diunduh secara cuma-cuma dari Google Play Store untuk perangkat Android, App Store untuk gadget iOS, dan Microsoft Store untuk piranti Windows Phone.

Tags :
Review android ios
APLIKASI & GAME Terkait
KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Follow Us
To Top