TIPS

Android Bebas dari Virus, Simaklah Tips Ini

Ivonny   10 Nov 2016
Android Bebas dari Virus, Simaklah Tips Ini

Sekarang ini, smartphone Android dapat dikatakan telah menguasai pasar ponsel dunia. Banyak produsen ponsel yang berlomba-lomba untuk membuat ponsel berbasis Android, yang dilengkapi dengan fitur dan spesifikasi canggih, serta dengan berbagai ukuran dan harga. Namun, di balik segala kelebihannya, sistem operasi mobile ini juga memiliki kelemahan. Begitulah, Android rentan untuk diserang virus berbahaya.

Salah satu celah masuknya virus ke dalam ponsel adalah melalui aplikasi Android sendiri. Karena sifatnya yang open source, aplikasi-aplikasi untuk smartphone Android berkembang cepat. Banyak aplikasi baru bermuculan setiap hari. Walau Google telah melakukan pengujian dan perlindungan pada aplikasi yang dimasukkan dalam Google Play, namun ancaman virus dapat datang dari mana saja, termasuk dari jaringan Wifi.

Virus berbahaya seringkali menjadi momok yang menakutkan bagi para pengguna smartphone. Bagaimana tidak? Virus bisa langsung menyerang sistem operasi smartphone Android kita, dan merusak/mengubahnya. Akibatnya, ponsel bisa menjadi tidak berjalan lagi dengan semestinya. Atau, lebih jauh lagi, mengancam privasi dan keamanan kita sebagai penggunanya.

Untuk itu, kita perlu berhati-hati dan cerdas dalam mengenali ancaman serangan virus yang datang dengan berbagai cara tersebut. Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghindari kehadiran virus berbahaya pada ponsel Android kita:

  1. Tidak Sembarang Memasang Aplikasi

    Para pengguna Android dapat mengunduh beragam aplikasi secara aman dari Google Play Store, namun bukan berarti kita tidak perlu waspada sebab masih terdapat banyak aplikasi yang disusupi malware, yang bisa membuat perangkat kita menjadi lemah, bahkan bisa mengakibatkan kerusakan. Selain itu, masih banyak pula spyware (mata-mata) yang disisipkan ke dalam berbagai bentuk aplikasi, yang menunggu untuk dapat masuk ke dalam sistem smarphone kita.

    Salah satu hal yang sangat perlu untuk kita perhatikan pada saat memasang aplikasi adalah “Permission Access” yang dimunculkan. Rata-rata pengguna Android malas untuk membaca izin pemasangan pada saat memasang suatu aplikasi, namun sebaiknya jangan malah sampai tidak menghiraukan izin pemasangan tersebut. Bacalah satu per satu izin yang diminta, apabila terdapat permintaan izin untuk mengakses ke tool yang mencurigakan, sebaiknya segera batalkan.

    Selain dengan membaca “Permission Access,” bacalah deskripsi pada aplikasi juga. Developer yang terpercaya tentunya tidak akan membuat deskripsi yang tidak jelas pada aplikasi yang dibesutnya. Satu lagi, lihatlah jumlah pemasangan aplikasi. Pilih aplikasi yang jumlah pemasangannya cukup banyak, prioritaskan yang memiliki rating empat atau lima bintang.

  2. Memasang Antivirus

    Sekarang ini, bukan hanya komputer saja yang perlu dipasangi antivirus, tapi juga smartphone. Ada banyak aplikasi antivirus untuk ponsel Android yang bisa kita pasang untuk menghindari masuknya virus ke dalam sistem smartphone. Misalnya Kaspersky, AVG, Avast, atau Norton. Antivirus dibutuhkan untuk menjaga performa serta mengamankan data-data penting dalam ponsel kita.

    Sangat dianjurkan untuk memasang salah satu anti virus tersebut pada smartphone Android kita, dan sangat penting untuk meng-update ke versi terbarunya. Virus baru bermunculan setiap hari. Seiring dengan itu, antivirus yang kita pakai juga harus diperbaharui agar dapat menangani virus-virus baru tersebut. Selain itu, antivirus terbaru pasti telah memperbaiki bug-bug (celah dalam sistem) yang sebelumnya ada, sehingga akan lebih mumpuni dalam menjaga keamanan sistem ponsel Android kita.

    Untuk pemilihan antivirus yang digunakan, sesuaikan dengan kapasitas smartphone (RAM, memori internal), kebutuhan serta budget kita. Ada banyak antivirus gratis yang dapat kita pakai, namun ada harga tentunya ada kualitas juga. Sebaiknya, gunakan antivirus yang sudah ternama untuk menghindari kesalahan pemasangan aplikasi. Jangan sampai, bukannya antivirus yang dipasang tapi malah aplikasi yang menyebarkan virus yang tertanam ke dalam ponsel pintar kita. Untuk amannya, unduhlah aplikasi antivirus dari Google Play. Lihatlah jumlah pemasangannya, antivirus yang banyak dipasang pengguna Android tentunya karena dinilai telah bekerja dengan baik.

  1. Meng-update Sistem Oprasi

    Pembaharuan sistem operasi pada ponsel Android biasanya dirilis secara berkala oleh vendor smatrphone tersebut. Jangan ragu untuk melakukan pembaharuan sistem operasi smartphone, sebab versi terbarunya menawarkan perlindungan yang lebih mumpuni agar ponsel kita lebih kuat melawan serangan dari virus. Selain itu, kita juga akan bisa mendapatkan fitur dan menu terbaru yang sebelumnya tidak ada dalam ponsel kita.

    Beberapa vendor, seperti Samsung atau Sony, menyediakan layanan upgrade otomatis, yang biasanya akan dimunculkan dalam bentuk notifikasi untuk melakukan upgrade. Tinggal tekan “OK” maka sistem smartphone kita akan segera diperbaharui. Namun, banyak vendor lain yang tidak menyediakan layanan upgrade otomatis, maka kita perlu memperbaharuinya secara manual.

    Untuk upgrade secara manual, pertama-tama pastikanlah versi sistem Android pada smartphone yang akan kita upgrade. Kemudian, cek apakah untuk versi tersebut masih tersedia sistem terbarunya. Jika masih ada, segeralah lakukan update. Sebaiknya, lakukan backup file untuk mengantisipasi kemungkinan gagalnya proses update. Selain itu, pastikan juga sambungan internet dalam kondisi baik (sebaiknya menggunakan Wifi). Walau sebenarnya tidak memakan waktu lama dalam meng-update system operasi ponsel Android, namun baterai ponsel sebaiknya dalam keadaan penuh agar ponsel bisa dipastikan untuk tetap bertahan hidup sampai proses upgrade selesai.

  2. Bijak dalam memakai Wifi Publik

    Dewasa ini, semakin banyak Wifi publik yang menawarkan akses internet gratis untuk kita. Namun perlu diingat, para peretas juga sangat sering memanfaatkan Wifi publik ini untuk dapat masuk ke dalam sistem perangkat smartphone kita. Semakin ke sini, serangan para peretas melalui jaringan Wifi publik semakin meningkat dan sulit dideteksi.

    Cara paling mudah untuk menghindari masuknya virus melalui jaringan Wifi publik adalah dengan tidak menggunakan layanan tersebut. Namun, tentunya sangat disayangkan jika kesempatan untuk berselancar di dunia maya secara gratis tersebut dilewatkan begitu saja. Untuk itu, kita perlu berhati-hati dalam memakai fasilitas Wifi publik.

    Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghidari para peretas adalah dengan memastikan terlebih dahulu sebelum mengakses Wifi publik, bahwa penyedia layanan Wifi yang akan kita gunakan tersebut merupakan badan yang dapat dipercaya. Pastikan juga bahwa jaringan yang kita gunakan aman dan terpercaya. Sebaiknya, hindarilah untuk melakukan transmisi data penting saat terhubung dengan Wifi publik untuk menjamin keamanan data.

Demikianlah beberapa tips yang dapat dilakukan agar ponsel Android kita terbebas dari serangan virus yang dapat mengancam keamanan sistem dan data ponsel Android yang kita miliki. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan Anda. Selamat mencoba, ya.

Artikel Terkait
KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top