REVIEW

Concrete Jungle

Anduril   14 Oct 2016
Concrete Jungle

Bukan, ini bukan salah satu lagunya Bob Marley. Concrete Jungle adalah sebuah game strategi membangun kota, yang mengganti elemen simulasi dan manajemen mikro menjadi elemen Puzzle.

Concrete Jungle menggunakan sudut pandang isometrik dan gaya kartun yang penuh warna. Karena menghilangkan elemen simulasi dan manajemen mikro, Concrete Jungle lebih cocok disebut sebagai Board atau Card Game. Mengapa begitu? Karena dalam prakteknya, game ini melibatkan momen mengambil kartu bangunan dari tumpukan kartu, lalu meletakkannya di dalam grid. Gameplay membangun kota ini sedikit diperumit dengan hadirnya berbagai sistem yang saling tumpang tindih.

Tujuan akhir dari Concrete Jungle adalah untuk menghasilkan sejumlah poin di tiap kolom, sesuai dengan target yang diberikan. Hal ini bisa diselesaikan dengan cara meletakkan bangunan yang meningkatkan nilai grid di sekitarnya, kemudian meletakkan rumah untuk mengumpulkan poin-poin yang dibutuhkan. Sistem ini jadi menarik, karena beberapa bangunan memiliki dampak negatif dan positif secara sekaligus, sedangkan beberapa bangunan lainnya bakal mempengaruhi grid-grid tersebut dalam pola tertentu.

Tutorial Concrete Jungle akan sedikit menyita waktu dalam menjelaskan konsep ini. Memang, penjelasan tersebut sangat penting, mengingat game ini memiliki learning curve yang cukup panjang, tetapi ColePowered Games seperti overdosis dalam memberikan tutorial. Selain tutorial yang overdosis, Concrete Jungle memiliki huruf-huruf yang kecil. Walau pun kami mencobanya di layar Asus Zenfone Selfie, ukuran huruf Concrete Jungle tetap dirasa terlalu kecil. Yah, sebenarnya masih sangat terbaca huruf-hurufnya, sih. Tetapi, tetap saja kurang nyaman untuk dibaca dalam waktu yang cukup lama.

Tiap kali kita meletakkan bangunan, poin yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah kolom akan semakin meningkat. Jadi, makin banyak bangunan yang kalian miliki, maka bakal makin sulit juga untuk menyelesaikan kolom tersebut. Meletakkan banyak bangunan akan memberikan banyak poin yang bisa dipakai untuk membeli kartu baru, yang bisa dipakai sepanjang level. Segala peningkatan dan tantangan ini menambahkan kompleksitas Concrete Jungle dan kegiatan yang kalian butuhkan untuk terus memainkan game ini.

Berbagai elemen gameplay yang kami sebutkan di atas, menghadirkan sebuah Board Game yang menarik dan enak untuk dinikmati, walau pun Concrete Jungle sejatinya bukanlah sebuah Board Game. Ada banyak strategi yang diperlukan dalam meletakkan bangunan-bangunan. Dari merencanakan apa yang bakal kalian lakukan, menghitung efek negatif, tidak terlalu cepat mengembangkan kolom, mengatur kartu mana yang masuk ke dalam tumpukan sampai menciptakan kombinasi multi kolom sehingga bisa menyelesaikan beberapa kolom sekaligus. Pada intinya, banyak sekali kegiatan yang bisa dilakukan di Concrete Jungle, dan itu semua di luar proses belajar yang lumayan lama.

Dari perspektif Puzzle dan Board Game, Concrete Jungle adalah sebuah game yang bagus. Game ini menyajikan pengalaman bermain strategi yang lambat dan menantang, tidak 'gedebukan' atau penuh aksi. Sangat banyak mekanisme yang harus dipelajari sehingga kalian akan menghabiskan waktu berjam-jam tanpa menyadarinya.

Kalau kalian menyukai hal-hal tersebut, maka Concrete Jungle adalah game yang wajib untuk kalian miliki.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top